POTENSI SELEKTIF AGONIS OPIOID KAPPA (K) U-50,488H PADA PENURUNAN EFEK DRUG CRAVING TERHADAP MENCIT (Mus muscutus) YANG MENGALAMI KETERGANTUNGAN MORFIN

Wulandari, Mela Dwi, NIM. 050312807 (2009) POTENSI SELEKTIF AGONIS OPIOID KAPPA (K) U-50,488H PADA PENURUNAN EFEK DRUG CRAVING TERHADAP MENCIT (Mus muscutus) YANG MENGALAMI KETERGANTUNGAN MORFIN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-wulandarim-9572-ff1610-k.pdf

Download (404kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-wulandarim-8985-ff1610-p-2.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyalahgunaan obat adalah penggunaan obat bukan untuk tujuan medic/pengobatan atau tidak sesuai dengan indikasinya dengan konsekuensi negatif yang ditimbulkannya meliputi masalah kompleks dari segi farmakologi, psikologi maupun sosioekonomi.Dalam kurun waktu 10-20 tahun terakhir tingkat kasus penyalahgunaan narkotika cenderung meningkat. Data WHO internasional pada tahun 2002 menunjukkan sekitar 185 juta orang yaitu 3,1% dari total populasi penduduk dunia menggunakan obat-obat terlarang, dimana 2,8% dari total populasi merupakan penyalahgunaan golongan opioid. Salah satu karakteristik yang nampak pada penggunaan golongan opioid adalah timbulnya efek penghargaan terhadap obat (drug reward) akibat adanya efek menenangkan dan menyenangkan (euforia) yang ditimbulkan. Efek tersebut selanjutnya dapat menyebabkan timbulnya gejala ketergantungan psikis berupa perilaku mencari obat (drug craving/drug seeking). Mekanisme farmakologi yang mendasari hal ini adalah adanya keterlibatan sistem interseluler neuron dopaminergik di daerah mesolimbik (Ventral Tegmentum Area (VTA) & Nucleus Accumbens (NAc)), dimana golongan opioid dalam ikatannya dengan receptor opioid tipe mu akan menstimulasi pelepasan dopamin melalui jalur interseluler tersebut. Studi farmakologi menunjukkan bahwa kedua reseptor opioid (tipe kappa dan tipe mu) meski mempunyai overlapping distribusi letak anatominya di otak, kedua tipe reseptor ini mempunyai properties yang berbeda dimana aktivasi keduanya akan memberikan efek yang berlawanan (opposing effect). Stimulasi reseptor mu akan menimbulkan efek penguataan (reinforce), peningkatan lokomotor, euphoria, dan keinginan mendapatkan obat kembali (drug craving), sementara aktivasi reseptor kappa oleh agonisnya menunjukkan efek disphoria, sedatif dan penolakan terhadap obat (drug aversion). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi selektif agonis opioid kappa U-50,488H terhadap penurunan gejala drug craving pada hewan coba mencit. Efek drug craving dievaluasi dengan metode conditioning place preference (CPP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian morfin meningkatkan efek drug craving pada hewan coba. Peningkatan efek ini secara signifikan terjadi pada pemberian morfin dosis 3 mg/kg dengan aktifitas place preference meningkat dari 22 menjadi 300.29 skor CPP (F(5,40)=2.990; p<0.05). Peningkatan aktifitas ini secara bermakna dapat diturunkan (bersifat dose-dependent manner) dengan pemberian pra-perlakuan injeksi U-50,488H (0.1 mg/kg ;1.0 mg/kg; 3.0 mg/kg). Penurunan aktivtas place preference secara efektif didapatkan pada pemberian pra-perlakuan U-50,488H pada dosis 1.0 mg/kg (F(3,27)=3.642; p<0.05) yakni mampu menurunkan efek drug craving yang disebabkan oleh morfin dari 300.29 menjadi -14.25 skor CPP. Pada penelitian ini juga dilakukan penentuan pengaruh pemberian morfin dan agonis kappa U-50,488H terhadap efek sedatif yang ditimbulkan pada hewan coba. Dengan menggunakan alat Rotarod, menunjukkan bahwa pada pemberian baik morfin maupun U-50,488H tidak memberikan pengaruh secara bermakna terhadap efek sedatif pada hewan coba. Berdasarkan data-data tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian pra¬perlakuan U-50,488H dapat secara efektif menurunkan gejala drug craving yang ditimbulkan oleh pemberian morfin.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF. 161/08 Wul p
Uncontrolled Keywords: DRUG UTILIZATION
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM300-666 Drugs and their actions
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Wulandari, Mela Dwi, NIM. 050312807UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorJunaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D., Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 09 Feb 2009 12:00
Last Modified: 05 Jun 2017 20:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10031
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item