PEMANFAATAN SERBUK CANGKANG DALAM (INTERNAL SHELL) CUMI-CUMI (Doryteuthis singhalensis) UNTUK MENGADSORPSI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DAN TEMBAGA (Cu) DALAM LARUTAN

Fardhani, Sofia, NIM. 050312806 (2009) PEMANFAATAN SERBUK CANGKANG DALAM (INTERNAL SHELL) CUMI-CUMI (Doryteuthis singhalensis) UNTUK MENGADSORPSI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DAN TEMBAGA (Cu) DALAM LARUTAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-fardhaniso-9419-ff1190-k.pdf

Download (347kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-fardhaniso-9096-ff1190-p.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan serbuk cangkang dalam (Internal shell) cumi-cumi (Doryteuthis singhalensis) untuk mengadsorpsi logam berat timbal (Pb) dan tembaga (Cu) dalam larutan. Dalam penelitian ini digunakan sampel cangkang dalam cumi-cumi, karena cumi-cumi merupakan salah satu sumber komoditas perdagangan baik dalam negeri maupun eksport dan menyisakan limbah berupa cangkang dalam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan serbuk cangkang dalam cumi-cumi dalam mengadsorpsi logam berat timbal (Pb) dan tembaga (Cu) dalam larutan. Penambahan serbuk cangkang dalam cumi-cumi pada larutan menimbulkan terjadinya proses adsorpsi fisik antara serbuk cangkang dalam cumi-cumi dengan Pb dan Cu. Pada awal penelitian dilakukan validasi metode dengan menentukan batas deteksi dan batas kuantitasi dari Pb maupun Cu. Sehingga didapatkan harga LOD dan LOQ untuk Pb sebesar 0.0400 ppm dan 0.1333 ppm sedangkan harga LOD dan LOQ Cu sebesar 0.0089 ppm dan 0.0296 ppm. Dalam penelitian ini dilakukan penentuan kadar Pb dan Cu dalam serbuk cangkang dalam cumi-cumi dan didapatkan rata-rata kadar Pb dalam serbuk cangkang dalam cumi-cumi adalah 1.0405 .10-3 mg/100mg dan untuk Cu adalah 3.8813 .10-4 mg/100mg. Kemudian dilakukan optimasi absorban pada berbagai pH untuk mengetahui pH larutan optimal agar serbuk cangkang dalam cumi-cumi mampu mengadsorpsi Pb dan Cu terbesar. Dari penentuan didapatkan hasil untuk Pb digunakan HNO3 pH 1.09 sedangkan untuk Cu adalah pH 3.06. Setelah diketahui pH optimal, dilakukan optimasi waktu pengadukan untuk mengetahui waktu optimal. Dari penentuan didapatkan waktu pengadukan optimal untuk Pb adalah 2 jam dan untuk Cu adalah 3 jam. Waktu pengadukan optimal telah diketahui dan dilanjutkan penentuan konsentrasi serbuk cangkang dalam cumi-cumi optimal yang mengadsorpsi Pb dan Cu. Dari penentuan ini didapatkan konsentrasi serbuk cangkang dalam cumi-cumi dalam mengadsorpsi Pb sebesar (1.0165± 0.0084) mg/100mg serbuk cangkang dalam cumi-cumi sedangkan untuk Cu adalah (1.0062 ± 0.0066) mg/100mg serbuk cangkang dalam cumi-cumi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa serbuk cangkang dalam cumi-cumi mampu mengadsorpsi Cu lebih besar daripada Pb. Dari penelitian ini disarankan untuk memanfaatkan serbuk cangkang dalam cumi-cumi sebagai adsorben limbah industri dan dapat mengurangi kadar Pb dan Cu dalam limbah industri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF. 119/08 Far p
Uncontrolled Keywords: MEDICINAL PLANTS; CHITIN
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD625-655 Radiation chemistry
Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Fardhani, Sofia, NIM. 050312806UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAmirudin Prawita, Prof. Dr. H., AptUNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 17 Feb 2009 12:00
Last Modified: 05 Jun 2017 21:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10037
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item