ISOLASI STEROL DAN TRITERPEN DARI TANAMAN EUPHORBIA HIRTA L

SRI MULYANINGTYAS, 058410648 (1989) ISOLASI STEROL DAN TRITERPEN DARI TANAMAN EUPHORBIA HIRTA L. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-mulyaningt-26289-13.bab-.pdf

Download (596kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
8.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Telah dilakukan isolasi sterol dan triterpen dari tanaman Euphorbia hirta L ,Tahap isolasi dimulai dari pembuatan ekstrak, dengan jalan serbuk tanaman dipanaskan selama 3 jam dengan pendingin balik, dengan menggunakan pelarut n-heksana. Ekstrak yang didapat kemudian dipekatkan, kemudian disabunkan de­ngan KOH 15 % dalam metanol dan dipanaskan selama 4 jam, setelah itu diencerkan dengan air 5 kali volumenya. Ekstrak kemudian disari dengan eter beberapa kali sampai hasil penyarian yang terakhir tidak menunjukkan hasil po­sitip dengan reaksi Liebcrmann-Burchard. Hasil penyarian dengan eter (fasa eter) diuapkan sampai kering, setelah itu dilakukan tes kromatografi lapisan tipis, ternyata di dapatkan adanya 3 noda. Kemudian dilakukan pemisahan de­ngan kromatografo kolom, dan ditampung beberapa fraksi, setiap fraksi 5 ml. Setiap fraksi kemudian dilakukan kro­matografi lapisan tipis dengan fasa gerak campuran n-heksana : etil asetat =8:2 (seperti eluen pada kromatografi kolom. Fraksi dengan noda yang sama dikumpulkan menja­di satu. Untuk mendapatkan fraksi dengan noda yang benar-benar satu, kemudian dilakukan pemurnian dengan kromato­grafi lapisan tipis preparatif dengan fasa gerak n-heksa­na : etil asetat =8:2 dan fasa diam kieselgel 60 F 254. Hasil pemurnian dilarutkan dalam kloroform kemudian diuapkan. Dari masing-masing isolat yang telah dimurnikan dilakukan identifikasi.Isolat I : - Pada reaksi warna menunjukkan warna merah ungu (spesifik ) untuk triterpen. - Kromatografi lapisan tipis dengan tiga macam eluen me­nunjukkan satu noda, dimana harga Rf lebih besar dibanding isolat II . - Spektrofotometri infra merah menunjukkan adanya gugus OH. Identifikasi ini melengkapi dua macam identifikai sebelumnya Isolat II : - Reaksi warna memberikan hasil warna yang sama dengan pembanding sterol. - Kromatografi lapisan tipis dengan tiga macam eluen me menunjukkan satu noda yang mempunyai harga Rf yang sa ma dengan pembanding sterol. - GC/MS didapatkan adanya dua komponen sterol yang meru pakan sitosterol dan satunya diduga isomer sitosterol.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 355/89 Mul i
Uncontrolled Keywords: FARMAKOLOGI EKSPERIMEN
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
SRI MULYANINGTYAS, 058410648UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSutarjadi, Prof. DR.UNSPECIFIED
ContributorWahjo Dyatmiko, Drs.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 30 Jul 2013 12:00
Last Modified: 27 Sep 2016 06:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10064
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item