UJI TOKSISITAS FASA AIR DARI EKSTRAK ETANOL DAUN Justicia gendarussa Burn.f. TERHADAP SEL LIMFOSIT NORMAL MANUSIA SECARA IN VITRO

SILFIANA NlHAYAH, 050112467 (2005) UJI TOKSISITAS FASA AIR DARI EKSTRAK ETANOL DAUN Justicia gendarussa Burn.f. TERHADAP SEL LIMFOSIT NORMAL MANUSIA SECARA IN VITRO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-nlhayahsil-1584-ff40-06-u.pdf

Download (230kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-nlhayahsil-1584-ff40-06-u.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Berdasarkan penelitian sebelumnya, Justicia gendarussa Burm.f mempunyai aktivitas antifertilitas, sehingga akan dikembangkan sebagai fitofarmaka. Untuk itu harus melalui serangkaian uji dari uji praklinik sampai klinik. Salah satu dari uji praklinik adalah uji toksisitas. Uji ini harus dilakukan untuk mengetahui tingkat keamanan penggunaan dari tanaman tersebut. Pada penelitian ini dilakukan percobaan toksisitas terhadap kultur sel limfosit normal manusia dengan metode pewarnaan MTT (3-(4,5-dimethilthiazol-2-yl)-2,5-diphenyl tetrazolium bromide). Bahan uji adalah fasa air dari ekstrak etanol daun Justicia gendarussa Burm.f dengan konsentrasi 126 ppm, 252 ppm, 504 ppm, dan 1008 ppm. Sel limfosit yang digunakan diisolasi dari darah perifer dengan mengunakan campuran Ficoll dan histophaque. Suspensi sel limfosit dibuat 2x10 seUmL, dimasukkan pada tiap sumur. Kemudian dimasukkan larutan uji dengan konsentrasi yang telah ditentukan pads tiap sumur dengan replikasi sebanyak tiga kali, lalu diinkubasi selama 24 jam. Pada waktu empat jam sebelum masa inkubasi berakhir, ditambahkan MTT pads tiap sumur, diinkubasi lagi selama empat jam, lalu ditambahkan reagen stopper yaitu SDS (Sodium Dodesil Sulfat) dan didiamkan selama semalam. Kemudian dilakukan pengukuran kerapatan optiknya menggunakan ELISA reader pada panjang gelombang 550 rim. Sel yang hidup ditentukan berdasarkan dari kerapatan optik tersebut. Dari data yang diperoleh kemudian diolah dengan analisis varian satu arah. Dari perhitungan diperoleh harga p lebih kecil dari 0,05 , yaitu 0,001 berarti ada perbedaan hambatan pertumbuhan sel limfosit normal manusia antar kelompok uji. Untuk mengetahui kelompok larutan uji yang berbeda dilakukan uji LSD (Least Significant Difference). Selanjutnya untuk mengetahui besarnya potensi toksisitas dari larutan uji ditentukan harga LC50 dengan analisis probit, dan selanjutnya dibandingkan dengan standar yang ditentukan OSHA (Occupational Safety and Health Administration) untuk mengetahui tingkat toksisitasnya, dimana LC50 > 20 ppm (inhalasi) bersifat nontoksik. Harga LC50 yang diperoleh sebesar 3215,7242 ppm, sehingga dapat disimpulkan bahwa fasa air dari ekstrak etanol daun Justicia gendarussa Burm.f tidak memiliki aktivitas toksik terhadap sel limfosit normal manusia secara in vitro.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 40/06
Uncontrolled Keywords: JUSTICIA, TOXICITY TESTING
Subjects: R Medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
SILFIANA NlHAYAH, 050112467UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSUKARDIMAN, Drs. MS., Apt.UNSPECIFIED
ContributorABDUL RAHMAN, Drs. MSi., Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 07 Aug 2006 12:00
Last Modified: 25 Oct 2016 21:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10155
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item