UJI MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK WORTEL DENGAN BAHAN PENGIKAT METIL SELULOSA 4000 YANG DIBUAT SECARA GRANULASI BASAH

Frans Porri Mairi, 059812080 (2003) UJI MUTU FISIK TABLET HISAP EKSTRAK WORTEL DENGAN BAHAN PENGIKAT METIL SELULOSA 4000 YANG DIBUAT SECARA GRANULASI BASAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-mairifrans-1591-ff66_06-t.pdf

Download (323kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-mairifrans-1591-ff.66_06.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai uji mutu fisik tablet hisap ekstrak wortel dengan bahan pengikat Metilselulosa 4000 yang dibuat secara granulasi basah yang dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam memformulasi tablet hisap ekstrak wortel selanjutnya. Untuk memperbaiki sifat kompresibilitas dari ekstrak wortel ditambahakan Metilselulosa 4000 sebagai pengikat internal dan ditambah Cab-O-Sil sebagai bahan pengering. Bahan pengikat Metilselulosa ditambahkan dalam bentuk mucilago dengan kadar 1%, 2% dan 3 % dari bobot granul. Sebelum dilakukan pembuatan tablet hisap ekstrak wortel dilakukan pembuatan serbuk simplisia kemudian dilakukan ekstraksi dengan metode perkolasi yang menggunakan pelarut aseton selanjutnya dilakukan uji kualitatif ekstrak wortel. Dengan metode granulasi basah ekstrak wortel dibuat granul, dilakukan pemeriksaan mutu fisik granul. Pada pemeriksaan mutu fisik granul yang meliputi kecepatan alir, sudut diam, kompresibilitas, bobot jenis dan kandungan air menunjukkan bahwa campuran serbuk memiliki mutu fisik granul yang baik. setelah dilakukan pengujian mutu fisik granul. Campuran granul dicetak dengan mesin pencetak tablet berdiameter 13 mm dan bobot 800 mg. Setelah tabletasi dilakukan uji mutu fisik tablet hisap ekstrak wortel yang meliputi : kekerasan, kerapuhan, waktu melarut, keseragaman bobot dan keseragaman ukuran. Hasil dari pemeriksaan terhadap mutu fisik tablet seluruh formula memenuhi persyaratan kecuali untuk uji kekerasan. Untuk uji kerapuhan formula 0 tidak bisa diamati karena pada formula 0 tidak menggunakan Metilselulosa 4000 sebagai bahan pengikat internal dan pengikat eksternal sehingga menyebabkan kompresibilitas dari ekstrak menjadi jelek dan tablet sangat rapuh dan formula 1 tidak memenuhi persyaratan karena tanpa bahan pengikat eksternal sehingga memiliki kekuatan yang relatif kurang baik dibanding formula 2, 3 dan 4 yang mengakibatkan kerapuhannya menjadi tinggi. Berdasarkan analisis statistika ANOVA CRD pada derajat kepercayaan 0,95 (=0,05) yang menggunakan program SPSS 10.0 diketahui untuk kekerasan, kerapuhan dan waktu dan waktu melarut terdapat perbedaan yang bermakna antar formula. Dari seluruh pemeriksaan yang telah dilakukan formula 2 dengan kadar bahan pengikat 1% memberikan kekerasan, kerapuhan dan waktu melarut yang baik dan efisien.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF.66/06 Mai u
Uncontrolled Keywords: GRANNULATION; TABLETTING
Subjects: R Medicine
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Frans Porri Mairi, 059812080UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorACHMAD RADJARAM, Drs., Apt.UNSPECIFIED
ContributorDEWI ISADIARTUTI, Dra. Apt., Msi.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 09 Aug 2006 12:00
Last Modified: 25 Oct 2016 22:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10159
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item