PENGARUH KADAR DISINTEGRAN Ac-Di-Sol TERHADAP MUTU FISIK ORALLY DISINTEGRATING TABLET PARASETAMOL YANG DIBUAT DENGAN METODE CETAK LANGSUNG

WIDYA SHOLIHATUNNISA, 050210162E (2006) PENGARUH KADAR DISINTEGRAN Ac-Di-Sol TERHADAP MUTU FISIK ORALLY DISINTEGRATING TABLET PARASETAMOL YANG DIBUAT DENGAN METODE CETAK LANGSUNG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-sholihatun-4559-ff5307-t.pdf

Download (370kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2007-sholihatun-4559-ff5307.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perkembangan teknologi dunia farmasi telah berkembang pesat, ini terbukti dengan dikembangkannya modifikasi sediaan tablet yang ditujukan pada pasien yang sukar menelan sediaan tablet konventional atau sediaan cair. Modifikasi tablet tersebut adalah Orally Disintegrating Tablet (ODT). Pada penelitian ini dilakukan pembuatan Orally Disintegrating Tablet dengan metode cetak langsung dengan menggunakan Ac-Di-Sol sebagai disintegran untuk mengetahui pengaruh kadar disintegran terhadap mutu fisik tablet. Kadar disintegran Ac-Di-Sol yang digunakan adalah 1%, 3% dan 5%. Sebelum dilakukan pembuatan tablet, terlebih dahulu dilakukan uji kualitatif bahan-bahan penalitian kemudian dilakukan pemeriksaan mutu fisik serbuk massa cetak. Pemeriksaan mutu fisik serbuk massa cetak meliputi kecepatan alir, sudut diam dan keseragaman kadar serbuk massa cetak. Hasil uji keseragaman serbuk massa cetak menunjukkan bahwa keempat formula mempunyai kadar yang masuk dalam rentang yaitu 90 -110 % dan didapat harga RSD <6%. Hal ini menunjukkan bahwa paracetamol sudah terdistribusi dengan merata. Setelah dilakukan pemeriksaan mutu fisik massa cetak, campuran cerbuk ditimbang sesuai berat tablet yang diinginkan kemudian dicetak dengan penekan hidrolik dengan diameter 13 mm dengan tekanan 1 ton selama 3 detik. Pemeriksaan mutu fisik tablet meliputi kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur. Hasil uji mutu fisik tablet memberikan basil : kekerasan 7,63-9,28 kP; kerapuhan 0,72-0,87 % ; waktu hancur F1 24,0 detik dan F2-F4 15,0-21,0 detik. Dari uji mutu fisik tablet tersebut diperoleh basil bahwa F1-F4 telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan walaupun kekerasannya melebihi yang dipersyaratkan, namun tablet menghasilkan waktu hancur yang sesuai dengan persyaratan. Hasil uji tersebut kemudian diolah dengan menggunakan program SPSS 11,5 metode analisis varian (ANAVA) jenis rancangan Completely Randomized Design (CRD) pada derajat kepercayaan 0,95 (α = 0,05). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna pada uji mutu fisik yang dilakukan. Kesimpulan dari pemeriksaan terhadap mutu fisik yang dilakukan menunjukkan bahwa pada Ac-Di-Sol sebagai disintegran dengan kadar 1% memberikan mutu fisik yang terbaik yang meliputi kekerasan 7,68 kP, kerapuhan 0,85% dan waktu hancur 15 detik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF.53/07 Sho p
Uncontrolled Keywords: ACETAMINOPHEN; TABLETS
Subjects: R Medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
WIDYA SHOLIHATUNNISA, 050210162EUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBAMBANG WIDJAJA, Drs. ,M.Si.,AptUNSPECIFIED
ContributorM. AGUS SYAMSUR RIZAL, S.Si., M.Si.,AptUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 08 May 2007 12:00
Last Modified: 06 Jun 2017 17:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10180
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item