STUDI PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PADA PASIEN BEDAH OPEN FRACTURE: Penelitian di SMF / Bagian Bedah Ortopedi dan Traumatologi RSU Dr. Soetomo Surabaya

ERWAN SAEFURROHMAN, 050312789 (2009) STUDI PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PADA PASIEN BEDAH OPEN FRACTURE: Penelitian di SMF / Bagian Bedah Ortopedi dan Traumatologi RSU Dr. Soetomo Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-saefurrohm-8832-abstract-8.pdf

Download (385kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
erfan.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Open fracture (OF) atau patah tulang terbuka adalah kejadian hilangnya kontinuitas tulang, disertai kerusakan jaringan kulit dan tulang, kerusakan pembuluh darah dan terbentuknya hematoma yang memungkinkan peluang infeksi oleh kuman sangat besar, baik infeksi umum (bakteremia) maupun infeksi terbatas pada tulang tersebut (osteomielitis). Keterlambatan penanganan infeksi menimbulkan angka morbiditas dan mortalitas pasien yang tinggi, sehingga dalam penanganan kasus open fracture pencegahan terjadinya infeksi harus menjadi fokus utama. Salah satu cara pencegahan kejadian infeksi dengan pemberian obat¬o-batan antibiotika baik sebagai profilaksis, empiris dan definitif. Penelitian penggunaan antibiotika ini dilakukan terhadap pasien bedah open fracture di instalasi rawat inap (IRNA) bedah Bougenville, Cempaka, Edelweis, dan Flamboyan SMF ortopedi dan Traumatologi RSU Dr. Soetomo Surabaya, secara prospektif pada periode 16 April - 31 Juli 2007. Berdasarkan kriteria inklusi yang ditetapkan sampel penelitian sebanyak 35 pasien. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis, rute, dosis dan lama rata-rata penggunaan antibiotik, mengkaji kesesuaian penggunaan antibiotika terkait data klinik dan data laboratorium, dan masalah terkait penggunaan obat (Drug Related Problems). Hasil penelitian menunjukkan prevalensi open fracture tipe IIIA ditemukan pada 77, 14% pasien, diikuti tipe III B (8,56%), III C (5,72%),II (5,72%), dan I (2,86%). Jenis antibiotika yang digunakan meliputi sefazolin (62,85%), seftriakson (54,28%), amikasin (48,57%), gentamisin (40%), netilmisin (20%), sefradin (28,57%). Antibiotika lainnya yaitu sefiksim, stabaktam, sefotaksim, fosfomisin, amoksisilin-as.klavulanat, siprofloksasin dan metronidazol. Antibiotika ini diberikan dalam bentuk tunggal maupun sebagai kombinasi. Dosis antibiotika yang diberikan pada pasien diperbandingkan dengan dosis pustaka untuk mengetahui efikasi, efektifitas dan kerasionalan penggunaan obat. Secara umum pendosisan antibiotika berada pada rentang yang dipersyaratkan, akan tetapi pada pasien dengan kasus tertentu klinisi memberikan dosis obat lebih tinggi yang disesuaikan dengan tmgkat infeksi pada masing-masing pasien. Larva waktu penggunaan antibiotika mempertimbangkan kondisi infeksi pada pasien dan hasil uji kultur terkait gambaran bakteri penginfeksi, rentang penggunaan antibiotika antara 1 hari hingga 25 hari. Peluang interaksi terjadi antara gentamism dan ketorolak menyebabkan penurunan filtrasi gentamisin yang dapat menyebabkan peningkatan konsentrasi plasma gentamisin. Pemberian obat-obatan selain antibiotika pada pasien OF terkait dengan kondisi pasien yang telah menjalani prosedur pembedahan dan adanya komplikasi penyerta lain yang dirasakan pasien. Jenis obat-obatan yang digunakan antara lain ketorolak, ondansentron, ranitidin, pirasetam, iramadol, vitamin C, dan manitol. Dan seluruh uraian diatas dapat dilihat bahwa secara keseluruhan pengelolaan terapi farmakologi pada pasien Open Fracture sangat kompleks. Untuk itu diperlukan suatu kerjasama yang baik antar profesi kesehatan dalam suatu tim kesehatan termasuk farmasis demi tercapainya tujuan terapi yang diinginkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF.03/08 Soe s
Uncontrolled Keywords: ANTIBIOTICS; DRUG UTILIZATION
Subjects: R Medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA960-1000.5 Medical centers. Hospitals. Dispensaries. Clinics, Including ambulance service, nursing homes, hospices
R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RD Surgery
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
ERWAN SAEFURROHMAN, 050312789UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBudi Suprapti, Drs. ,Apt.,MSiUNSPECIFIED
ContributorDidik Hasmono, Drs. ,Apt.,MSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 23 Jan 2009 12:00
Last Modified: 06 Jun 2017 18:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10201
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item