ISOLASI KANDUNGAN SENYAWA DAUN Sauropus androgynus (L.) Merr (Isolat Fraksi n-Heksana : Etil Asetat = 90:10)

REZA ANDRIANI, 050312710 (2009) ISOLASI KANDUNGAN SENYAWA DAUN Sauropus androgynus (L.) Merr (Isolat Fraksi n-Heksana : Etil Asetat = 90:10). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-andrianire-9012-abstract-8.pdf

Download (432kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-andrianire-8910-ff6008.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Menyusui merupakan salah satu hal penting dalam perkembangan manusia. Dikatakan demikian karena Air Susu Ibu (ASI) memberikan manfaat yang begitu banyak tidak hanya bagi bayi tetapi juga untuk sang ibu. Dalam ASI terkandung hampir semua zat gizi yang dibutuhkan bayi. Namun permasalahan yang sering muncul dalam proses. menyusui adalah pengeluaran ASI yang tidak lancar dan sedikit. Penggunaan tanaman yang berkhasiat melancarkan ASI (laktogogum) telah menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satu yang populer dari tanaman tersebut adalah katu (Sauropus androgynus (L.) Merr). Pada penelitian ini dilakukan isolasi senyawa kandungan terhadap daun katu, sebagai langkah awal untuk mengetahui senyawa aktif dari tanaman ini yang berkhasiat sebagai laktogogum. Serbuk daun kering sebanyak 1 kg dimaserasi dengan n-heksana kemudian ekstrak n-heksana yang sudah dipekatkan disabunkan dengan larutan 10% KOH dalam metanol bertujuan untuk menghilangkan lemak, kemudian ditambah air sama banyak dan diekstraksi dengan eter hingga didapat ekstrak eter. Uji pendahuluan dilakukan terhadap ekstrak eter ini dengan menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan memberikan hasil positif terhadap penampak noda anisaldehida H2SO4 menandakan terdapat senyawa terpenoid/steroid. Selanjutnya dilakukan fraksinasi dengan Kromatografi Cair Vakum dengan elusi gradien dari pelarut yang kepolarannya rendah (n-heksana) sampai lebih tinggi (etil asetat) dengan penurunan konsentrasi n-heksana masing-masing 10%. Dari sebelas fraksi yang didapat (fraksi A, B, C, D, E, F, G, H, I, J dan K) dipilih fraksi B (n-heksana: etil asetat = 90:10) untuk dilakukan isolasi lebih lanjut dengan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) preparatif. Fraksi tersebut dipilih karena dari hasil KLT dengan fase gerak n-heksana: etil asetat (7:1) dan penampak noda anisaldehida H2SO4 didapatkan noda yang cukup banyak yang terpisah baik sebagai pilihan saat isolasi selanjutnya. Pada fraksi ini juga mempunyai jumlah yang relatif lebih banyak dari fraksi lain serta tidak mengandung klorofil. Isolasi senyawa dari fraksi n-heksana: etil asetat (90:10) menggunakan KCKT preparatif dengan spesifikasi kolom fase normal yaitu silika dengan panjang 25 cm dan internal diameter 20,0 mm. Sebelum dilakukan isolasi dengan KCKT preparatif, terlebih dulu ditentukan panjang gelombang dimana senyawa yang akan diisolasi memberikan serapan yang cukup besar menggunakan KLT Densitometer. Panjang gelombang terpilih adalah 270 nm. Dari hasil optimasi fase gerak menggunakan KCKT analitik dipilih n-heksana: etil asetat (7:1) karena memberikan hasil yang selektif. Pada KCKT preparatif laju alir yang digunakan 5 ml/menit. Hasil isolasi dengan KCKT preparatif ditampung sebanyak 6 macam isolat (isolat B1, B2, B3, B4, B5 dan B6). Dalam penelitian ini dipilih isolat B1 (waktu retensi 12 menit pada KCKT preparatif) untuk dilakukan identifikasi karena memiliki kemurnian sebesar 99% serta memiliki konsentrasi yang tinggi yaitu 47,5 % dalam fraksi. Isolat yang didapat berupa kristal amorf berwarna oranye sebanyak 148,5 mg. Identifikasi dengan uji warna untuk triterpenoid/steroid yaitu reaksi warna Liebermann-Burchard, Salkowski, Carr-Price memberikan hasil negatif, memberi isyarat bahwa isolat BI tidak termasuk dalam kelompok triterpenoid maupun steroid. Uji KLT satu arah dengan lima macam face gerak yang berbeda dan KLT bidimensional dengan penampak noda anisaldehida H2SO4 memberikan hasil 1 noda menandakan isolat B1 telah murni secara kromatografi. Lima macam fase gerak yang digunakan pada KLT satu arah adalah kloroform : n-heksana (7:3), n¬heksana : etil asetat (4:1), n-heksana : etil asetat (1:1), kloroform : etil asetat (9:1), kloroform : metanol (7:3) dan hasilnya adalah 1 noda berwarna merah ungu dengan harga Rf berturut-turut 0,69 ; 0,74 ; 0,75 ; 0,84 ; 0,89. Sedangkan untuk KLT bidimensional dengan menggunakan penampak noda anisaldehida H2SO4, fase gerak yang digunakan pertama adalah n-heksana : etil asetat (4:1) menghasilkan 1 noda berwarna merah ungu dengan Rf 0,72 dilanjutkan dengan fase gerak yang kedua yaitu kloroform : etil asetat (9:1) memberi harga Rf 0,85. Isolat B 1 dalam kloroform mempunyai λmaks 448 dan 274 nm. Spektra IM menunjukkan bahwa senyawa tersebut memiliki gugus alkana, metil, metilen dan alkena. Analisa spektra H-RMI isolat B1, menunjukkan pergeseran kimia pada 0,830-1,679 ppm yang menunjukkan proton dari berbagai jenis alkana antara lain CH3-R (metil/primer), CH(R)3 (tersier), C-CH2-C (sekunder), 2,016 ppm untuk C¬CH2=C serta 5,121 ppm untuk C=CH(R)2. Dan analisa spektra 13C-RMI isolat B1, menunjukkan pergeseran kimia pada 16,112–39,802 ppm yang menunjukkan tipe karbon alkana (CH3–C=, –CH2–C=, =CH–C=), sedangkan pada 124,229-134,992 ppm untuk C=C alkena dan memberikan jumlah atom karbon isolat B1 sebanyak 17 atom karbon. Dari hasil profil spektra dengan UV-Vis serta ciri organoleptis isolat diduga isolat B 1 termasuk kedalam kelompok tetraterpenoid. Berdasarkan hal-hal yang didapat pada penelitian ini, disarankan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut tentang elusidasi struktur isolat B1 sehingga dapat ditentukan rumus dan struktur molekulnya dan dilakukan uji aktivitas terhadap isolat B1 untuk mengetahui apakan senyawa tersebut memiliki efek laktogogum.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF.60/08 And i
Uncontrolled Keywords: TERPENES
Subjects: R Medicine
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
REZA ANDRIANI, 050312710UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMANGESTUTI AGIL, Dr. Hj., MS., AptUNSPECIFIED
ContributorBAMBANG PRAJOGO, Dr. E.W.,Apt.,MS.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 05 Feb 2009 12:00
Last Modified: 06 Jun 2017 19:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10217
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item