AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI MIKROPARTIKEL SUSU PROBIOTIK DAN MIKROPARTIKEL EKSTRAK AIR DAUN JAMBU BIJI TERHADAP Escherchia coli

RIZKY FITRI FAUZIA, 051011054 (2015) AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI MIKROPARTIKEL SUSU PROBIOTIK DAN MIKROPARTIKEL EKSTRAK AIR DAUN JAMBU BIJI TERHADAP Escherchia coli. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-fauziarizk-35249-6.ringk-n.pdf

Download (328kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ekstrak air daun jambu biji dan probiotik Lactobacillus sp. merupakan bahan yang terbukti dapat mencegah dan mengatasi diare, tetapi keduanya bekerja dengan mekanisme yang berbeda (Servin, 2004 dan Pedretti, 2013). Probiotik telah terbukti memiliki efek antibakteri dengan menekan pertumbuhan mikroflora patogen pada saluran pencernaan melalui produksi bakteriosin, persaingan mendapatkan zat makanan, persaingan reseptor pada epithelium usus dan merangsang pembentukan kekebalan tubuh (Suskovic et al., 2001). Probiotik dapat menimbulkan aktivitas apabila dikonsumsi dalam jumlah minimal 106-107 cfu/gram sehari (Krasaekoopt et al., 2003). Ekstrak air daun jambu biji mengandung senyawa polifenol yang memiliki efek antispasmodik dengan menurunkan frekuensi kontraksi dan tonisitas dari usus, menghambat pertumbuhan atau mematikan kuman dengan mengganggu proses terbentuknya membran dan/atau dinding sel dan dapat mengkerutkan usus sehingga gerak peristaltik usus berkurang (Ajizah, 2004 dan Ojewole et al., 2008). Dengan mekanisme yang berbeda, kombinasi probiotik Lactobacillus sp. dan ekstrak air daun jambu biji ini diharapkan memberikan efek sinergis, menjadi alternatif pengobatan dan memberikan peningkatan efek antibakteri dan antidiare. Produk cair memiliki kelemahan dalam viabilitas, stabilitas dan efektifitas biaya pada saat penyimpanan, distribusi, dan pengemasannya. Mikroenkapsulasi adalah proses penjebakan (entrapment / eclosure) sel mikroorganisme dengan cara menyalutnya dengan matriks yang tepat untuk melepaskan sel pada media usus (Mortazavian et al.,2007). Telah dilakukan enkapsulasi secara terpisah untuk menghindari interaksi yang dapat merugikan bakteri probiotik selama proses pembuatan maupun penyimpanan, sementara efek kombinasi antidiare dan antibakterinya tetap dipertahankan (Mohan et al., 2013). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri kombinasi mikropartikel probiotik Lactobacillus sp. dan mikropartikel ekstrak air daun jambu biji terhadap bakteri Escherchia coli. Didapatkan empat formula mikropartikel probiotik Lactobacillus sp. dan mikropartikel ekstrak air daun jambu biji dengan matriks HPMC K100LV. P1 dan J1 merupakan formula mikropartikel tanpa matriks HPMC K100LV, sedangkan P2 dan J2 menggunakan kadar matriks HPMC K100LV 0,1%, P3 dan J3 menggunakan kadar matriks HPMC K100LV 0,2%, dan P4 dan J4 menggunakan kadar matriks HPMC K100LV 0,3%. Dilakukan penelitian pendahuluan meliputi preparasi bakteri uji Escherchia coli dan penentuan aktivitas daya hambat mikropartikel probiotik Lactobacillus sp. dan mikropartikel ekstrak air daun jambu biji dengan kadar matriks HPMC K100LV 0%, 0,1%, 0,2% dan 0,3%. Selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas kombinasi mikropartikel probiotik Lactobacillus sp. dan mikropartikel ekstrak air daun jambu biji terhadap Escherchia coli. Hasil pengujian aktivitas daya hambat yang diperoleh dibandingkan dengan masing-masing formula mikropartikel probiotik Lactobacillus sp. dan mikropartikel ekstrak air daun jambu biji tunggal di analisis menggunakan One-Way ANOVA. Hasil pengujian aktivitas daya hambat mikropartikel probiotik Lactobacillus sp. diketahui bahwa dengan meningkatnya kadar HPMC K100LV pada tiap Formula maka aktivitas daya hambat terhadap Escherchia coli semakin menurun. Zona hambat yang relatif tinggi dihasilkan oleh P2 sebesar 7,70 ± 1,11 mm, namun dari uji statistik dapat diketahui P2 yang menghasilkan nilai aktivitas daya hambat tinggi ternyata tidak berbeda bermakna dengan P3 dan P4 (p>0,05). Sedangkan pada P1 menghasilkan nilai aktivitas daya hambat terendah. Sehingga dapat dikatakan, pengaruh kadar HPMC K100LV dari 0,1% menjadi 0,2%, dan 0,3% dalam mikropartikel probiotik Lactobacillus sp. dapat menurunkan aktivitasnya terhadap Escherchia coli. Untuk hasil pengujian aktivitas daya hambat mikropartikel ekstrak air daun jambu biji diketahui bahwa dengan meningkatnya kadar HPMC K100LV pada tiap Formula maka aktivitas daya hambat terhadap Escherchia coli semakin menurun. Zona hambat yang relatif tinggi dihasilkan oleh J2 sebesar 11,15 ± 0,23 mm. Dari uji statistik dapat diketahui J2 yang menghasilkan nilai aktivitas daya hambat tinggi berbeda bermakna dengan J3 dan J4 (p<0,05). J1 menghasilkan nilai aktivitas daya hambat tertinggi, namun tidak dipilih sebagai formula yang dikombinasikan karena tidak ada matriks yang melindungi polifenol agar tetap stabil dan tidak terdegradasi. Sehingga dapat dikatakan, pengaruh kadar HPMC K100LV dari 0,1% menjadi 0,2%, dan 0,3% dalam mikropartikel probiotik ekstrak air daun jambu biji dapat menurunkan aktivitasnya terhadap Escherchia coli. Selanjutnya hasil pengujian aktivitas daya hambat kombinasi mikropartikel probiotik Lactobacillus sp. dan mikropartikel ekstrak air daun jambu biji dengan kadar matriks HPMC K100LV 0,1% terhadap bakteri Escherchia coli sebesar 11,73 ± 0,10 mm. Dari uji statistik dapat diketahui kombinasi mikropartikel probiotik Lactobacillus sp. dan mikropartikel ekstrak air daun jambu biji berbeda bermakna dengan aktivitas mikropartikel probiotik Lactobacillus sp. dan tidak berbeda bermakna dengan aktivitas mikropartikel ekstrak air daun jambu biji. Hal ini menunjukkan bahwa kombinasi mikropartikel probiotik Lactobacillus sp. dan mikropartikel ekstrak air daun jambu biji tidak mempunyai efek yang sinergis. Sehingga dari hasil penelitian tersebut sebaiknya penggunaan probiotik Lactobacillus sp. dan ekstrak air daun jambu biji tidak diberikan dalam bentuk kombinasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF F.09/14 Fau a
Uncontrolled Keywords: ANTIBACTERIAL AGENTS; ESCHERICHIA COLI
Subjects: R Medicine
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
RIZKY FITRI FAUZIA, 051011054UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSUGIYARTONO, Drs. Apt., MSUNSPECIFIED
ContributorTUTIEK PURWANTI, Dra. Apt., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 02 Feb 2015 12:00
Last Modified: 23 Oct 2016 20:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10246
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item