PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM ALGINAT TERHADAP KARAKTERISTIKFISIK,VIABILITAS DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI MIKROPARTIKEL KOMBINASI PROBIOTIK DAN PASTA TOMAT

AYU SHOLEHAH, 051011234 (2015) PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM ALGINAT TERHADAP KARAKTERISTIKFISIK,VIABILITAS DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI MIKROPARTIKEL KOMBINASI PROBIOTIK DAN PASTA TOMAT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-sholehahay-35268-6.ringk-n.pdf

Download (288kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indonesia memiliki prevalensi infeksi saluran cerna (usus) yang cukup tinggi (Herbowo A. Soetomonggolo, 2010). Probiotik (Lactobacillus acidophilus) dapat digunakan sebagai antibakteri disaluran cerna dan juga mempunyai keuntungan yaitu tidak menyebabkan resistensi antibiotik (Afrianto dan Liviawaty, 2005). Sumber energi dan nutrisi untuk pertumbuhan probiotik disebut prebiotik (Collins dan Gibson, 1999). Tomat dapat digunakan sebagai prebiotik karena memiliki kandungan karbohidrat yang digunakan untuk pertumbuhan bakteri (Krishna, 2013) dan tomat juga memiliki likopen yang lebih tinggi dari buah dan sayur lainnya sehingga memiliki aktivitas antibakteri (Naseer et al., 2012). Penggunaan pasta tomat karena mengganung kadar likopen paling tinggi dari tomat segar dan produk olahan tomat lainnya (Tsang, 2005; Arab dan Steck, 2000) Aktivitas probiotik dipengaruhi viabilitas karena untuk menimbulkan aktivitas antibakteri jumlah viabilitas minimal yang dikonsumsi adalah 106-107 cfu/mL dalam sehari (Krasaekoopt et al., 2003), namun produk probiotik yang diinginkan lepas di usus terdapat permasalahan yaitu penurunan viabilitas Lactobacillus acidophilus saat penyimpanan (Donkor et al., 2006), tidak mampu bertahan hidup dalam kondisi kadar oksigen yang tinggi (Talwalkar and Kailasapathy, 2004) dan tidak tahan terhadap pH asam lambung (Sabikhi et al., 2008). Maka di buat mikropartikel karena dapat digunakan untuk melindungi bakteri probiotik dari lingkungan saat penyimpanan, dari kadar oksigen tinggi dan asam lambung (Doleyres dan Lacroix, 2005; Anal dan Singh, 2007). Salah satu metode mikroenkapsulasi adalah Metode extrusion dipilih karena memiliki kelebihan yaitu sederhana, murah, tidak menyebabkan kerusakan probiotik dan memberikan viabilitas probiotik yang tinggi (Krasaekoopt et al., 2003). Dalam proses mikroenkapsulasi dibutuhkan polimer (Dubey et al., 2009). Natrium alginat merupakan polimer alam yang banyak digunakan dalam proses mikroenkapsulasi mempunyai biokompatibilitas yang baik, tidak beracun, dapat larut air dan relatif murah. Natrium alginat dapat membentuk gel dengan penambahan ion Ca2+, maka CaCl2 digunakan sebagai bahan penyambung silang untuk polimer alginat, Kemampuan mengembang tersebut sangat dipengaruhi oleh pH dan dimanfaatkan untuk melindungi obat yang sensitif terhadap asam lambung (Yotsuyanagi et al., 1987). Sehingga dapat sebagai pembawa pada obat yang dikehendaki lepas di usus. Perbandingan bahan aktif dan polimer sangat berpengaruh terhadap mikropartikel (Rastogi et al., 2006). Maka dilakukan penelitian tentang pengaruh konsentrasi Alginat terhadap karakterisasi mikropartikel, viabilitas mikroba probiotik, dan aktivitas antibakteri mikropartikel probiotik dan pasta tomat terhadap bakteri patogen di usus yaitu Eschericia coli. Terdapat 3 formula yang dibuat pada penelitian ini dengan konsentrasi natrium alginat berturut F I, F II dan F III adalah 2,5 %, 3% dan 3,5%. Hasil pemeriksaan terhadap ukuran mikropartikel adalah peningkatan konsentrasi natrium alginat 2,5% menjadi 3,5% mengakibatkan peningkatan ukuran mikropartikel probiotk dan pasta tomat. Hasil pemeriksaan terhadap kandungan lengas peningkatan konsentrasi natrium alginat 2,5% menjadi 3,5% mengakibatkan menurunkan kandungan lengas (MC) dari mikropartikel probiotik dan pasta tomat. Hasil pemeriksaan terhadap viabilitas dengan metode ALT adalah peningkatan konsentrasi natrium alginat 2,5% menjadi 3,5% dapat meningkatkan viabilitas Lactobacillus acidophillus. Hasil pemeriksaan terhadap aktivitas antibakteri dengan metode difusi adalah peningkatan konsentrasi natrium alginat tidak mempengaruhi aktivitas antibakteri dari mikropartikel probiotik dan pasta tomat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF F.21/14 Sho p
Uncontrolled Keywords: PHYSICAL CHARACTERISTIC
Subjects: R Medicine
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
AYU SHOLEHAH, 051011234UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorTUTIEK PURWANTI, Dra. Apt., M.SiUNSPECIFIED
ContributorISNAENI, Dr. MS., AptUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 02 Feb 2015 12:00
Last Modified: 23 Oct 2016 23:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10257
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item