PEMANTAUAN KADAR TUNAK FENITOIN DALAM SERUM PADA REBERAPA PENDERITA EPILEPSI TIPE GRAND MAL DENGAN TERAPI FENITOIN SALAH SATU PRODUK DALAM NEGERI

SEPTIANI, 058310570 (1988) PEMANTAUAN KADAR TUNAK FENITOIN DALAM SERUM PADA REBERAPA PENDERITA EPILEPSI TIPE GRAND MAL DENGAN TERAPI FENITOIN SALAH SATU PRODUK DALAM NEGERI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Fenitoin merupakan obat pilihan untuk epilepsi tipe grand mal dan obat ini tidak memberikan efek sedasi. Dalam pemakaiannya diperlukan suatu pemantauan karena obat ini mempunyai ki-netika non linier juga mempunyai rentang terapeutik yang sempit yaitu 10 - - 20/g/ml. Menurut USP XX'80 terdapat dua bentuk sediaan kapsul Fenitoin yaitu bentuk "prompt” dan "extended”. Kedua bentuk ini berbeda dalam kecepatan melarutnya. Dan menurut keterangan dari pabrik ialah satu produk kapsul Fenitoin yang beredar di Indonesia adalah bentuk "prompt”, Telah dilakukan pemantauan kadar Fenitoin dalam serum dengan produk dalam negeri pada 10 penderita epilepsi tipe grand mal, pria dan wanita dengan usia 14 - 30 tahun dan berat badan 30 - 60 kg. Pada pemantauan ini diberikan dosis sesuai dengan pengalaman klinik oleh dokter ahli Neurologi di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Pemberian obat selama tiga minggu yang diikuti pengamatan klinik, Bila masih timbul kejang maka dosis dinaikkan 50 - 100 mg, kemudian dilakukan pengamatan lagi. Bila terjadi keadaan toksik maka dosis diturunkan secara perlahan sampai didapat keadaan terapeutik, Sampel darah diambil dari vena cubiti sebanyak 5 ml pada keadaan tunak, 2 - 4 jam sesudah obat diminum. Sampel darah tersebut dipisahkan serumnya dan disimpan pada suhu -20°C sampai dilakukan penetapan kadar dengan metode RIA. Hasil penelitian' ini menunjukkan bahwa dari 10 penderita yang ikut serta dijumpai 9 kasus sub-terapeutik, 10 kasus terapeutik dan 2 kasus toksik. Rentang kadar yang didapat untuk sub-terapeutik 0 ,9 1 - 35,73/^g/ml, rentang kadar terapeutik 9)20 - 44,39 y^g/ml dan rentang kadar toksik J 40 ^g/ml. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan produk dalam negeri didapat rentang kadar yang bervariusi pada masing-masing respon.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF. 169 / 88 Sep p
Uncontrolled Keywords: EPILEPSI; FENITOIN
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
SEPTIANI, 058310570UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSiti Sjamsiah H., Dra.UNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 25 Mar 2013 12:00
Last Modified: 15 Jul 2016 09:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10326
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item