PENGARUH ANTIOKSIDAN BUTYLATED HYDROXY TOLUENE DAN alpha-TOCOPHEROL TERHADAP KETENGIKAN (RANCIDITY) MINYAK GORENG

SAPARI PARTODIHARJO, 058010312 (1988) PENGARUH ANTIOKSIDAN BUTYLATED HYDROXY TOLUENE DAN alpha-TOCOPHEROL TERHADAP KETENGIKAN (RANCIDITY) MINYAK GORENG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (99kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kebutuhan bahan makanan terutama kebutuhan akan minyak goreng atau minyak kelapa semakin meningkat. Sebelum dikonsumsi masyarakat, minyak kelapa hasil produksi tersebut tidak langsung digunakan, tetapi melalui masa penyimpanan yang cukup lama. Pada penyimpanan tersebut , minyak kelapa akan dapat mengalami kerusakan yang disebabkan oleh oksidasi 02 dari udara, sehingga dapat menyebabkan ketengikan, Sehingga akan mempunyai rasa den bau yang tidak enak serta tidak menarik. Dengan demikian peristiwa ketengikan akan mengganggu usaha pemenuhan kebutuhan akan minyak kelapa, Untuk mencegah kerusakan minyak perlu dilakukan usaha pencegahannya . Maka dari itu telah dilakukan penelitian pengaruh antioksidan terhadap derajat ketengikan sampel minyak kelapa tanpa penambahan antioksidan dan dengan penambahan antioksidan BHT 0,01 %, 0,02 %, alfa tokoferol 0,01 % dan 0,02 %9 Sebagai ukuran derajat ketengikan adalah microgram H2O2/gram sampel, diukur dengan metode spektrofotometri dengan pereaksi larutan asam trikloro asetat dan larutan phloroglusin. Dari hasil uji F dengan rancangan " The Randomized Complete Block Design " diperoleh harga f hitung lebih besar dari F tabel, maka diteruskan dengan LSD test. Hasil LSD test yang didapat 66,033 ≫ sedangkan hasil perbedaan antar rata-rata ( x ) untuk kontrol dengan BHT 0,01 % adalah : 1619,085 - 1503,336 = 115,749 , sedangkan hasil perbedaan antar rata-rata ( x ) untuk kontrol dengan BHT 0,02 % adalah : 1619,085 - 1546,821 = 72,264. Dengan demikian dapat disimpulkan ada perbedaan yang bermakna antara kontrol .dengan perlakuan, yaitu penambahan BHT 0,01 % dan BHT 0,02 %. Sedangkan antara BHT 0,01 % dan BHT 0,02 % tidak ada perbedaan bermakna. Jadi kesimpulan yang diperoleh menunjukkan bahwa BHT 0,01 % dapat mencegah ketengikan minyak kelapa dalam penyimpanan selama enam minggu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 178/88 Par p
Uncontrolled Keywords: RANCIDITY
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
SAPARI PARTODIHARJO, 058010312UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMuhamad Zainuddin, DR.UNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 25 Mar 2013 12:00
Last Modified: 15 Jul 2016 10:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10332
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item