UJI AKTIVITAS ANTIKANKER EKSTRAK ETER DAN EKSTRAK METANOL LUMUT HATI (MARCHANTIA NITIDA LEHN. ET. LINDENB.) TERHADAP KULTUR SEL MIELOMA MENCIT DENGAN METODE VIABILITAS SEL

Rina Agustini, 050012315 (2006) UJI AKTIVITAS ANTIKANKER EKSTRAK ETER DAN EKSTRAK METANOL LUMUT HATI (MARCHANTIA NITIDA LEHN. ET. LINDENB.) TERHADAP KULTUR SEL MIELOMA MENCIT DENGAN METODE VIABILITAS SEL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-agustiniri-1553-kkbkk-2-k.pdf

Download (363kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-agustiniri-1553-ff6306-u.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit kanker merupakan penyebab kematian urutan kedua hampir di seluruh dunia. Pengobatan penyakit kanker yang ada pada umumnya berupa kemoterapi, pembedahan dan radiasi. Ketiga cara ini memiliki efek samping dan resiko yang cukup besar, terutama pengobatan dengan kemoterapi. Oleh karena itu mulai dicari tumbuh-tumbuhan yang dapat mengobati penyakit kanker. Keberhasilan penelitian aktivitas antikanker terhadap Marchantia polymorpha L. di Jepang memberikan harapan baru bagi dunia obat-obatan yang berasal dari tanaman tingkat rendah. Di Indonesia, penelitian serupa telah dilakukan terhadap Marchantia geminata Reinw. B1. Nees. menunjukkan bahwa lumut hati tersebut memiliki potensi sebagai antikanker. Dengan menggunakan pendekatan kemotaksonomi maka diduga Marchantia nitida Lehn. et Lindenb. juga memiliki aktivitas antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak eter dan ekstrak metanol Marchantia nitida Lehn. et Lindenb. memiliki aktivitas antikanker terhadap sel mieloma mencit dengan metode viabilitas sel dan untuk mengetahui harga LC50 dari masing-masing ekstrak. Bahan uji yang digunakan adalah ekstrak eter dan ekstrak metanol Marchantia nitida Lehn. et Lindenb. Untuk mendapatkan bahan tersebut dilakukan maserasi bertingkat dengan menggunakan pelarut eter dan metanol. Percobaan dilakukan secara in vitro menggunakan kultur sel mieloma mencit. Sel mieloma mencit dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif dan kelompok uji. Kelompok kontrol negatif diberi perlakuan penambahan media RPMI dan DMSO 10 %. Kelompok kontrol positif diberi perlakuan penambahan larutan etoposid dengan konsentrasi l μg/ml, 10 μg/ml dan 100 μg/ml. Kelompok uji diberi perlakuan larutan ekstrak eter dan ekstrak metanol Marchantia nitida Lehn. et Lindenb dengan konsentrasi masing¬masing 1 μg/ml, 10 μg/ml, 100 μg/ml dan 1000 μg/ml. Setelah diinkubasi selama 24 jam dalam inkubator CO2 5 % dilakukan penghitungan sel yang hidup dan sel yang mati dengan metode pewarnaan Tripan Blue. Data yang diperoleh juga dianalisis dengan menggunakan analisis Probit untuk mengetahui harga LC50 dari masing-masing ekstrak. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan Anava satu arah pada derajat kepercayaan 95 % untuk mengetahui apakah ada perbedaan hambatan viabilitas bermakna minimal satu pasang kelompok perlakuan. Untuk mengetahui kelompok perlakuan mana saja yang memberikan perbedaan, analisis dilanjutkan dengan uji HSD. Analisis dengan analisis Probit menunjukkan bahwa LC50 untuk ekstrak eter sebesar 353,5109 μg/ml . Sedangkan LC50 ekstrak metanol sebesar 288,6127 μg/ml. Nilai ini, berdasarkan NCI (National Cancer Institute) menyatakan bahwa kedua ekstrak tersebut tidak potensial sebagai antikanker. Tetapi hasil analisis dengan uji anava satu arah larutan uji ekstrak eter dan ekstrak metanol menunjukkan harga p < 0,05 yaitu 0,000. Terlihat bahwa ada perbedaan hambatan viabilitas bermakana antara kelompok uji dengan kontrol negatif. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak eter dan ekstrak metanol lumut hati Marchantia nitida Lehn. et Lindenb. mampu menghambat pertumbuhan sel Dapat disimpulkan bahwa ekstrak eter dan ekstrak metanol lumut hati Marchantia nitida Lehn. et Lindenb. memiliki aktivitas antikanker hanya saja kekuatannya lebih kecil dari persyaratan yang ditetapkan oleh NCI. Ekstrak metanol menunjukkan aktivitas antikanker yang lebih besar daripada ekstrak eter Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan isolasi dan identifikasi kandungan ekstrak metanol Marchantia nitidu Lehn. et Lindenb. yang berpotensi sebagai antikanker dan melakukan uji aktivitas antikanker dengan kultur sel kanker lainnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 63/06 Agu u
Uncontrolled Keywords: MICROBIAL VIABILITY COUNTS
Subjects: R Medicine
R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Rina Agustini, 050012315UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSUKARDIMAN, Drs. ,MSUNSPECIFIED
ContributorWIWIED EKASARI, Drs. ,MSi.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 02 Aug 2006 12:00
Last Modified: 25 Oct 2016 17:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10352
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item