PERBANDINGAN KINETIKA PERURAIAN N-4-KLOROBENZOIL SEFALEKSIN DAN SEFALEKSIN DENGAN PENGARUH SUHU MENGGUNAKAN METODE KOLORIMETRI

Chandra Widianti, 050012230 (2006) PERBANDINGAN KINETIKA PERURAIAN N-4-KLOROBENZOIL SEFALEKSIN DAN SEFALEKSIN DENGAN PENGARUH SUHU MENGGUNAKAN METODE KOLORIMETRI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-widiantich-1597-kkbkk-2-k.pdf

Download (375kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-widiantich-1597-ff6406-p.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sefaleksin adalah turunan sefalosporin, salah satu jenis antibiotika β-laktam, yang masih banyak digunakan untuk pengobatan penyakit infeksi. Stabilitas sefaleksin dipengaruhi oleh pH ; dalam media netral atau basa degradasi akan ter jadi dengan cepat, sedangkan dalam media agak asam cenderung untuk tetap stabil. Degradasi sefaleksin juga dipengaruhi oleh adanya panas, asam kuat, sinar ultraviolet dan enzim 5-laktamase (sefalosporinase). Untuk meningkatkan aktivitas antibakteri atau memperluas spektrum antibakterinya, dikembangkan beberapa turunan sefaleksin. Suko Hardjono dan kawan-kawan (2002) telah melakukan sintesis beberapa senyawa turunan sefaleksin, salah satunya adalah N-4-k1orobenzoil sefaleksin. Penambahan gugus 4-klorobenzoil akan mencegah serangan β-laktamase karena ada pengaruh halangan ruang terhadap cincin β-lakt am sehingga diharapkan N-4-klorobeiizoil sefaleksin memiliki stabilitas yang lebih baik dibanding sefaleksin sebagai senyawa induk, Untuk menunjang pemantaatannya sebagai obat baru, maka perlu diketahui data tentang stabilitas dari N-4 klorobenzoil sefaleksin. Parameter fisikokimia yang dapat menggambarkan stabilitas suatu senyawa adalah tetapan laju reaksi peruraian (k), waktu paruh(t1/2), dan energi aktivasi (Ea). Permasalanannya adalah, apakah senyawa N-4-klorobenzoil sefaleksin lebih stabil dibanding sefaleksin sebagai senyawa induk; ditinjau dan harga k, t1/2, dan Ea. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan stabilitas dari N-4-klorobenzoil sefaleksin dan sefaleksin. Stabilitas kimia dari sefaleksin dan N-4-klorobenzoil sefaleksin ditentukan dengan pemanasan larutan senyawa pada berbagai suhu 30°, 50°, 70°, dan 90°C selama 30, 60, 90, 120, dan 150 menit dalam larutan dapar fosfat pH 8,00. Dalam penelitian ini digunakan metode kolorimetri dengan menggunakan pereaksi hidroksilamin-Fe3+ untuk menentukan kadar senyawa. Metode kolorimetri dipilih Karena metode ini mudah dilakukan dan spesifik terhadap cincin β-laktam. Metode ini didasarkan atas reaksi antara hidroksilamin dengan gugus karbonil β-laktam cincin sefem dan membentuk sefaleksin hidroksamat, kemudian kompleks sefaleksin hidroksamat yang direaksikan dengan ion ferri akan menghasilkan warna dan serapannya dapat dibaca dengan spektrofotometer UV- Vis. Dari hasil penentuan kadar larutan uji pada berbagai suhu selama waktu tertentu dapat dibuat kurva hubungan antara log Ct/Co terhadap waktu. Hubungan yang linier ini menunjukkan bahwa reaksi peruraian sefaleksin dan N-4-klorobenzoil sefaleksin pada pH 8,00 mengikuti kinetika reaksi orde pertama. Harga tetapan laju reaksi peruraian (k) dapat diperoleh dari (-slope x 2,303), kemudian digunakan untuk menghitung harga waktu paruh (t1/2) dan energi aktivasi (Ea). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada semua suhu, harga tetapan laju reaksi peruraian (k) N-4-klorobenzoil sefaleksin lebih kecil dibanding sefaleksin, sehingga waktu paruh (t1/2) dan energi aktivasi (Ea) N-4-klorobenzoil sefaleksin lebih besar dibanding sefaleksin. Berdasarkan harga parameter - parameter fisikokimia yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwa N-4-klorobenzoil sefaleksin lebih stabil dibanding sefaleksin. Perlu untuk dilakukan uji stabilitas pada berbagai pH untuk melihat pengaruh pH terhadap stabilitas N-4-klorobenzoil sefaleksin. Bertitik tolak dari penelitian ini diharapkan senyawa N-4-klorobenzoil sefaleksin dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan obat karena selain aktivitas antibakterinya yang lebih besar terhadap Pseudomonas aeruginosa daripada senyawa induknya, data stabilitasnya juga sudah diketahui.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 64/06 Wid p
Uncontrolled Keywords: COLORIIMETRIC ANALYSIS
Subjects: R Medicine
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Chandra Widianti, 050012230UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNUZUL WAHYUNING DIYAH, Dra. ,Apt., M.SiUNSPECIFIED
ContributorRULY SUSILOWATI, Ir. Hj. M.S.UNSPECIFIED
ContributorSISWANDONO, Prof. Dr. Apt., M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 09 Aug 2006 12:00
Last Modified: 06 Jun 2017 20:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10356
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item