HUBUNGAN KADAR SENYAWA AKTIF N-(4-KLOROBENZOIL)SEFRADIN YANG DITETAPKAN SECARA IODOMETRI DENGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus ATCC 29293 (Diameter Daerah Hambatan)

Ira Purbosari, 050112360 (2006) HUBUNGAN KADAR SENYAWA AKTIF N-(4-KLOROBENZOIL)SEFRADIN YANG DITETAPKAN SECARA IODOMETRI DENGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus ATCC 29293 (Diameter Daerah Hambatan). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-purbosarii-1715-kkbkk-2-k.pdf

Download (329kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-purbosarii-1715-ff9106-h.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Untuk mendapatkan senyawa turunan baru sefradin yang memiliki stabilitas dan aktivitas lebih baik, dilakukan sintesis senyawa-senyawa turunan dari sefradin. Salah satu senyawa hasil sintesis yang dilakukan oleh Laboratorium Kimia Medisinal Fakultas Farmasi Universitas Airlangga adalah senyawa N-(4-klorobenzoil)sefradin, yang diperoleh dari hasil sintesis dengan menambahkan gugus 4-klorobenzoil pada gugus N-amino dari sefradin. Pada proses penyimpanan di pabrik obat, apotik dan konsumen yang dapat mencapai tahunan bahkan mendekati batas kadaluarsanya, sefradin dapat terurai sehingga kadar senyawa aktif yang terkandung tidak sesuai dengan kadar awal saat pembuatan. Penurunan kadar senyawa aktif akan sangat mempengaruhi aktivitas antibakteri. Dengan adanya penurunan kadar senyawa aktif maka dipandang perlu untuk dilakukan analisis secara kuantitatif terhadap senyawa aktifnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar senyawa aktif N-(4-Klorobenzoil)sefradin (akibat pemanasan) yang ditetapkan secara iodometri dengan aktivitas antibakteri yang dinyatakan dengan diameter daerah hambatan terhadap Staphylococcus aureus ATCC 29293. Untuk mendapatkan larutan uji dengan kadar senyawa aktif yang berbeda-beda dilakukan pemanasan pada suhu 50°C, 60°C, 70°C, 80°C dan pendiaman pada suhu kamar dengan masing-masing perlakukan selama 3 jam. Penentuan kadar larutan uji dilakukan secara kimia dan secara mikrobiologi untuk menentukan ada hubungan yang linier antara keduanya. Penentuan kadar larutan uji secara kimia dilakukan dengan metode difusi silinder menggunakan media Antibiotika-1. Hasil penelitian dan analisis data menggunakan uji regresi pada α = 0,05 menunjukkan adanya hubungan linier yang bermakna antara kadar senyawa aktif N-(4-Klorobenzoil)sefradin (akibat pemanasan) yang ditetapkan secara iodometri (variabel X) dengan aktivitas antibakteri yang dinyatakan dengan diameter daerah hambatan terhadap Staphylococcus aureus ATCC 29293 (variabel Y). Hubungan ini dinyatakan dengan persamaan garis Y = 0,380 x — 13,803 dengan harga n = 5, r = 0,958, dan F = 33,193.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 91/06 Pur h
Uncontrolled Keywords: CEPHRADINE; STAPHYLOCOCCUS AUREUS
Subjects: R Medicine
R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Ira Purbosari, 050112360UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBAMBANG TRI PURWANTO, Drs. ,MS., AptUNSPECIFIED
ContributorBAMBANG SOEKARJO, Prof. Dr. H. ,SUUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 22 Aug 2006 12:00
Last Modified: 18 Jul 2016 08:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10369
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item