IDENTIFIKASI MARKER EKSTRAK, FRAKSI, DAN PRODUK KAPSUL ARTOCARPUS CHAMPEDEN SPRENG DENGAN KCKT

Sulistyaningrum Nur Lichayati, 080710130 (2012) IDENTIFIKASI MARKER EKSTRAK, FRAKSI, DAN PRODUK KAPSUL ARTOCARPUS CHAMPEDEN SPRENG DENGAN KCKT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2012-lichayatis-24075-ff.-20---k.pdf

Download (403kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2012-lichayatis-20449-ff.20--k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Identifikasi suatu senyawa marker dapat digunakan untuk mengetahui konsistensi antar batch (Shukla, 2009). Senyawa marker adalah satu atau lebih senyawa yang secara alami terdapat dalam bahan tumbuhan dengan atau tanpa memiliki aktivitas farmakologi dan dipilih untuk tujuan kontrol kualitas oleh peneliti atau pabrik.Pemilihan senyawa marker tergantung pada beberapa faktor yaitu ; stabilitas senyawa, metode analisis, waktu dan biaya analisis, manfaatnya untuk identifikasi, relevansi dengan efek terapetik, indikator kualitas, dan stabilitas produk (McCutcheon, 2002). Kromatogafi lapis tipis ( KLT) dan HPLC yang banyak digunakan untuk menganalisis senyawa marker dalam suatu produk herbal untuk menentukan secara kualitatif dan mendeteksi jumlah kecil pengotor (Kuswaha, 2010). HPLC banyak digunakan dalam analisis sediaan produk obat baik untuk analisis kualitatif maupun kuantitaif. Salah satu analisis kualitatif yang dilakukan adalah dengan identifikasi suatu senyawa marker pada suatu tanaman. Penggunaan HPLC digunakan karena metode analisis ini mempunyai beberapa keuntungannya diantaranya adalah detektor yang dapat diganti-ganti, biaya yang lebih murah, presisi yang bagus (Patra et al., 2010). Artocarpus champeden Spreng atau dikenal dengan nama daerah cempedak banyak ditemukan di Indonesia dan digunakan antara lain sebagai bahan pangan, bahan bangunan, dan ramuan obat tradisioanl antara lain sebagai obat malaria, disentri, dan penyakit kulit (Hakim, 2006; Heyne, 1987). Penelitian ini merupakan rangkaian penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi adanya senyawa marker dalam ekstrak etanol, fraksi , serta produk kapsul ekstrak etanol cempedak yang dilakukan dengan metode KCKT, dengan kondisi analisis kolom RP 18 250 x 4 mm, fase gerak metanol : air (65:35), secara isokratik, kecepatan aliran 1 ml/ menit, volume injeksi 50 μL, suhu kolom 30ºC, stop time 25 menit, detection wavelength 385 nm. Menurut Mulja dan Suharman (1995) harga match factor berkisar dari 0 – 1000 secara umum dapat dikatakan bahwa : 1000 ( spektra tersebut identik dan harga MF = >990 spektra tersebut juga dikatakan identik atau MF = 900 – 990 (spektra dikatakan serupa sedangkan harga mf = < 900 spektra dikatakan berbeda). Profil spektrum dengan waktu retensi 15, 359 menit menunjukkan suatu profil yang identik dengan profil spektrum senyawa morachalkon –A . Profil spektrum puncak dengan waktu retensi 15,543 menit; 15,692 menit; dan 15,892 menit pada kromatogram ekstrak etanol kulit batang cempedak (Artocarpus champeden Spreng) dengan puncak kromatogram dengan waktu retensi 15,359 menit pada subfraksi 5 mempunyai spektrum yang identik yang ditunjukkan dengan nilai match factor lebih dari 950,000 dengan masing-masing nilai match factor 993,6366 ; 977,820 ; 982,2342. Profil spektrum puncak dengan waktu retensi 15,303 menit; 14,218 menit; dan 15,292 menit pada kromatogram fraksi kulit batang cempedak (Artocarpus chmapeden Spreng) dengan puncak kromatogram dengan waktu retensi 15,359 menit dan 14,218 menit pada subfraksi 5 mempunyai spektrum yang identik dengan nilai match factor > 950,000 dengan masing-masing nilai match factor 959,361 ; 994,111 ; 991,309 . Profil spektrum puncak dengan waktu retensi 16,491 menit; 15,758 menit; dan 15,507 menit pada kromatogram produk kapsul ekstrak kulit batang cempedak (Artocarpus champeden Spreng) dengan puncak kromatogram dengan waktu retensi 15,359 menit pada subfraksi 5 mempunyai spektrum yang identik 955,476 ; 951,747 ; 950,475.Sehingga dapat disimpulkan puncak kromatogram yang terdapat pada ekstrak, fraksi, dan produk kapsul ekstrak kulit batang cempedak ( Artocarpus champeden Spreng ) mempunyai puncak yang identik dengan senyawa marker yang terdapat dalam subfraksi 5 yang dinyatakan dengan nilai match factor >950,000.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF. 20 / 12 Lic i
Uncontrolled Keywords: MEDICINAL PLANTS
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS200-201 Pharmaceutical dosage forms
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmakognosi Fitokimia
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Sulistyaningrum Nur Lichayati, 080710130UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorACHMAD FUAD HAFID, Dr, MS., Apt.UNSPECIFIED
ContributorRakhmawati, Dra.M.Si.,Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 02 Jul 2012 12:00
Last Modified: 28 Jul 2016 04:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10387
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item