PENAPISAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KOMBINASI YOGURT DAN JUS TOMAT DIBANDINGKAN VITAMIN C

Nailatul Hidayah, 051011030 (2014) PENAPISAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KOMBINASI YOGURT DAN JUS TOMAT DIBANDINGKAN VITAMIN C. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-hidayahnai-35479-6.ringk-n.pdf

Download (833kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Radikal bebas merupakan salah satu pemicu penyakit kronis dan degeneratif seperti kanker, penyakit autoimun, penuaan, katarak, rheumatoid arthritis, kardiovaskuler dan neurodegenartif (Pham-Huy, 2008). Untuk menetralkan radikal bebas, tubuh manusia mensintesis antioksidan, namun pada keadaan tertentu sistem pertahanan pada manusia terhadap radikal bebas tidak cukup untuk mencegah kerusakan yang terjadi, sehingga suplemen makanan yang mengandung antioksidan dapat digunakan untuk membantu tubuh manusia mengurangi kerusakan oksidatif (Kullisar et al., 2003). Salah satu sumber antioksidan alami yang belum dimanfaatkan secara maksimal adalah tomat. Tomat mengandung senyawa-senyawa antioksidan diantaranya likopen, fenolik, flavonoid, vitamin C, dan vitamin E (Beutner et al., 2001). Sehingga dilakukan inovasi nutraceutical antioksidan dari tomat yang dikombinasi dengan yogurt yang mengandung probiotik Lactococcus lactis untuk mendapatkan manfaat yang bervariatif. Untuk itu diperlukan eksplorasi tentang aktivitas antioksidan pada perbandingan komposisi yogurt dan jus tomat. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan kombinasi optimal yogurt dan jus tomat dengan aktivitas antioksidan yang maksimal dengan cara menentukan IC50 sifat antioksidan kombinasi yogurt dan jus tomat (1:9, 2:8, 4:6, 5:5, 6:4 (b/b)) menggunakan metode DPPH dan membandingkan IC50 aktivitas antioksidan kombinasi yogurt dan jus tomat pada perbandingan dengan aktivitas antioksidan optimal dengan IC50 aktivitas antioksidan vitamin C. Sebelumnya dilakukan uji kompatibilitas yogurt tomat dilihat dari penampilan fisik dan angka lempeng total. Yogurt tomat pada kelima perbandingan memiliki penampilan fisik yang homogen dan tidak memisah namun yogurt tomat 1:9 tidak memenuhi syarat angka lempeng total. Syarat angka lempeng total adalah 107 cfu/g (SNI, 2009) sedangkan angka lempeng total yogurt tomat 1:9 adalah 2,38 x 106 cfu/g. Yogurt tomat pada perbandingan 2:8, 4:6, 5:5 memenuhi syarat angka lempeng total. Uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dilakukan secara spektrofotometri dengan mengukur penurunan absorbansi DPPH yang diakibatkan oleh sampel. Dibuat lima seri konsentrasi sampel dan diukur %peredaman DPPH pada menit ke-60, kemudian dibuat kurva regresi linier antara konsentrasi sampel dan %peredaman DPPH. Nilai IC50 adalah konsentrasi sampel yang dapat meredam DPPH sebesar 50%. Semakin kecil nilai IC50 semakin besar aktivitas antioksidan. Suatu zat dikatakan memilki aktivitas antioksidan yang kuat apabila memiliki nilai IC50 kurang dari 200 ppm (Blois, 1958). Untuk mengetahui kombinasi yogurt tomat yang memiliki aktivitas antioksidan optimal digunakan analisa statistik one-way ANOVA. Dari hasil pengamatan, didapatkan nilai IC50 jus tomat sebesar 7,22 x103 ppm setara dengan padatan terlarut 180,3771 mg. Nilai IC50 yogurt tomat perbandingan 1:9 tidak ditentukan karena tidak memenuhi syarat kompatibilitas, nilai IC50 yogurt tomat 2:8 tidak dapat ditentukan, nilai IC50 yogurt tomat 4:6, 5:5, dan 6:4 berturut-turut adalah 1,41 x104 ppm, 1,08 x104 ppm, 2,01 x104 ppm setara dengan padatan terlarut 353,6550 mg, 270,9862 mg, dan 503,4577 mg, sedangkan yogurt tidak mencapai nilai IC50. Besar %peredaman masing-masing sampel pada lima konsentrasi dibandingkan menggunakan analisis statistik one-way ANOVA dan dapat disimpulkan bahwa perbandingan komposisi yogurt tomat yang optimal adalah 5:5 karena memiliki aktivitas antioksidan yang sama dengan jus tomat dan lebih tinggi daripada yogurt. Rasio IC50 aktivitas antioksidan ekstrak aseton 80% yogurt tomat 5:5 dengan vitamin C sebesar 0,0258%, artimya aktivitas antioksidan dari vitamin C lebih besar daripada aseton 80% yogurt tomat 5:5, namun jika dikonversikan dalam kadar senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan dalam jus tomat, rasio aktivitas antioksidan yogurt tomat dibanding vitamin C adalah sekitar 56% sehingga dapat dikatakan bahwa yogurt tomat prospektif menjadi sumber antioksidan. Untuk mengetahui aktivitas antioksidan total dari yogurt tomat, diperlukan tambahan uji aktivitas antioksidan dengan metode yang lain.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2. FF. KF. 15-14 Hid p
Uncontrolled Keywords: ANTIOXIDANT; YOGURT
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Kimia Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Nailatul Hidayah, 051011030UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorIsnaeni, Dr. M.S., Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 05 Feb 2015 12:00
Last Modified: 02 Aug 2016 08:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10441
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item