AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI SUSU PROBIOTIK (Lactobacillus acidophilus - Lactobacillus bulgaricus) DAN PASTA TOMAT TERHADAP Eschericia coli FNCC-0091 DAN Staphylococcus aureus FNCC-0047

IZZA RAHMI HIDAYAH, 051011038 (2014) AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI SUSU PROBIOTIK (Lactobacillus acidophilus - Lactobacillus bulgaricus) DAN PASTA TOMAT TERHADAP Eschericia coli FNCC-0091 DAN Staphylococcus aureus FNCC-0047. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2015-izzarahmih-35483-6.ringk-n.pdf

Download (679kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
fulltext-2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Probiotik didefinisikan sebagai mikroba hidup dalam suplemen yang memberi manfaat kesehatan dengan memperbaiki keseimbangan mikroba dalam saluran pencernaan (Sullivan dan Nord, 2002). Bakteri yang digunakan sebagai probiotik berasal dari golongan bakteri asam laktat diantaranya Lactobacillus, Bifidobacterium, dan Streptococcus. Bakteri asam laktat menghambat pertumbuhan bakteri patogen dengan memproduksi substansi antibakteri seperti asam organik, hidrogen peroksida dan bakteriosin (Klewicka, 2004). Lactobacillus acidophilus telah diuji secara in vitro dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen enterik diantaranya Salmonella typhimurium, Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Clostridium perfringens dan Clostridium difficile (Rolfe, 2000). Tomat mengandung likopen yang cukup tinggi yaitu 8,8-42,0 g/gram berat basah dan menunjukkan daya antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Eschericia coli (Rao, 2007; Sung, 2007). Adanya komponen fenolik dan sterol pada ekstrak kloroform dan eter tomat menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, E. coli, dan Klebsiella pneumoniae (Naseer et al, 2012). Selain sebagai antibakteri, penambahan tomat pada susu probiotik mampu menstimulasi pertumbuhan L. acidophilus karena tomat menyediakan nutrisi seperti glukosa, fruktosa, magnesium dan mangan (Babu, 1992). Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antibakteri susu probiotik L. acidophilus, L. bulgaricus, L. acidophilus-L. bulgaricus, pasta tomat dan kombinasi susu probiotik L. acidophilus-L. bulgaricus dan pasta tomat dengan perbandingan 1:9 sampai dengan 9:1 v/v. Adanya kombinasi susu probiotik dan pasta tomat yang masing-masing sudah terbukti daya antibakterinya dengan mekanisme berbeda diharapkan mampu memberikan daya antibakteri lebih tinggi daripada masing-masing susu probiotik dan pasta tomat. Hasil penelitian diperoleh bahwa susu probiotik L. acidophilus dan L. bulgaricus memberikan aktivitas antibakteri terhadap E. coli dan S. aureus. Kombinasi susu probiotik L. acidophilus-L. bulgaricus pada perbandingan 8:2 v/v menghasilkan zona hambat terhadap E. coli dan S. aureus berturut turut sebesar 10,91 ± 0,03 mm dan 11,73 ± 0,25 mm. Pasta tomat memberikan aktivitas antibakteri terhadap E. coli sebesar 9,18 ± 0,10 mm. Kombinasi susu probiotik L. acidophilus-L. bulgaricus dan pasta tomat dengan perbandingan 9:1 v/v menghasilkan zona hambat sebesar 10,35 ± 0,22 mm terhadap E. coli.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2. FF. KF. 18-14 Hid a
Uncontrolled Keywords: ANTIBACTERIAL; LACTOBACILLUS; ESCHERICIA COLI
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Kimia Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
IZZA RAHMI HIDAYAH, 051011038UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorIsnaeni, Dr.Apt., MS.UNSPECIFIED
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 05 Feb 2015 12:00
Last Modified: 07 Jun 2017 16:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10443
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item