AKTIVITAS FIBRINOLITIK TEMPE KACANG MERAH (Vigna angularis) HASIL FERMENTASI Rhizopus oryzae FNCC 6078

Devi Anggraeni, 051011031 (2014) AKTIVITAS FIBRINOLITIK TEMPE KACANG MERAH (Vigna angularis) HASIL FERMENTASI Rhizopus oryzae FNCC 6078. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-anggraenid-35536-6.ringk-n.pdf

Download (954kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT-3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan aktivitas spesifik enzim fibrinolitik dalam bentuk crude enzyme, enzim hasil purifikasi parsial, dan enzim hasil kromatografi filtrasi gel. Pada penelitian, enzim didapatkan dari sampel yaitu tempe Vigna angularis (kacang merah) hasil fermentasi Rhizopus oryzae. Setelah terbentuk tempe, kemudian tempe dihomogenkan menggunakan buffer Tris HCl pH 5,0 dan disentrifus. Supernatan yang dihasilkan disebut crude enzyme yang selanjutnya dilakukan frezee dry. Pada saat akan dilakukan uji maka hasil frezee dry dilarutkan kembali menggunakan bufer fosfat pH 5,2. Larutan yang diperoleh dari ekstrak crude enzyme dipekatkan dengan menambahkan amonium sulfat ((NH4)2S04) yang berfungsi untuk mengendapkan protein dengan berbagai tingkat kejenuhan yaitu 0-30 %, 30-50 %, dan 50-70% untuk menentukan konsentrasi garam optimal sehingga didapatkan fraksi enzim. Fraksi-fraksi yang diperoleh diuji aktivitas enzim fibrinolitik dan konsentrasi proteinnya. Fraksi enzim dengan tingkat kejenuhan 30-50% memiliki aktivitas spesifik enzim tertinggi. Selanjutnya fraksi 30-50% dilanjutkan dengan melakukan kromatografi filtrasi gel. Sephadex G-100 sebagai fase diam dan buffer fosfat sebagai fase gerak. Kromatografi filtrasi gel dilakukan untuk memisahkan protein dari sisa garam sehingga protein yang didapatkan lebih murni. Eluasi dilakukan menggunakan FPLC dengan aplikasi Biologic DuoFlow System. Hasil fraksi enzim dari kromatografi filtrasi gel yang didapat belum bisa ditentukan aktivitas enzim fibrinolitiknya karena pada λ pengamatan fraksi enzim yang diperoleh berbeda dengan λ standar tirosin. Penentuan kadar protein menggunakan metode Bradford pada λ maks yaitu 594 nm. Uji aktivitas fibrinolitik menggunakan standar tirosin pada λ maks 276 nm. Hasil penelitian menunjukkan nilai aktivitas spesifik crude enzyme sebesar 0,8916 U/mg, fraksi enzim 30-50% hasil purifikasi parsial sebesar 3,0441 U/mg, fraksi enzim hasil kromatografi filtrasi gel belum dapat ditentukan. Nilai aktivitas spesifik enzim fibrinolitik oleh fraksi enzim hasil purifikasi parsial meningkat menjadi 3,41 kali dari crude enzyme.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2. FF. KF. 21-14 Ang a
Uncontrolled Keywords: FIBRINOLYTIC; RHIZOPUS ORYZAE
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH359-425 Evolution
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Kimia Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Devi Anggraeni, 051011031UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNoor Erma N.S., Prof. Dr. Apt.,UNSPECIFIED
ContributorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 06 Feb 2015 12:00
Last Modified: 07 Jun 2017 16:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10446
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item