PROFIL AKTIVITAS ENZIM FIBRINOLITIK TEMPE KACANG MERAH (Vigna angularis) HASIL PURIFIKASI PARSIAL - DIALISIS

Firda Nur Hanifah, 051011090 (2014) PROFIL AKTIVITAS ENZIM FIBRINOLITIK TEMPE KACANG MERAH (Vigna angularis) HASIL PURIFIKASI PARSIAL - DIALISIS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-hanifahfir-35545-6.ringk-n.pdf

Download (749kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Enzim merupakan salah satu biokatalisator yang memiliki peran yang sangat penting baik dibidang industri maupun kesehatan, salah satunya adalah enzim fibrinolitik. Dalam bidang kesehatan, enzim tersebut memiliki manfaat yang sangat besar dalam mengatasi berbagai jenis penyakit cardiovascular, karena dapat melisis bekuan fibrin dalam darah (Price et al, 2006). Tidak sedikit bahan makanan yang mampu menghasilkan aktivitas fibrinolitik, sebagai contoh adalah tempe kacang kedelai natto dari kacang merah (Chang Tien, 2012). Sehingga ditelitilah kemampuan fibrinolitik dari tempe kacang merah karena kandungan protein dan asam aminonya hampir sama bahkan lebih besar dibanding dengan kacang kedelai (Reyes-Moreno et al., 1993). Untuk mengetahui ada tidaknya aktivitas fibrinolitik pada tempe kacang merah, maka dilakukan uji kualitatif proteolitik dengan media Skim Milk Agar dan fibrinolitik dengan menggunakan fibrin plate. Adanya aktivitas keduanya ditandai dengan terbentuknya zona jernih di sekitar sampel ekstrak crude enzyme tempe kacang merah. Semakin besar diameter zona jernihnya semakin besar pula aktivitas fibrinolitik yang dihasilkan. Indeks proteolitik yang didapatkan sebesar (2,86 ± 0,23) mm yang berarti lebih besar 1,07 kali dibanding kontrol positif (natto). Tempe kacang merah ternyata memiliki indeks proteolitik 2,15 dan 2,46 kali lebih besar dibanding dengan kacang merah dan jamur Rhizopus oligosporus sendiri. Aktivitas fibrinolitik sampel diperoleh sebesar (3,03 ± 0,08) mm yang berarti lebih kecil 0,9 kali dibanding natto. Indeks fibrinolitik lebih rendah dibandingkan dengan proteolitiknya. Hal ini karena crude enzyme dari tempe kacang merah tersebut kecenderungan mampu memanfaatkan protein selain fibrin.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2. FF. KF. 24-14 Han p
Uncontrolled Keywords: FIBRINOLYTIC
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD241-441 Organic chemistry
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Kimia Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Firda Nur Hanifah, 051011090UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorA. Toto Poernomo, Drs. Apt., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 06 Feb 2015 12:00
Last Modified: 03 Aug 2016 03:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10449
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item