VALIDASI METODE ANALISIS PADA UJI DISOLUSI ONDANSETRON TABLET MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI

AISYAH HANI ABDUL KARIM, 051011260 (2014) VALIDASI METODE ANALISIS PADA UJI DISOLUSI ONDANSETRON TABLET MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2015-karimaisya-35577-6.ringk-n.pdf

Download (643kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan instrumen KCKT untuk mendapatkan metode uji disolusi yang dapat digunakan untuk analisis ondansetron tablet pada menit ke-30. Uji validasi metode yang dilakukan meliputi, spesifisitas, linieritas, akurasi, presisi, robustness, stabilitas larutan uji, serta perlu juga diketahui pengaruh filtrasi untuk memastikan bahwa filter yang digunakan juga sudah tervalidasi. Dalam penelitian ini dilakukan validasi metode uji disolusi untuk dua kadar, yaitu ondansetron 4 mg dan juga ondansetron 8 mg. Hal ini dikarenakan untuk memastikan bahwa kondisi terpilih dapat digunakan untuk mendapatkan hasil uji disolusi di dua kadar tersebut dengan hasil yang valid. Metode uji disolusi dalam penelitian ini menggunakan media HCl 0,1 N 500 mL dengan suhu 37 ± 0,5 °C serta menggunakan pengaduk tipe 2 menurut USP, tipe dayung dengan kecepatan engadukan 50 rpm. Sedangkan kondisi KCKT yang digunakan adalah kolom Phenomenex luna 5μm CN 100 A 250 x 4 mm, dengan fase gerak dapar fosfat pH 5,4 (50:50) serta volume injeksi 20 μl dengan kecepatan alir 1,5 mL/menit, yang diukur pada panjang gelombang 216 nm. Hasil ondansetron 4 mg, hasil selektivitas didapatkan harga Rs yaitu 9,003; dimana persyaratannya adalah Rs > 1,5. Pada penentuan linieritas didapatkan persamaan regresi y = 83055,0066x – 520,4776 serta koefisien korelasinya 0,9998. Angka ini masih memenuhi persyaratan harga koefisien korelasi > 0,9980. Jadi dapat dikatakan bahwa kurva ondansetron dengan kadar 1,631 – 10,512 mg/L vs area masih linear. Kemudian untuk akurasi dipersyaratkan % perolehan kembali yang diperoleh antara 95-105%. Yang mana dalam penelitian ini untuk masing-masing replikasi semuanya memenuhi rentang tersebut. Parameter selanjutnya adalah presisi, dalam penelitian ini dilakukan presisi antara, hasil yang dipersyaratkan apabila nilai Q <85% , maka selisih Q keduanya harus <10%. Sedangkan pada penelitian ini selisih keduanya adalah 0,32%, jadi dapat dikatakan memenuhi persyaratan. Kemudian hasil penentuan stabilitas yang dilakukan sekitar 5 jam diperoleh harga yang masih memenuhi persyaratan antara 98%

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2. FF. KF. 28-14 Kar v
Uncontrolled Keywords: ONDANSETRON
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Kimia Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
AISYAH HANI ABDUL KARIM, 051011260UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMoch.Yuwono, Prof.Dr. Rer.nat.H.Apt., MSUNSPECIFIED
Depositing User: Ani Sistarina
Date Deposited: 09 Feb 2015 12:00
Last Modified: 03 Aug 2016 03:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10453
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item