PENGARUH PENINGKATAN KADAR HPMC K4M TERHADAP PELEPASAN INDOMETASIN DART TABLET LEPAS LAMBAT METODE CETAK LANGSUNG

YUDHA SATRIA NUGRAHA, 050312841 (2009) PENGARUH PENINGKATAN KADAR HPMC K4M TERHADAP PELEPASAN INDOMETASIN DART TABLET LEPAS LAMBAT METODE CETAK LANGSUNG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-nugrahayud-9131-ff101_08.pdf

Download (245kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-nugrahayud-9131-ff101_08.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indometasin saat ini masih digunakan secara luas sebagai obat anti inflamasi non steorid (NSAID) terpilih yaitu penggunaanya 3 kali sehari. Indometasin merupakan bahan obat yang praktis tidak larut dalam air, sedangkan permeabilitasnya tinggi dan mempunyai waktu paruh 2-6 jam sehingga obat ini baik untuk dikembangkan menjadi sediaan lepas lambat. Telah diteliti pengaruh peningkatan kadar HPMC K4M terhadap pelepasan indometasin dari tablet lepas lambat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kadar HPMC K4M yang dapat memberikan pelepasan indometasin dalam tablet lepas lambat yang mendekati persyaratan. Untuk formulasi sediaan tablet lepas lambat ini dilakukan pencampuran indometasin-HPMC K4M dengan perbandingan 1:0,5; 1:1 dan 1:2 (Fl, F2 dan F3). Campuran tersebut dilakukan uji homogenitas, kemudian dicetak dengan menggunakan alat pencetak tablet (Hydrolic Press Graseby Specac ). Massa tablet dikempa dengan tekanan 2 ton selama 3 detik. Tablet yang telah jadi kemudian diuji kualitasnya. Untuk mengetahui mekanisme pelepasan indometasin dari tablet lepas lambat dilakukan penelitian secara in vitro dengan menggunakan media dapar fosfat pH 6,8 ± 0,05. Dari hasil uji disolusi diperoleh hasil bahwa dengan peningkatan kadar HPMC K4M memberikan pelepasan indometasin yang semakin menurun. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa hanya formula satu yang mendekati pelepasan sesuai dengan persyaratan, yaitu pada t 60 menit 19,92 f 0,96 % berada pada rentang 15-40%, t 120 menit 35,09 ± 1,19 % berada pada rentang 35-55 %, sedangkan t 240 menit 45,26 ± 2,18 % tidak masuk rentang 55-75 %. Sedangkan penambahan HPMC K4M pada formula 2 dan 3 memberikan pelepasan yang semakin menurun. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan kadar HPMC K4M dapat memperlambat pelepasan indometasin dari tablet lepas lambat. Tablet lepas lambat indometasin dengan matrik HPMC K4M memberikan kinetika pelepasan mengikuti kinetika orde satu dengan mekanisme pelepasan erosi yang dikendalikan oleh pengembangan matrik (Swelling Controlled Drug Release).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 101/08 Nug p
Uncontrolled Keywords: MEFENAMIC ACID; DRUGS
Subjects: R Medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
YUDHA SATRIA NUGRAHA, 050312841UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorACHMAD RADJARAM, Drs., Apt.UNSPECIFIED
ContributorDWI SETYAWAN, S.Si, M.Si.,Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 18 Feb 2009 12:00
Last Modified: 25 Oct 2016 22:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10521
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item