TERHADAP PROFIL PELEPASAN INDOMETASIN DALAM TABLET LEPAS LAMBAT INDOMETASIN L-ARGININ

HERMAN SUTANTO, 050312835 (2009) TERHADAP PROFIL PELEPASAN INDOMETASIN DALAM TABLET LEPAS LAMBAT INDOMETASIN L-ARGININ. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-sutantoher-9135-ff105_08.pdf

Download (281kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-sutantoher-9135-ff105_08.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Telah dikembangkan suatu sediaan yang dapat mengontrol pelepasan obat sehingga dapat mengurangi frekuensi penggunaan Indometasin dalam sehari serta dapat mengurangi efek samping iritasi lambung, yaitu sediaan lepas lambat Indometasin L-arginin. Indometasin adalah bahan obat yang praktis tidak larut air maka Indometasin diubah dulu menjadi senyawa garam yang larut dengan asam amino L-Arginin dengan harapan pelepasan bahan obat dalam matrik menjadi lebili mudah dan pelepasannya dapat terkendali. Pada penelitian ini akan diteliti pengaruh peningkatan kadar HPMC 90 SH 100.000 SR (1:0,25 ; 1:0,5 ; 1:1) terhadap pelepasan Indometasin dalam tablet lepas lambat Indometasin L-Arginin dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kadar HPMC 90 SH 100.000 SR yang dapat memberikan pelepasan Indometasin dalam tablet lepas lambat Indometasin L-Arginin yang memenuhi persyaratan USP 26 2003. Pembuatan senyawa garam dengan perbandingan berat teoritis 1:1 dibuat berdasarkan perbandingan kelarutan jenuh Indometasin pada LArginin.Selanjutnya dilakukan pembuatan massa cetak dan pencetakan tablet dengan metode cetak langsung dengan alat hidrolik press tekanan 2 ton selama 3 detik dan diameter punch 10 mm, kemudian dilakukan uji pelepasan Indometasin. Dari hasil uji disolusi diperoleh profil pelepasan Indometasin yang menurun dengan bertambahnya kadar HPMC 90 SH 100.000 SR. Pada FI profil kurva yang dihasilkan lebih tinggi dari pada F2 dan F3. Pada Fl diperoleh rata-rata % terlarut selama 4 jam sebesar 55,94%, F2 sebesar 36,57% dan F3 sebesar 25,61%. Dengan demikian semakin besar kadar HPMC 90 SH 100.000 SR maka prosen terlarut Indometasin akan semakin kecil, karena lapisan gel yang terbentuk akan semakin kental sehingga pelepasan Indometasin dari matrik HPMC 90 SH 100.000 SR semakin kecil. Untuk kinetika pelepasan Indometasin L-Arginin dalam tablet lepas lambat mengikuti model Higuchi, karena Indometasin telah diubah menjadi senyawa garam yang larut sehingga bahan obat yang berada didalam matriks mempunyai kadar yang lebih besar dibanding kadar bahan obat dalam media disolusi, karena adanya perbedaan inilah maka terjadi proses difusi. Sedangkan mekanisme pelepasan obat dari matriks mengikuti mekanisme difusi non fickian . Pelepasan dengan difusi non fickian menunjukkan bahwa pelepasan Indometasin dari matriks HPMC 90 SH 100.000 SR terjadi melalui difusi dan juga erosi. Dari data pelepasan Indometasin maka untuk Fl pelepasannya mendekati pada persyaratan USP 26 (2003) dan dapat dikembangkan pada sediaan tablet lepas lambat Indometasin L-Arginin dan juga disarankan pengembangan tablet lepas lambat Indometasin L-Arginin dengan jenis atau tipe matriks yang berbeda.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 105/08 Sut p
Uncontrolled Keywords: INDOMETACHIN; PILL; ARGININE
Subjects: R Medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
HERMAN SUTANTO, 050312835UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorACHMAD RADJARAM, Drs., Apt.UNSPECIFIED
ContributorDEWI ISADIARTUTI, Dra. Apt., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 18 Feb 2009 12:00
Last Modified: 25 Oct 2016 22:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10524
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item