PENGARUH ETANOL TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA SEDIAAN DAN PENINGKATAN PENETRASI PIROKSIKAM DALAM BASIS GEL CARBOMER ETD 2020

RIANI FAROZA, 050312808 (2009) PENGARUH ETANOL TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA SEDIAAN DAN PENINGKATAN PENETRASI PIROKSIKAM DALAM BASIS GEL CARBOMER ETD 2020. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-farozarian-9137-ff106_08.pdf

Download (282kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-farozarian-9137-ff106_08.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Piroksikam merupakan salah satu obat anti inflamasi golongan non steroid. Pada pemberian peroral piroksikam dapat menyebabkan gangguan GIT, pada pemberian secara parenteral dapat menimbulkan rasa sakit saat penyuntikan dan diperlukan tenaga medis, sedangkan pada pemakaian perektal menimbulkan rasa tidak nyaman. Untuk mengatasi hal tersebut piroksikam diformulasi dalam bentuk sediaan topikal yaitu gel. Piroksikain mempunyai kelarutan yang kecil dalam air sehingga ketersediaan obat untuk berpenetrasi menjadi kecil. Salah satu upaya untuk meningkatkan penetrasi piroksikam yaitu dengan enhancer misalnya etanol 95%. Pada penelitian ini telah dilakukan serangkaian proses untuk mengetahui pengaruh etanol 95% (5;7,5;100/o) terhadap karakteristik fisikokimia sediaan dan daya penetrasi piroksikam dalam sediaan gel carbomer ETD 2020. Evaluasi yang dilakukan yaitu uji homogenitas, pemeriksaan karakteristik fisikokimia sediaan meliputi organoleptis, pH dan daya sebar serta uji penetrasi dengan parameter fluks dan permeabilitas. Uji penetrasi dilakukan menggunakan suatu sel difusi dengan membran Millipore yang diimpregnasi dengan isopropil miristat. Penetapan kadar piroksikam yang terpenetrasi melewati membran pada selang waktu tertentu ditentukan dengan menggunakan spektrofotometer UV- Vis. Data yang diperoleh diuji statistika menggunakan anava one-way hingga diperoleh harga F hitung yang kemudian akan dibandingkan dengan harga F tabel. Bila harga F hitung lebih besar dari harga F tabel maka terdapat perbedaan bermakna minimal satu pasang data. Kemudian untuk mengetahui formula mana yang berbeda bermakna dilakukan uji Honestly Significant Difference (HSD) Pada pemeriksaan homogenitas dan reprodusibilitas diperoleh nilai % KV kadar rata-rata piroksikam antar cuplikan pada satu sediaan dan antar replikasi kurang dari 6%, maka dapat dikatakan bahwa kadar piroksikam dalam suatu sediaan dalam satu kali pembuatan cukup homogen dan reprodusibilitas antar replikasi dalam satu formula gel piroksikam telah tercapai. Sedangkan nilai recovery berkisar antara 79,83 – 93,10 %. Hasil pemeriksaan organoleptis pada berbagai formula diperoleh warna kuning jernih. Sedangkan intensitas warna pada Formula I, II dan III relatif lama tapi pada kontrol lebih kekuningan. Pada peningkatan kadar etanol bau yang dihasilkan makin meningkat dan terjadi penurunan konsistensi sediaan dibandingkan dengan kontrol. Hasil uji statistik pH sediaan pada berbagai formula menunjukkan F hitung lebih besar dari F tabel dan berdasarkan hasil uji HSD diketahui bahwa formula yang berbeda bermakna adalah kontrol dengan formula I, II, dan III sedangkan antara formula I, II dan III tidak terdapat perbedaan yang bermakna. Sehingga dapat disimpulkan penambahan etanol dengan kadar 5%, 7,5%, dan 10% akan menununkan pH sediaan. Hasil uji statistik kemampuan penyebaran pada berbagai formula didapatkan harga F hitung lebih kecil dari F tabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan etanol tidak mempengaruhi kemampuan penyebaran sediaan. Sedangkan basil uji statistik kapasitas penyebaran pada berbagai formula didapatkan hasil F hitung lebih besar dari F tabel. Berdasarkan hasil uji HSD diketahui bahwa tiap formula berbeda bermakna. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penambahan etanol dengan kadar 5%, 7,5 dan 10% menyebabkan peningkatan kapasitas penyebaran yang bermakna. Fluks merupakan jumlah piroksikam yamg terpenetrasi per satuan luas membran permenit. Permeabilitas didapatkan dari hasil pembagian antara nilai fluks dengan kadar bahan aktif dalam sampel sel difusi. Harga fluks untuk sediaan gel carbomer didapatkan pada kontrol 0,7843 ± 0,04 ~tg/cm2/menit, formula I 0,8065 ± 0,07 gg/cm2hnenit, formula 11 0,9230± 0,01 µg/cm2/menit and formula 111 0,97179 ± 0,03 gg/cm2/menit sedangkan harga permeabilitas yang diperoleh pada kontrol 1,58x10-3 ± 7,71x10-5 cm/menit, formula 1 1,61x10-3 ± 1,31x10 cm/menit, formula 11 1,84x10-3± 1,55x10-5 cm/menit dan formula III 1,92x10-3± 5,66x10-5 cm/menit. Dari uji statistik diperoleh harga F hitung lebih besar daripada harga F tabel. Dari uji HSD diketahui pada penambahan etanol pada konsentrasi 5% tidak mempengaruhi peningkatan fluks dan permeabilitas piroksikam 0,5% b/b dalam basis gel carbomer . Peningkatan penetrasi yang signifikan dimulai pada konsentrasi 7,5% dan 10%. Sedangkan pada peningkatan kadar etanol dari 7,5% ke 10% tidak berbeda bermakna terhadap harga fluks dan permeabilitas. Peningkatan tertinggi pada harga fluks dan permeabilitas berturutturut sebesar 18% dan 17% dibandingkan kontrol.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 106/08 Far p
Uncontrolled Keywords: PIROXICAM; ALCOHOL
Subjects: R Medicine
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
RIANI FAROZA, 050312808UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
ContributorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 18 Feb 2009 12:00
Last Modified: 07 Jun 2017 17:56
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10525
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item