PENGEMBANGAN MIKROPARTIKEL MUKOADESIF ATENOLOL- ALGINAT-CHITHOSAN DENGAN MIETODE ORIFICE IONIC GELATION (Pengaruh Jumlah Natrium Alginat Terhadap Karakteristik fisik dan daya adhesi Mikropartikel)

HARDIYO WAHYU BUDHIARTO, 050312684 (2009) PENGEMBANGAN MIKROPARTIKEL MUKOADESIF ATENOLOL- ALGINAT-CHITHOSAN DENGAN MIETODE ORIFICE IONIC GELATION (Pengaruh Jumlah Natrium Alginat Terhadap Karakteristik fisik dan daya adhesi Mikropartikel). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-budhiartoh-9171-ff41_08.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Atenolol merupakan β-bloker kardioselektif yang memiliki bioavailabilitas rendah karena absorbsi pada saluran cerna hanya 50-60 % dari dosis pemberian (Mc Evoy,1999). Bioavailabilitas atenolol dapat ditingkatkan dengan sistem mukoadesif. Mikropartikel mukoadesif dengan kombinasi chitosan dan natrium alginat dapat meningkatkan porositas dan stabilitas penjerapan bahan obat melalui reaksi elektrostatik. Chitosan memiliki karakteristik mukoadesif berkaitan dengan muatan positif yang dimiliki pada saat berada di lingkungan pH netral (misal seperti di intestin). Selain itu chitosan digunakan sebagai polimer mukoadesif karena mampu meningkatkan absorbsi beberapa bahan obat melewati barter lipid pada mukosa serta kemampuan chitosan dalam menginduksi pembukaan dari jembatan sel-sel epitel mukosa sehingga bahan obat lebih mudah masuk ke sirkulasi sistemik sedangkan natrium alginat memiliki sifat biokompatibel diharapkan dapat melepaskan atenolol secara lambat dan mencapai target dengan meningkatkan waktu kontak obat dengan mukosa. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui pengaruh jumlah natrium alginat terhadap ukuran dan morfologi mikropartikel, kandungan atenolol dalam mikropartikel, serta daya adhesi mikropartikel mukoadesif atenolol yang dibuat dengan metode orifice-ionic gelation. Metode ini diharapkan dapat menghasilkan ukuran mikropartikel yang homogen, sferis dan bebas mengalir. Pada penelitian mikropartikel atenolol dengan kombinasi polimer chitosan dan natrium alginat derngan perbandingan 1 : 0,25; 1 : 0,5; 1 : 0,75; dan 1 : 1. dibuat dengan metode orifice-ionic gelation menggunakan spuit injeksi jarum 26 G. Evaluasi terhadap mikropartikel mukoadesif atenolol meliputi uji mutu fisik mikropartikel antara lain distribusi ukuran dan morfologi mikropartikel serta dilakukan uji kandungan atenolol dalam mikropartikel sehingga di dapat hasil efisiensi enkapsulasi. Uji daya adhesi mikropartikel dengan metode wash-off pada jaringan lambung pada pH 1,2 ± 0,05 dan jaringan usus pada pH 6,8 ± 0, 1. Hasil penelitian menunjukkan rentang ukuran mikropartikel yang dihasilkan adalah berkisar antara 627,91-1255,81 µm dan ukuran meningkat dengan penambahan natrium algmat. Pada pemeriksaan kandungan atenolol dalam mikropartikel diperoleh efisiensi enkapsulasi F1= 8,08 %;F2 = 12,44 % ; F3 = 15,80 %;F4 = 27,49 %. Uji wash-off menunjukkan bahwa daya adhesi mikropartikel pada usus lebih besar dibandingkan dengan daya adhesi pada lambung yang ditunjukkan dengan banyaknya jumlah mikropartikel yang tertinggal pada usus yaitu F1 = 85,33 %; F2 = 82,00 %; F3 = 73,33 %; F4 = 64,67 % dibandingkan jumlah mikropartikel yang tertinggal pada lambung yaitu FI = 0,00 %; F2 = 0,00 %; F3 = 0,00 %; F4 = 3,33 % saat menit ke-120. Hal ini disebabkan chitosan memiliki muatan positif yang berinteraksi dengan muatan negatif dari residu asam sialat yang dikandung mukus. Selain itu juga kekasaran permukaan jaringan dimana jaringan usus memiliki permukaan yang lebih kasar dari permukaan jaringan lambung karena banyaknya fili pada permukaan jaringan usus berarti makin banyak celah untuk polimer berpenetrasi sehingga kontak awal baik dan tedadi penjeratan mikropartikel lebih lama sehingga daya adhesi pads usus lebih besar dibandingkan dengan days adhesi pada lambung. Hasil penelitian dapat disimpulkan peningkatan jumlah natrium alginat dapat meningkatkan ukuran dan efisiensi enkapsulasi mikropartikel atenolol. Uji wash-off dalam media lambung dengan pH 1,2 t 0,05 dengan meningkatkaa jumlah natrium alginat menyebabkan peningkatan daya adhesi mikropartikel pada lambung. Sedangkan peningkatan jumlah natrium alginat pada uji wash-off dalam media usus dengan pH 6,8 ± 0,1 menyebabkan penurunan days adhesi mikropartikel pada usus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 41/08 Bud p
Uncontrolled Keywords: ATENOLOL; ALGIMATES; CHITOSAN
Subjects: R Medicine
R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > R Medicine (General) > R5-130.5 General works
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
HARDIYO WAHYU BUDHIARTO, 050312684UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRETNO SARI, Drs. MSc.,Apt.UNSPECIFIED
ContributorDEWI ISADIARTUTI, Drs. M.Si., Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 20 Feb 2009 12:00
Last Modified: 07 Jun 2017 18:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10528
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item