PENGARUH KADAR HPMC K 100M TERHADAP PELEPASAN INDOMETASIN TABLET LEPAS LAMBAT DISPERSI PADAT INDOMETASIN-PEG 8000 (1:3)

MELLYSA KURNIASARI, 050312617 (2009) PENGARUH KADAR HPMC K 100M TERHADAP PELEPASAN INDOMETASIN TABLET LEPAS LAMBAT DISPERSI PADAT INDOMETASIN-PEG 8000 (1:3). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-kurniasari-9179-ff53_08.pdf

Download (212kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-kurniasari-9179-ff53_08.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh kadar Hidroksipropil metil selullosa ( HPMC K 1OOM ) yang diformulasi dalam dispersi padat indometasin- PEG 8000 (1:3) dengan perbandingan (1:1), (1:2), dan (1:3) terhadap pelepasan indometasin dari tablet lepas lambat. Kadar indometasin dalam dispersi padat (1:3) 300mg setara dengan 75 mg indometasin per tablet. Analisis pelepasan yang dilakukan meliputi analisis kinetika pelepasan, analisis mekanisme pelepasan, dan analisis kesesuaian terhadap persyaratan pelepasan yang tercantum pada USP XXV, 2002. Tablet lepas lambat indometasin ini dibuat dengan metode cetak langsung menggunakan mesin cetak tablet hidrohk press dengan tekanan 2 ton dan waktu pengempaan 3 detik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai dapar dalam formulasi sediaan tablet lepas lambat sistem dispersi padat dengan menggunakan matriks hidriofihk yaitu Hidroksipropil metil selullosa ( HPMC K 100M) yang dibuat dengan metode cetak langsung. Uji pelepasan dilakukan dalam media dapar fosfat pH 6,8 pada suhu 37 ± 0,5°C selama 4 jam, dan volume media disolusi sebanyak 900 ml. Dari hasil uji disolusi dapat disimpulkan bahwa penambahan HPMC K 100M berpengaruh terhadap pelepasan indometasin dari tablet lepas lambat. Semakin besar kadar HPMC K 100M maka pelepasan indometasin dari tablet lepas lambat akan semakin kecil. Hal ini dapat dilihat melalui persen pelepasan indometasin dari tablet formula I (1:1) lebih besar daripada formula II (1:2) dan formula III (1:3). Sediaan lepas lambat pelepasannya diharapkan mengikuti kinetika pelepasan order nol agar pelepasan obat terjadi secara konstan sehingga konsentrasi obat dalam plasma dapat dipertahankan dengan fluktuasi yang minimal (Shargel & Yu, 2005). Berdasarkan data hasil analisis kinetika pelepasan dapat disimpulkan bahwa kinetika pelepasan indometasin dari tablet lepas lambat formula I mengikuti kinetika order nol dengan harga (r2) = 0,9059, sedangkan formula II dan formula III mengikuti kinetika pelepasan order satu dengan harga (r2) berturut-turut adalah 0,9281 dan 0,9677. Mekanisme pelepasan indometasin dari tablet lepas lambat pada formula I dan II mengikuti mekanisme pelepasan difusi Fickian dengan nilai n (slope) adalah 0,3123 dan 0,4995. Sedangkan pada formula III mengikuti mekanisme pelepasan difusi non-Fickian dengan nilai n ( slope ) = 0,6374. Dan dari hasil penelitian dapat dikatakan bahwa Formula I merupakan formula yang lebih baik dibandingkan formula II dan III karena persen pelepasannya mendekati persyaratan pelepasan tablet lepas lambat yang ada pads USP XXV, 2002. Untuk dapat melihat lebih jelas profil pelepasan Indometasin dari tablet lepas lambat yang dihasilkan, diperlukan waktu pengujian pelepasan yang lebih lama dari 4 jam. Perlu dilakukan pula pengujian pelepasan indometasin dari tablet lepas lambat dengan matriks HPMC K 100M secara in vivo

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 53/08 Kur p
Uncontrolled Keywords: ATENOLOL; CONTROLED RELEASE PREPARATION
Subjects: R Medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
MELLYSA KURNIASARI, 050312617UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorACHMAD RADJARAM, Drs., Apt.UNSPECIFIED
ContributorDWI SETYAWAN, SSi., M.Si.,Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 20 Feb 2009 12:00
Last Modified: 25 Oct 2016 23:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10536
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item