FEDINA DEVI VALENTINA FORMULASI TABLET H1SAP EKSTRAK TEH HIJAU DENGAN BASIS MANITOL YANG DIBUAT DENGAN METODE GRANULASI BASAH (Pengaruh Kadar Gelatin Sebagai Bohan Pengikat Terhadap Mutu Fisik)

FEDINA DEVI VALENTINA, 050312797 (2009) FEDINA DEVI VALENTINA FORMULASI TABLET H1SAP EKSTRAK TEH HIJAU DENGAN BASIS MANITOL YANG DIBUAT DENGAN METODE GRANULASI BASAH (Pengaruh Kadar Gelatin Sebagai Bohan Pengikat Terhadap Mutu Fisik). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-valentinaf-9180-ff98_08.pdf

Download (184kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-valentinaf-9180-ff98_08.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Teh hijau memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Khasiat teh hijau ada pada komponen bioaktifnya yaitu polifenol yang merupakan antioksidan poten yang dapat berperan sebagai penangkap radikal bebas 100 kali lebih efektif daripada vitamin C dan 25 kali Iebih efektif daripada vitamin E. Untuk itu pada penelitian ini dikembangkan suatu inovasi yaitu bentuk sediaan yang berupa tablet hisap ekstrak teh hijau yang digunakan sebagai.food supplement (antioksidan). Dikembangkannya tablet hisap karena dalam penggunaannya dapat lebih efisien, praktis, dengan aseptibilitas yang tinggi tanpa mengurangi aspek kesehatan yang dimiliki teh. Pembuatan tablet hisap kompresi ini dilakukan dengan menggunakan metode granulasi basah, karena memiliki beberapa keuntungan yaitu sesuai untuk dosis besar yang memiliki aliran yang jelek, mencegah agregasi dari komponen selama proses pencampuran, meningkatkan kohesivitas dan kompresibilitas serbuk dengan adanya penambahan pengikat. Gelatin merupakan pengikat yang sering digunakan untuk pembuatan tablet hisap, dengan konsentrasi 1% - 3% dapat membentuk granul yang kuat dan tablet yang keras. Bahan pengisi tablet hisap non gula yang digunakan pada penelitian adalah manitol karena memiliki karakteristik kompresi yang balk, noncariogenic, memiliki tingkat kemanisan 50% menyerupai gula, dan memiliki sensasi dingin ketika tablet hisap melarut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kadar pengikat gelatin sebesar 1%, 2% dan 3%, terhadap mutu fisik tablet hisap ekstrak teh hijau yang dibuat dengan Cara granulasi basah serta untuk menentukan kadar gelatin optimal yang dapat menghasilkan mutu fisik tablet hisap ekstrak teh hijau yang baik. Proses tabletasi dilakukan dengan hvdruulic press menggunakan alat pencetak tablet berdiameter 13 mm dengan tekanan 1 ton selama 3 detik. Evaluasi yang dilakukan terhadap sediaan tablet hisap ini meliputi u.ji karakteristik granul dan uji mutu fisik tablet hisap. Uji mutu fisik tablet hisap yang dilakukan meliputi kekerasan, kerapuhan dan waktu melarut. Basil dari pemenksaan terhadap mutu fisik kerapuhan untuk semua formula Fl : 0,89 ± 0,03 %, F2 : 0,86 ±0,02 %, F3 : 0,74 ± 0,02 % dan F4 : 0,66 ± 0,02 %, memenuhi persyaratan (<]%). Untuk karakteristik kekerasan F 1: 10,38± 0,10 kP , F2: 13,42± 0,03 kP, F3: 15,12± 0,14 kP dan F4: 16,31 ± 0,00 kP, hanya formula 3 dan formula 4 yang memenuhi persyaratan (> 15kP), hal ini disebabkan dengan adanva peningkatan kadar gelatin dapat meningkatkan kekerasan tablet hisap, serta untuk hasil dari karakterisik waktu melarut F I : 7,46 ± 0, I 1 menit, F2 : 10,51 ± 0,21 menit, F3 : 23,81 ± 0,35 menit dan F4 : 39,39 ± 0,41 mcnit. Formula 4 tidak memenuhi persyaratan (>30 menit) dikarenakan kadar gelatin yang tinggi mengakibatkan lamanya waktu melarut dari tablet hisap. Berdasarkan analisa statistika ANAVA CRD pada derajat kepercayaan 0,95 (α = 0,05) diketahui untuk kekerasan , kerapuhan clan waktu melarut terdapat perbedaan yang bermakna antar formula. Dari seluruh pemeriksaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa peningkatan kadar pengikat gelatin dapat meningkatkan kekerasan dan waktu melarut tetapi menurunkan kerapuhan dari tablet hisap ekstrak teh hijau. Dari keempat formula yang telah diteliti dapat disimpulkan bahwa formula 3 dengan kadar pengikat gelatin 2% merupakan formula yang optimal karena memberikan kekerasan, kerapuhan dan waktu melarut yang telah memenuhi persyaratan pada tablet hisap.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 98/08 Val f
Uncontrolled Keywords: TABLETING; PARACETAMOL
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R856-857 Biomedical engineering. Electronics. Instrumentation
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
FEDINA DEVI VALENTINA, 050312797UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBAMBANG WIDJAJA, Drs. MSi.,Apt.UNSPECIFIED
ContributorRETNO SARI, Dra. M.Sc.,Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 20 Feb 2009 12:00
Last Modified: 25 Oct 2016 23:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10537
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item