MODEL PENGEMBANGAN BAHAN BAKU EKSTRAK TANAMAN Justicla gendarussa Burm. f. YANG BEBAS ALKALOID

ENI KURNIATININGSIH, 050110003E (2006) MODEL PENGEMBANGAN BAHAN BAKU EKSTRAK TANAMAN Justicla gendarussa Burm. f. YANG BEBAS ALKALOID. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-kurniatini-1603-ff9606-k.pdf

Download (350kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-kurniatini-1603-ff9606.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Salah satu kandungan kimia <font color="#FF0000">tanamanfont> Justicia <font color="#FF0000">gendarussafont> <font color="#FF0000">Burm.font> f. adalah alkaloid dan flavonoid. Pada <font color="#FF0000">tanamanfont> ini diketahui kandungan alkaloidnya sebesar 0,1 %. (Hegnaeur,1964). Diantaranya : 2-amino benzil alkohol; 2-amino-0-metil benzil alkohol; 2-(2'-amino-benzilamino) benzil alkohol; 2-(2'-amino¬benzil)-O-metil-benzil alkohol, sedangkan kandungan flavonoid dalam <font color="#FF0000">tanamanfont> Justicia <font color="#FF0000">gendarussafont> <font color="#FF0000">Burm.font> f. yaitu gendarusin A dan B. (Bambang, 2002). Alkaloid mempunyai sifat toksik, pahit, dapat menyebabkan mual, gelisah, bahkan gangguan syaraf. (Fong,1999). Di India dan Asia Tenggara, <font color="#FF0000">tanamanfont> gandarusa dimanfaatkan sebagai perangsang muntah. Alkaloid dihilangkan dari <font color="#FF0000">ekstrakfont> karena sifat — sifat yang dimiliki alkaloid serta kandungan kimia utama yang akan dimanfaatkan adalah flavonoid (gendarusin A), sehingga dengan hilangnya alkaloid, disarapkan efek utama dari flavonoid lebih besar. Dari penelitian ini, telah dilakukan <font color="#FF0000">pengembanganfont> <font color="#FF0000">bahanfont> <font color="#FF0000">bakufont> <font color="#FF0000">ekstrakfont> <font color="#FF0000">tanamanfont> Justicia <font color="#FF0000">gendarussafont> <font color="#FF0000">Burm.font> f. yaitu pembebasan alkaloid tanpa menghilangkan kandungan flavonoidnya dengan metode <font color="#FF0000">ekstrakfont>si dan dekok. Pada proses maserasi dilakukan <font color="#FF0000">ekstrakfont>si bertahap dengan pelarut dan metode yang berbeda. Pada pembuatan dekok daun segar dan simplisia daun, daun dipanaskan dalam panci infus pada titik didih air selama 30 menit. Kemudian dilakukan uji identifikasi alkaloid dan flavonoid dengan reaksi pengendapan, reaksi warna, kromatografi lapis tipis serta kromatografi cair kinerja tinggi untuk identifikasi secara kualitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode maserasi dan dekok dengan menggunakan pelarut yeng berbeda, kandungan alkaloid pada <font color="#FF0000">bahanfont> <font color="#FF0000">bakufont> <font color="#FF0000">ekstrakfont> <font color="#FF0000">tanamanfont> Justicia <font color="#FF0000">gendarussafont> <font color="#FF0000">Burm.font> f. tidak terdeteksi. Hal ini dapat ditunjukkan dari hasil uji reaksi pengendapan, reaksi warna, kromatografi lapis tipis serta kromatografi cair kinerja tinggi. Untuk identifikasi alkaloid dengan kromatografi lapis tipis dengan fase gerak CHC13 : aseton (1 : 2), diklormetan : metanol (9 : 1). Setelah disemprot dengan pereaksi dragendorff tidak menunjukkan adanya alkaloid. Dan untuk identifikasi flavonoid menggunakan fase gerak butanol : asam asetat glasial : air (4 : 1 : 5). Dengan penampak noda sitrat borat, uap amonia, serium sulfat, timbul warna kuning intensif yang menunjukkan positif flavonoid. Kemudian diamati dengan sinar UV-vis pada panjang gelombang 254 mu dan 365 nm.. Identifikasi dengan kromatografi cair kinerja tinggi menunjukkan bahwa semua <font color="#FF0000">ekstrakfont> mengandung gendarusin. Dari penelitian ini, disarankan perlu dilakukan penelitian <font color="#FF0000">pengembanganfont> lebih lanjut untuk uji kuantitatif serta uji aktivitas <font color="#FF0000">ekstrakfont> yang bebas alkaloid pada hewan coba.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK-2 KKB FF 96/ 06 Kur m
Uncontrolled Keywords: JUSTICIA; ALKALOIDS
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R5-130.5 General works
R Medicine > R Medicine (General) > R856-857 Biomedical engineering. Electronics. Instrumentation
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
ENI KURNIATININGSIH, 050110003EUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorACHMAD FUAD HAFID, Drs., MS., Apt.UNSPECIFIED
ContributorBAMBANG PRAJOGO, Dr. EW.. MSUNSPECIFIED
ContributorMULYADI TANJUNG, Drs. MS.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 10 Aug 2006 12:00
Last Modified: 26 Oct 2016 21:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10587
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item