PENENTUAN KOMPOSISI OPTIMAL BAHAN TABIR MATAHARI KOMBINASI OKSIBENSON - OKTILDIMETIL PABA DALAM BASIS GEL IHPMC SECARA IN VITRO

DIAN ANGGRAINI, 050112395 (2006) PENENTUAN KOMPOSISI OPTIMAL BAHAN TABIR MATAHARI KOMBINASI OKSIBENSON - OKTILDIMETIL PABA DALAM BASIS GEL IHPMC SECARA IN VITRO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-anggrainid-1604-ff9806-k.pdf

Download (333kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-anggrainid-1604-ff9806.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kulit selalu bersentuhan dengan faktor luar, misalnya sinar matahari. Penyinaran matahari mempunyai efek yang menguntungkan maupun yang merugikan. Paparan terhadap sinar matahari yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan kulit. Hal ini dapat dicegah dengan pemakaian sediaan tabir matahari. Untuk memperoleh perlindungan secara total terhadap sinar ultraviolet perlu dilakukan kombinasi dari bahan tabir matahari yang efektif pada rentang UV-A dan UV-B. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi optimal dari bahan tabir matahari kombinasi oksibenson dan oktildimetil PABA dalam basis gel HPMC. Untuk itu dibandingkan efektivitas dari sediaan tabir matahari dengan komposisi bahan aktif yang berbeda. Penentuan efektivitas sediaan tabir matahari dilakukan secara in vitro dengan cara mengukur serapan 10 ppm sampel menggunakan spektrofotometer pada rentang panjang gelombang 290-400 nm dengan nilai serapan terkecil 0,05. Dari nilai serapan yang diperoleh dapat dihitung nilai SPFnya. Dari penentuan efektivitas sediaan tabir matahari dengan perbandingan komposisi bahan aktif oksibenson dan oktildimetil PABA, dapat diketahui bahwa : Formula I (3:3) mempunyai nilai SPF 5,2862 ± 2,9227% (proteksi sedang); Formula II (3:5) mempunyai nilai SPF 8,3945 ± 1,7939% (proteksi maksimum); Formula III (3:7) mempunyai nilai SPF 15,0626 ± 0,5155% (proteksi ultra); Formula IV (4:3) mempunyai nilai SPF 5,5659 + 2,5065% (proteksi sedang); Formula V (4:5) mempunyai nilai SPF 7,3613 ± 1,8651% (proteksi ekstra); dan Formula VI (4:7) mempunyai nilai SPF 12,7542 ± 1,6233% (proteksi maksimum). Pada analisa data nilai SPF sediaan tabir matahari yang mengandung bahan aktif Oksibenson dan Oktildimetil PABA pada berbagai komposisi menggunakan metode "ONE WAY ANA VA" secara SPSS, diperoleh basil Fh;tung (1815,068) > Ftabel (3,11). Artinya ada perbedaan bermakna nilai minimal satu pasang nilai SPF dari keenam formula. Dari uji HSD, hasilnya adalah : Nilai SPF dari keenam Formula berbeda bermakna, kecuali nilai SPF antara Formula I dan IV tidak berbeda bermakna. Urutan nilai SPF keenam formula mulai dari yang terkecil adalah sebagai berikut : (Formula I dan IV) < (Formula V) < (Formula II) < (Formula VI) < (Formula III). Sehingga dapat disimpulkan bahwa komposisi optimal sediaan tabir matahari yang mengandung bahan aktif oksibenson dan oktildimetil PABA adalah Formula III, dengan perbandingan 3:7. Sediaan tersebut memberikan perlindungan ultra terhadap sinar matahari yang sesuai untuk daerah tropis dengan SPF 15.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK-2 KKB FF 98 /06 Ang p
Uncontrolled Keywords: SUNSCREENS(COSMETICS)
Subjects: R Medicine
R Medicine > R Medicine (General) > R856-857 Biomedical engineering. Electronics. Instrumentation
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
DIAN ANGGRAINI, 050112395UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTUTIEK PURWANTI, Dra. MSi.,Apt.UNSPECIFIED
ContributorTRISTIANA ERAWATI, Dra. MSI, Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 10 Aug 2006 12:00
Last Modified: 07 Jun 2017 19:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10588
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item