STUDI PERBANDINGAN DAYA ADSORBSI ANTARA ZEOLIT DAN NORIT TERHADAP LARUTAN DEKSTROSE 5 PERSEN DAN 10 PERSEN

IKA DEWI MANGESTI, 050112450 (2007) STUDI PERBANDINGAN DAYA ADSORBSI ANTARA ZEOLIT DAN NORIT TERHADAP LARUTAN DEKSTROSE 5 PERSEN DAN 10 PERSEN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-mangestiik-1627-ff123-06.pdf

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-mangestiik-1627-ff123-06.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Zeolit merupakan senyawa aluminosilikat terhidrasi yang mempunyai strukstur tiga dimensi dan mempunyai rongga/pori yang dapat diisi oleh kation maupun dengan molekul air tanpa merusak strukturnya sehingga mempunyai daya adsorbsi terhadap air dan dapat digunakan sebagai adsorben yang bersifat reversibel. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan daya adsorbsi norit dengan zeolit dengan kadar masing-masing 0,1; 0,3; 0,5% terhadap larutan dekstrose 5% dan 10%. Proses adsorbsi dilakukan dengan menggunakan metode pemanasan pada suhu ± 80°C dan metode penggojokan masing-masing selama 15 menit, analisis kadar dekstrose dilakukan dengan polarimeter. Hasil penelitian menunjukkan daya adsorbsi zeolit lebih rendah dibandingkan dengan norit. Pada larutan dekstrose 5% dengan kadar adsorben 0,1% dengan menggunakan metode pemanasan, jumlah dekstrose yang teradsorbsi oleh norit sebesar 4,3847% dan oleh zeolit sebesar 1,8437%. Sedangkan dengan menggunakan metode penggojokan, jumlah deksrose yang teradsorbsi oleh norit sebesar 3,7586% dan oleh zeolit sebesar 1,2291%. Setelah dilakukan uji statistik menggunakan metode Oneway-Anova menunjukkan bahwa daya adsorbsi antara norit dan zeolit pada kadar 0,1; 0,3; 0,5% terhadap larutan dekstrose 5% ada perbedaan. Setelah dilakukan uji HSD, hasil yang didapat menunjukkan pada kadar yang sama dari norit dan zeolit tidak ada perbedaan bermakna. Akan tetapi pada kadar 0,1% dan 0,3% terhadap kadar 0,5% norit dan zeolit menunjukkan perbedaaan bermakna. Daya adsorbsi zeolit pada berbagai kadar terhadap larutan dekstrose 10% lebih kecil dibandingkan dengan norit, baik itu menggunakan metode pemanasan maupun penggojokan. Pada kadar adsorben 0,1% dengan menggunakan metode pemanasan, jumlah dekstrose yang teradsorbsi oleh norit sebesar 3,8371% dan oleh zeolit sebesar 0,9780%. Sedangkan dengan menggunakan metode penggojokan, jumlah deksrose yang teradsorbsi oleh norit sebesar 3,5173% dan oleh zeolit sebesar 0,9686%. Daya adsorbsi antara norit dan zeolit pada kadar 0,1; 0,3 dan 0,5% terhadap larutan dekstrose 10% dengan metode pemanasan menunjukkan perbedaan yang bermakna (F hitung 110,926 > F tabel 3,11). Demikian juga dengan metode penggojokan juga ada perbedaan yang bermakna (F hitung 35,876 > F tabel 3,11). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa daya adsorbsi norit lebih besar dibandingkan dengan daya adsorbsi zeolit dengan konsentrasi 0,1; 0,3; dan 0,5% pada metode pemanasan dan penggojokan terhadap larutan dekstrose 10%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 123/06 Man s
Uncontrolled Keywords: ADSORPTION; DEXTROSE
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R5-130.5 General works
R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
IKA DEWI MANGESTI, 050112450UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSISWANDONO, Prof. Dr., MS., Apt.UNSPECIFIED
ContributorROBBY SONDAKH, Drs. MS., Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 14 Aug 2006 12:00
Last Modified: 26 Oct 2016 22:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10596
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item