KARAKTERISASI KOMPLEKS INKLUSI KARBAMAZEPIN-HIDROKSIPROPIL-β SIKLODEKSTRIN BENTUK PADAT DENGAN METODE SPRAY DRYING

Achmad Facrurrozi, 050312611 (2009) KARAKTERISASI KOMPLEKS INKLUSI KARBAMAZEPIN-HIDROKSIPROPIL-β SIKLODEKSTRIN BENTUK PADAT DENGAN METODE SPRAY DRYING. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-achmadfacr-8947-ff1208-k.pdf

Download (442kB)
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-facrurrozi-8588-ff1208.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Karbamazepin merupakan obat anti epilepsi non sedatif yang digunakan untuk mengobati status epileptikus konvulsif, untuk mengatasi hal ini sangat dibutuhkan karbamazepin dalam bentuk sediaan parenteral. Keuntungan sediaan parenteral adalah memiliki onset of action yang sangat cepat, dapat digunakan untuk obat yang tidak tahan terhadap cairan saluran cerna, dan dapat digunakan untuk pasien yang tidak dapat menerima pemberian secara oral seperti kondisi mual atau tidak sadar. Kelemahan karbamazepin dalam formulasi sediaan parenteral adalah kelarutannya dalam air yang sangat kecil yaitu kurang dari 200 μg/mL. Salah satu cara untuk meningkatkan kelarutan karbamazepin dalam air adalah dengan membentuk kompleks dengan sildodekstrin. Siklodekstrin alami memiliki aktivitas hemolitik dan nefrotoksik yang sangat tinggi. Akan tetapi hidrosipropil-(3-siklodekstrin yang merupakan derivat dari β siklodekstrin yang memiliki kelarutan sangat tinggi dalam air serta aktivitas hemolitik dan nefrotoksik yang jauh lebih rendah, dapat digunakan untuk pemberian parenteral. Karbamazepin dapat membentuk kompleks inklusi dengan hidroksipropil β-siklodekstrin dengan perbandingan molar 1:1. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik dari kompleks inklusi karbamazepin–hidroksipropil-β-siklodekstrin bentuk padat dengan menggunakan metode analisis spektrofotometri inframerah, difraksi sinar-X, dan Differential Thermal Analysis. Karakteristik kompleks inklusi dibandingkan dengan bahan tunggal karbamazepin, hidroksipropil-β-siklodekstrin dan juga campuran fisik dari bahan pembentuknya. Kompleks inklusi dalam bentuk padat dapat dibuat dengan metode kneading, kopresipitasi, spray drying dan freeze drying. Pembentukan kompleks menggunakan metode spray drying memberikan banyak keuntungan antara lain : waktu pengeringan yang cepat, proses pengeringan menggunakan suhu yang rendah, ukuran partikel yang dihasilkan seragam, bentuk partikelnya sferis sehingga memiliki sifat alir serbuk yang baik, dan biayanya murah. Pembentukan kompleks inidusi dilakukan dengan mencampur karbamazepin dan hidroksipropil-β-siklodekstrin dalam keadaan terlarut dan dikeringkan menggunakan metode spray drying. Karakterisasi dilakukan terhadap bahan dasar, campuran fisik (1:1) dan kompleks inklusi dalam bentuk kering, dengan menggunakan metode Differential Thermal Analysis (DTA), difraktometer sinar X, dan spektrofotometer inframerah. Hasil karakterisasi dengan Differential Thermal Analysis menunjukkan hilangnya titik lebur karbamazepin dalam kompleks inklusi. Hasil karakterisasi dengan difraktometer sinar-X, memperlihatkan terjadi penurunan derajat kristalinitas karbamazepin. Hal ini terlihat pada difraktogram kompleks inklusi jika dibandingkan dengan difraktogram campuran fisiknya. Difraktogram kompleks inklusi menunjukkan karakater amorf, sedangkan difraktogram campuran fisiknya menunjukkan pola kristalin dari karbamazepin bercampur dengan pola amorf dari hidroksipropil- β-siklodekstrin. Spektrum yang dihasilkan dari karakterisasi menggunakan spektrofotometer inframerah memperlihatkan hilangnya serapan dari gugus karbonil (C=O) dan pita serapan dari gugus aromatik (C=C). Hilangnya serapan dari dua gugus yang dimiliki karbamazepin tersebut dimungkinkan karena adanya interaksi antara karbamazepin dengan hidroksipropil- 3-siklodekstrin pada pembentukan kompleks. Kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan adalah kompleks inklusi menunjukkan karakteristik yang berbeda dengan bahan pembentuknya maupun campuran fisik dari bahan pembentuknya. Karakteristik yang berbeda sangat mungkin disebabkan adanya interaksi antara karbamazepin dan hidroksipropil-fi¬siklodekstrin dalam membentuk kompleks inklusi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FFF 12/08 Fac k
Uncontrolled Keywords: EPILEPSI; DRUG THERAPY
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R5-130.5 General works
R Medicine > R Medicine (General) > R856-857 Biomedical engineering. Electronics. Instrumentation
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Achmad Facrurrozi, 050312611UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDEWI ISNADIARTI, Dra. M.Si.UNSPECIFIED
ContributorSOEMARTINA, Dra. S., MARS.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 27 Jan 2009 12:00
Last Modified: 08 Jun 2017 17:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10675
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item