VALIDASI METODE ANALISIS KUANTITATIF CAMPURAN PARASETAMOL DAN PROPIFENAZON DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis SECARA SIMULTAN

MUHAMMAD FAIZAL AKBAR, 050312656 (2009) VALIDASI METODE ANALISIS KUANTITATIF CAMPURAN PARASETAMOL DAN PROPIFENAZON DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis SECARA SIMULTAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-akbarmuham-9005-ff1408-k.pdf

Download (416kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-akbarmuham-8762-ff1408.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perkembangan industri farmasi yang begitu pesat di Indonesia membuat obat yang beredar di masyarakat semakin banyak, salah satu kombinasi bahan aktif yang banyak beredar di pasaran adalah kombinasi antara Parasetamol dan Propifenazon dengan perbandingan 3 : 2 yang terdapat pada obat sakit kepala dan sakit gigi. Untuk melindungi masyarakat dari penggunaan obat yang tidak memenuhi syarat mutu, keamanan maupun manfaatnya maka perlu dilakukan kontrol kualitas dari suatu sediaan farmasi (BPOM RI). Sebelum melakukan kontrol kualitas perlu dilakukan suatu validasi metode analisis yang cepat, akurat dan relatif murah yaitu salah satunya dengan menggunakan spektrofotometri UV-¬Vis. Berdasarkan profil spektra dari masing-masing bahan obat tersebut didapatkan spektra yang tumpang tindih sehingga campuran antara parasetamol dan propifenazon dapat ditentukan menggunakan cara simultan. Penetapan kadar Parasetamol dan Prop ifenazon secara simultan dilakukan pada perbandingan Parasetamol : Propifenazon 7,5 ppm : 10 ppm dalam pelarut asam klorida 0,1 N dengan panjang gelombang terpilih yaitu pada panjang gelombang 241 nm dan 221 nm. Pada pembuatan campuran Parasetamol dan Propifenazon baik tanpa bahan tambahan maupun dengan bahan tambahan dalam berbagai perbandingan, pada larutan terakhir yang akan diukur serapannya perlu ditambahkan larutan standar campuran Parasetamol dan Propifenazon sebanyak 2,5 ppm dan 5 ppm agar diperoleh perbandingan yang sesuai dengan pada waktu penentuan panjang gelombang terpilih. Pada uji linieritas campuran bahan obat Parasetamol dan Propifenazon, koefisien relasi (r) hitung Parasetamol pada panjang gelombang 221 nm adalah 0,9999 dan pada 241 nm adalah 0,9999 lebih besar dari r tabel (0,878). Sedangkan untuk Propifenazon pada panjang gelombang 221 nm adalah 0,9999 dan pada 241 nm adalah 0,9999 lebih besar dari r tabel (0,878), sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang linier antara kadar campuran Parasetamol dan Propifenazon dengan absorban. Nilai absorbtivitas yang didapat untuk parasetamol pada panjang gelombang 221 nm sebesar 0,0350 dan pada 241 nm sebesar 0,0653. sedangkan absorbtivitas untuk Propifenazon pada panjang gelombang 221 nm sebesar 0,0386 dan pada 241 nm sebesar 0,0404. Untuk akurasi dan presisi dibuat larutan sampel campuran Parasetamol dan Propifenazon tanpa bahan tambahan dan dengan bahan tambahan dengan masing-masing dua macam perbandingan yaitu Parasetamol tetap-propifenazon berubah dan Parasetamol berubah-Propifenazon tetap. Adanya bahan tambahan dalam simulasi tablet tidak mempengaruhi perhitungan penetapan kadar yang dilakukan sebab spektra serapan yang diberikan campuran tanpa bahan tambahan maupun dengan bahan tambahan tidak berbeda. Akurasi yang didapat dari campuran bahan obat tanpa bahan tambahan dengan Parasetamol berubah-Propifenazon tetap untuk Parasetamol adalah 100,26 % dengan (KV) 1,23 % dan untuk Propifenazon adalah 100,22 % dengan (KV) 1,39% untuk Parasetamol tetap-Propifenazon berubah akurasinya untuk Parasetamol adalah 100,52 % dengan (KV) 0,91 % dan untuk Propifenazon adalah 100,44 % dengan (KV) 0,80 %. Sedangkan Parasetamol berubah-Propifenazon tetap dengan bahan tambahan akurasinya untuk Parasetamol adalah 100,16 % dengan (KV) 1,14 % dan untuk Propifenazon adalah 100,16 % dengan (KV) 1,11 % untuk Parasetamol tetap-Propifenazon berubah dengan bahan tambahan akurasinya untuk Parasetamol 100,26 % dengan (KV) 0,86 % dan untuk Propifenazon adalah 100,24 % dengan (KV) 0,84 % sehingga dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa akurasi dan presisi dari Parasetamol dan Propifenazon masuk dalam persyaratan validasi Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa untuk penetapan kadar campuran Parasetamol dan Propifenazon dapat digunakan metode spektrofotometri UV-Vis secara simultan karena merupakan metode yang relatif murah dan mudah yang dapat menghasilkan ketelitian dan ketepatan yang tinggi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 14/08 Akb v
Uncontrolled Keywords: PARACETAMOL; SPECTROPHOTOMETRY
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
R Medicine > R Medicine (General) > R856-857 Biomedical engineering. Electronics. Instrumentation
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
MUHAMMAD FAIZAL AKBAR, 050312656UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSOEDARTO, Drs. Apt.UNSPECIFIED
ContributorSOEBAHAGIONO, Drs. Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 03 Feb 2009 12:00
Last Modified: 08 Jun 2017 18:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10684
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item