PEMISAHAN SENYAWA TERPENOID DARI EKSTRAK n-HEKSANA UMBI Merremia mammosa (Lour.) Hallier f. (Fraksi Gradien n-Heksana : Etil asetat dengan Nilai Rf 0,64)

Nina Pristianti, 050610111 (2010) PEMISAHAN SENYAWA TERPENOID DARI EKSTRAK n-HEKSANA UMBI Merremia mammosa (Lour.) Hallier f. (Fraksi Gradien n-Heksana : Etil asetat dengan Nilai Rf 0,64). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
COVER.doc - gdlhub-gdl-s1-2011-pristianti-16319-ff2011-p.pdf

Download (103kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-pristianti-16319-ff2011-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pemisahan senyawa terpenoid ekstrak n-heksana umbi Merremia mammosa (Lour.) Hallier f. telah dilakukan. Umbi Merremia mammosa (Lour.) Hallier f. diekstraksi dengan metode maserasi dengan pelarut n-heksana. Kemudian diuapkan dengan rotavapour sehingga menjadi ektrak kental. Hasil skrining fitokimia ekstrak n-heksana umbi Merremia mammosa (Lour.) Hallier f. antara lain : reaksi warna dengan anisaldehid H2SO4 menghasilkan warna merah ungu dan reaksi warna Liebermann – Burchad menghasilkan warna merah muda artinya ekstrak positif mengandung terpenoid. Pemisahan dilakukan dengan kromatografi cair vakum, pelarut yang digunakan n-heksana : etil asetat dengan perbandingan konsentrasi pelarut gradien dimulai dari 100% : 0% sampai n-heksana : etil asetat 50% : 50%. Pemisahan dilanjutkan dengan kromatografi kolom lambat menggunakan fase diam silika gel 60 (0,063-0,200 mm) dan fase gerak n-heksana : CHCl3 : etil asetat = 60 : 35 : 5. Kemudian subfraksi 22 dan 23 hasil kromatografi kolom lambat dipisahkan lagi menggunakan metode KLT preparatif, dengan fase gerak n-heksana : CHCl3: etil asetat = 80 : 10 : 10, dan fase diam silika gel 60 GF254 , didapatkan isolat masing-masing sebanyak 13 mg dan 9,4 mg yang mempunyai Rf yang sama yaitu 0,57 sehingga isolat tersebut digabungkan menjadi sebanyak 22,4 mg. Isolat total tersebut murni secara kromatografi lapis tipis dan kromatografi lapis tipis bidimensional, dengan penampak noda anisaldehid H2SO4 berwarna merah ungu, menghasilkan noda tunggal. Dari data spektrogram UV-Vis didapatkan isolat mempunyai panjang gelombang maksimum 210 nm. Sedangkan dengan Spektrofotometer FT–IR didapatkan bahwa isolat ekstrak n-heksana mengandung gugus gugus gugus O–H yang terikat pada atom C, karbonil (C=O), karbon ikatan rangkap (C=C) yang tidak terkonjugasi, serta gugus metilena (CH2), gugus metil (CH3) dan gem dimetil. Untuk penelitian selanjutnya, perlu dilakukan elusidasi struktur senyawa hasil pemisahan menggunakan Spektrofotometer 1H – NMR, 13C – NMR dan Spektroskopi Massa untuk mengetahui secara pasti struktur kimianya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 20/11 Pri p
Uncontrolled Keywords: TERPENOID
Subjects: R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmakognosi Fitokimia
Creators:
CreatorsEmail
Nina Pristianti, 050610111UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMANGESTUTI AGIL, Dr. Hj., MS., AptUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Septian Eko Budianto
Date Deposited: 18 Aug 2011 12:00
Last Modified: 04 Oct 2016 11:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10740
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item