VALIDASI METODE KLT-DENSITOMETRI UNTUK PENETAPAN KADAR SINENSETIN DALAM EKSTRAK DAUN KUMIS KUCING (Orthosiphon stamineus Benth.)

MARIA GIRE, 050610041 (2010) VALIDASI METODE KLT-DENSITOMETRI UNTUK PENETAPAN KADAR SINENSETIN DALAM EKSTRAK DAUN KUMIS KUCING (Orthosiphon stamineus Benth.). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
COVER SKRIPSI.doc - gdlhub-gdl-s1-2011-giremaria-16548-ff1001-p.pdf

Download (139kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-giremaria-16548-ff1001-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Suatu pengembangan metode analisis membutuhkan tahap validasi metode sebagai jaminan bahwa data yang dihasikan adalah valid. Dalam penelitian ini dilakukan validasi metode KLT-Densitometri untuk penetapan kadar sinensetin yang merupakan senyawa marker dari daun kumis kucing, dengan parameter uji selektivitas, linearitas, batas deteksi, batas kuantitasi, akurasi dan presisi untuk penetapan kadar sinensetin dalam ekstrak daun kumis kucing (Orthosiphon stamineus Benth.). Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah daun kumis kucing (Orthosiphon stamineus Benth.) yang dipanen pada pagi hari pkl 07.00, siang hari pkl 12.00 dan sore hari pkl 17.00. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Metode yang digunakan adalah Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan fase diam silica gel F254 dan fase gerak terpilih adalah kloroform : etil asetat = 16:1. Panjang gelombang maksimum terpilih pada 337 nm. Pada uji linearitas diperoleh harga r = 0,9994 dan Vxo = 3,07%. Hasil penentuan BD dan BK untuk λ 337 nm adalah 0,0247 ng dan 0,0824 ng. Presisi ditentukan dengan menghitung nilai koefisien variasi (KV). Nilai KV dari penetapan kadar sinensetin yang diperoleh untuk ketiga sampel masing-masing adalah 0,80%; 3,40%, dan 1,64%. Nilai ini memenuhi persyaratan bahan alam secara umum yaitu KV < 5%. Akurasi ditentukan dengan menghitung persen rekoveri. Untuk sampel 1 adisi 80% diperoleh persen rekoveri rata-rata dan nilai KV yaitu (88,46% ± 2,46) dan 2,78 %, untuk adisi 100% diperoleh persen rekoveri rata-rata dan nilai KV yaitu (88,46 ± 2,69) dan 3,04 % dan adisi 120% diperoleh persen rekoveri ratarata dan nilai KV yaitu (91,96% ± 3,64) dan 3,95%. Untuk sampel 2 adisi 80% diperoleh persen rekoveri rata-rata dan nilai KV yaitu (95,46% ± 4,84) dan 4,94%, adisi 100% diperoleh persen rekoveri rata-rata dan nilai KV yaitu (88,99 ± 4,47) dan 4,97% dan adisi 120% diperoleh persen rekoveri rata-rata dan nilai KV yaitu viii (91,24 % ± 4,46) dan 4,80%. Untuk sampel 3 adisi 80% diperoleh persen rekoveri rata-rata dan nilai KV yaitu (91,87 ± 2,99) dan 3,26 %, adisi 100% diperoleh persen rekoveri rata-rata dan nilai KV yaitu (92,03% ± 4,78) dan 5,20%, adisi 120% diperoleh persen rekoveri rata-rata dan nilai KV yaitu (91,53% ± 4,31) dan 4,71%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 100/11 Gir v
Uncontrolled Keywords: Densitometry
Subjects: R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
MARIA GIRE, 050610041UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRakhmawati, Dra.,Apt.,M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Tn Septian Eko Budianto
Date Deposited: 16 Sep 2011 12:00
Last Modified: 21 Sep 2016 01:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10815
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item