Keburaman Laba Dan Risiko Stock Crash: Implikasi Empiris Pada Bursa Efek Indonesia

Felizia Arni Rudiawarni (2020) Keburaman Laba Dan Risiko Stock Crash: Implikasi Empiris Pada Bursa Efek Indonesia. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN DEPAN)
1 HALAMAN DEPAN .pdf

Download (1MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2 ABSTRAK .pdf

Download (44kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
3 DAFTAR ISI .pdf

Download (105kB)
[img] Text (BAB I)
4 BAB I PENDAHULUAN .pdf

Download (148kB)
[img] Text (BAB 2)
5 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only until 2024.

Download (224kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
6 BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS.pdf
Restricted to Registered users only until 2024.

Download (107kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
7 BAB 4 METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only until 2024.

Download (213kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
8 BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only until 2024.

Download (561kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6)
9 BAB 6 SIMPULAN DAN SARAN.pdf
Restricted to Registered users only until 2024.

Download (92kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10 DAFTAR PUSTAKA .pdf

Download (222kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
11 LAMPIRAN .pdf
Restricted to Registered users only until 2024.

Download (494kB) | Request a copy
[img] Text (EMBARGO)
Embargo.pdf
Restricted to Registered users only

Download (565kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris mengenai pengaruh keburaman laba terhadap risiko terjadinya stock crash. Laba dikatakan buram apabila laba yang dilaporkan tidak mampu mencerminkan kinerja ekonomis perusahaan yang sesungguhnya. Keburaman tersebut bisa berupa keburaman laba konservatif (berupa konservatisme bersyarat dan konservatisme tidak bersyarat) maupun keburaman laba agresif. Keburaman laba yang timbul dari praktik akuntansi tersebut memiliki karakteristik dan dampak yang berbeda terhadap laba yang dilaporkan. Keburaman laba akan menyebabkan valuasi yang tidak tepat yang berdampak terhadap stock crash di kemudian hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengambil obyek penelitian perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010 hingga 2018, kecuali perusahaan yang bergerak di sektor keuangan. Total observasi dalam penelitian ini adalah 929 tahun-perusahaan. Risiko stock crash diukur dari kemencengan negatif return spesifik mingguan masing-masing perusahaan setiap periode. Konservatisme bersyarat diperoleh dari nilai C-SCORE masing-masing perusahaan. Konservatisme tidak bersyarat diukur berdasarkan proporsi rata-rata berjalan total akrual terhadap total aset. Agresivitas akuntansi diperoleh dari total berjalan akrual diskresioner dari Modified Jones Model dari tiga periode sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konservatisme bersyarat mampu menurunkan risiko stock crash, sedangkan konservatisme tidak bersyarat dan agresivitas akuntansi meningkatkan risiko terjadinya stock crash. Temuan juga menunjukkan bahwa pengaruh agresivitas akuntansi terhadap risiko stock crash lebih besar magnitudenya dibanding dengan konservatisme bersyarat dan konservatisme tidak bersyarat. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa bukti empiris dari teori keuangan keperilakuan, dimana investor mengalami bias dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini memiliki kebaruan, dimana dalam penelitian ini menempatkan konservatisme dan agresivitas akuntansi sebagai keburaman laba, dan masing-masing memiliki konsekuensi yang berbeda. Dalam penelitian ini konservatisme dan agresivitas akuntansi bukan sekedar mirror satu terhadap yang lain, namun masing-masing memiliki dampak yang berbeda terhadap risiko timbulnya stock crash. Penelitian ini memberi implikasi bagi investor terkait dengan valuasi dan keputusan investasi, pengembangan riset-riset akuntansi khususnya terkait konservatisme dan riset-riset berbasis pasar modal. Penelitian terkait konservatisme harus memisahkan dampak dari konservatisme bersyarat dan tidak bersyarat. Berdasarkan hasil pengujian, maka penelitian ini mendukung langkah Dewan Standar Akuntansi Keuangan untuk memasukkan prinsip kehati-hatian dan konservatisme dalam Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (KKPK) yang baru sebagai adopsi dari Conceptual Framework for Financial Reporting IFRS 2018. Kerangka konseptual yang baru ini diusulkan untuk berlaku efektif pada 1 Januari 2020.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK DIS.A.02/21 Rud k
Uncontrolled Keywords: keburaman laba, konservatisme bersyarat, konservatisme tidak bersyarat, agreagresivitas akuntansi, stock crash
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG4501-6051 Investment, capital formation, speculation > HG4551-4598 Stock exchanges
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Doktoral Ilmu Akuntansi
Creators:
CreatorsNIM
Felizia Arni RudiawarniNIM041617147302
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorI Made Narsa, '-NIDN0027066503
Thesis advisorAndry Irwanto, '-NIDN-
Depositing User: Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M. '-
Date Deposited: 30 Jun 2021 03:01
Last Modified: 30 Jun 2021 03:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/108320
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item