KARAKTERISASI SISTEM MIKROEMULSI TIPE W/O DENGAN BAHAN OBAT NATRIUM DIKLOFENAK ( Perbandingan Konsentrasi Surfaktan (Span 80-Tween 80) : Kosurfaktan (Isopropanol) 4:1, 5:1, dan 6:1 )

KURNIAWATI EVA, 050710209 (2012) KARAKTERISASI SISTEM MIKROEMULSI TIPE W/O DENGAN BAHAN OBAT NATRIUM DIKLOFENAK ( Perbandingan Konsentrasi Surfaktan (Span 80-Tween 80) : Kosurfaktan (Isopropanol) 4:1, 5:1, dan 6:1 ). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
eva abstrak.pdf

Download (328kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKB KK FF 378 11 Kur k-2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Natrium diklofenak merupakan NSAID yang efektif untuk nyeri sendi karena diakumulasikan pada cairan sinovial. Pada pemakaian secara oral obat ini mengalami first pass effect (efek lintas pertama) di liver (Katzung, 2002). Oleh karena itu dipilih rute alternatif lain yaitu rute topikal untuk mengatasi masalah yang timbul pada pemberian secara oral. Natrium diklofenak merupakan bahan obat yang sedikit larut dalam air (Sweetman, 2009) dan memiliki koefisien partisi (P) sebesar 13,4 (Log p = 1,13) (Budavari, 2001), hal ini menunjukkan obat cenderung bersifat lipofilik, sehingga dibutuhkan sistem yang sesuai untuk bahan obat natrium diklofenak, yaitu sistem mikroemulsi. Sistem mikroemulsi merupakan sistem penghantaran obat yang memiliki ukuran droplet yang kecil kurang dari 150 nm, transparan, stabil secara termodinamik (Santos et al., 2008), dan kapasitas melarutkan bahan obat yang sangat besar (Kreilgaard, 2002). Maka dari itu dibuat sistem mikroemulsi yang dapat meningkatkan kestabilan sistem dan meningkatkan kelarutan total natrium diklofenak. Surfaktan dan kosurfaktan yang konsentrasinya cukup besar dalam formula mikroemulsi, mampu membentuk sistem miselar yang bisa melarutkan bahan aktif baik hidrofil dan lipofil dalam kapasitas yang sangat besar, sehingga bahan obat dalam keadaan terlarut dan siap untuk berpenetrasi kedalam kulit setelah lepas dari basisnya. Untuk itu dilakukan formulasi pada perbandingan komposisi surfaktan (Span 80-Tween 80) : kosurfaktan (isopropanol) yang berbeda-beda untuk melihat karakteristik terbaik sebagai sistem pembawa bahan obat natrium diklofenak dengan pendekatan nilai Hydrophilic Liphophilic Balance (HLB) 7. Perbandingan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4:1, 5:1, dan 6:1.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK FF 378 11 Kur k
Uncontrolled Keywords: DRUGS
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS200-201 Pharmaceutical dosage forms
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
KURNIAWATI EVA, 050710209UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEsti Hendradi,, ra. Hj Apt., M.Si., Ph.D.UNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 01 Feb 2012 12:00
Last Modified: 09 Jun 2017 19:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10892
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item