STUDI PENGGUNAAN INSULIN DAN ORAL ANTIDIABETIKA PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 : Di Instalasi Rawat Inap RSU Dr. Saiful Anwar Malang

Megawati, 050110101E (2005) STUDI PENGGUNAAN INSULIN DAN ORAL ANTIDIABETIKA PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 : Di Instalasi Rawat Inap RSU Dr. Saiful Anwar Malang. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-megawati-1666-ff56_06-k.pdf

Download (377kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-megawati-1666-ff_56_06.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang disebabkan antara lain oleh defisiensi insulin yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi sehingga memerlukan manajemen terapi yang intensif. Terapi yang diberikan pada penderita DM tipe 2 adalah terapi non-obat yang berupa diet dan latihan fisik (olahraga) dan terapi obat oral antidiabetika (OAD). Tetapi pada keadaan dekompensasi metabolik berat, maka diperlukan terapi insulin atau kombinasi insulin — OAD. Karena jenis OAD maupun insulin yang tersedia cukup banyak, maka pemilihan penggunaan preparat insulin dan OAD sangat ditentukan oleh kondisi penderita termasuk kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penggunaan insulin dan OAD dengan data klinik dan data laboratorium pada penderita DM tipe 2, mengkaji masalah-masalah yang terkait dengan insulin dan OAD pada penderita DM tipe 2 meliputi dosis, rute pemakaian dan interaksi serta mengetahui komplikasi DM pada penderita DM tipe 2 yang mendapat terapi insulin atau kombinasi insulin — OAD dan pola terapinya. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif prospektif dengan bahan penelitian penderita DM tipe 2 yang menjalani rawat map di IRNA I RSU Dr. Saiful Anwar, Malang selama periode 1 April sampai 31 Mei 2005 beserta rekam mediknya. Dan kriteria sampelnya adalah penderita dengan diagnosis akhir DM tipe 2 yang menjalani rawat map selama periode 1 April sampai 31 Mei 2005 dan yang mendapatkan terapi insulin atau kombinasi insulin — OAD. Hasil penelitian adalah jumlah sampel 39 orang, semuanya berumur diatas 35 tahun dengan 74.36% diantaranya perempuan. Jenis insulin yang paling banyak digunakan adalah monotard (52.86%), diikuti dengan actrapid (44.28%), humulin N dan humulin 30/70 masing-masing 1.43%. Sedangkan kombinasi insulin — OAD yang digunakan adalah kombinasi metformin — monotard (1.41%). Pola terapi insulin yang didapat yaitu actrapid diberikan untuk menurunkan glukosa darah yang tinggi (hiperglikemia) dengan segera sampai mencapai sasaran glukosa darah 250 — 300 mg/dl yang dapat diberikan melalui rute IV dan SC, dan juga dapat mengendalikan kadar glukosa darah 2 jam setelah makan (GD2PP); monotard diberikan untuk mengendalikan glukosa darah sepanjang hari dengan sasaran capaian GDP 70 — 120 mg/dl dan GD2PP di bawah 180 mg/dl, dan juga untuk mengendalikan kadar glukosa darah puasa (GDP), yang dapat diberikan melalui rute SC dengan permulaan dosis pada umumnya 5 — 10 unit disesuaikan dengan kondisi glukosa darah penderita dan penyesuaian dosisnya dilakukan dengan melihat respon glukosa darah penderita. Respon penderita terhadap insulin berbeda-beda dan ada beberapa penderita yang mengalami hipoglikemia. Komplikasi dan komorbid yang paling banyak menyertai DM adalah infeksi dan sepsis (28.2%) dan hipertensi (17.95%). Terapi lain yang diterima penderita sesuai dengan komplikasi dan komorbid yang menyertainya. Interaksi obat antara insulin – obat non DM yang mungkin terjadi ada 13 macam, sedangkan interaksi OAD – obat non DM yang mungkin terjadi ada 3 macam. Dari hasil penelitian yang telah didapatkan disarankan untuk melakukan pemantauan yang lebih ketat terhadap respon yang diberikan oleh penderita DM tipe 2 yang mendapat terapi insulin serta pemantauan efek samping hipoglikemia yang mungkin timbul pada penggunaan insulin.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF. 56/06 Meg s
Uncontrolled Keywords: DRUG UTILIZATION; INSULIN; DIABETES
Subjects: R Medicine
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Megawati, 050110101EUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDIDIK HASMONO, Drs.,Ms.,AptUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 15 Aug 2006 12:00
Last Modified: 12 Jun 2017 17:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10949
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item