STUDI PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI RAWAT INAP : Penelitian di RSU Dr. Saiful Anwar Malang

Erene Nanda Lyswanti Suyono, 050112395 (2005) STUDI PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI RAWAT INAP : Penelitian di RSU Dr. Saiful Anwar Malang. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-suyonoeren-1669-ff58_06-k.pdf

Download (383kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-suyonoeren-1669-ff_58_06.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

ipertensi sistemik atau hipertensi arterial didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg, merupakan penyakit dengan morbiditas dan mortalitas yang tinggi, sering disebut sebagai The Silent Killer. Hipertensi dapat diklasifikasikan menjadi hipertensi primer, disebut juga hipertensi essensial, dan hipertensi sekunder. Hipertensi primer adalah peningkatan tekanan darah yang penyebab terjadinya tidak diketahui, sedangkan hipertensi sekunder bila ada kondisi lain (penyakit atau obat-obatan) yang menyebabkan hipertensi. Penderita hipertensi yang tidak diterapi dapat menyebabkan terjadinya komplikasi yang dapat memperburuk keadaan penderita. Terapi yang diberikan bertujuan untuk menurunkan tekanan darah, menurunkan resiko komplikasi, dan meminimalkan efek samping obat. Intervensi terapi pada penderita hipertensi dapat dengan terapi non obat maupun obat. Keberhasilan terapi hipertensi tidak hanya pada pemilihan obat tetapi juga didasarkan pada persoalan kualitas hidup dan kepatuhan penderita karena terapi pada penderita ini polifarmasi. Selain itu, masalah biaya juga harus diperhitungkan karena pengobatan dilakukan pada jangka waktu lama. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian untuk mempelajari penggunaan obat pada penderita hipertensi rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui demografi penderita hipertensi, (2) mengetahui pola penggunaan obat antihipertensi pada penderita hipertensi rawat inap, (3) mengetahui penyakit komplikasi pada penderita hipertensi. Penelitian dilakukan prospektif di RSU Dr. Saiful Anwar Malang dengan menggunakan Data Rekam Medik penderita hipertensi rawat inap pada periode April – Mei 2005 di Instalasi Rawat Inap I ruang 22, 24 dan 25 (kelas I dan II), didapatkan 31 penderita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) prevalensi penderita hipertensi yang diteliti lebih banyak perempuan (74,2 %) dibandingkan laki-laki (25,8 %). Sedangkan prevalensi berdasarkan usia, usia produktif 51,6 % dan usia lansia (≥ 60 tahun) 48,4 %, relatif sama. Berdasarkan etiologi, hipertensi sekunder 61,3 % dan hipertensi primer 38,7 %. Kebanyakan penderita yang diteliti menjalani rawat inap selama 6-10 hari (51,6 %), dengan pulang dalam keadaan perbaikan 90,3 %, pulang paksa 6,5 %, dan meninggal dunia 3,2 %. Sesuai kriteria The Joint National Committee VII (JNC VII), pengelompokan penderita berdasar tekanan darah penderita, penderita dengan kategori hipertensi tingkat I (140-159/90-99 mmHg) 6,4 % , hipertensi tingkat II (≥ 160/100 mmHg) 58,1 %, dan Isolated Systolic Hypertension (≥140 / <90 mmHg) 35,5 %. (2) Penggunaan obat antihipertensi yang sering digunakan dengan urutan sebagai berikut: golongan ACE Inhibitor digunakan pada semua penderita (100 %), diuretik 41,9 %, Ca-chanel bloker 32,3 % dan a2-agonis 9,7 %. Pada seluruh penderita, penderita mendapat terapi antihipertensi sebagai obat tunggal 29,0 % dan kombinasi 71,0 %. (3) Penderita dengan komplikasi sebesar 51,6 %, yaitu retinopati danlatau gangguan ginjal. Dari penelitian ini dapat disarankan: (1) mengingat pengobatan penderita hipertensi dilakukan dalam jangka waktu yang lama maka perlu mempertimbangkan faktor ekonomi. (2) karena penderita mendapatkan obat yang cukup banyak maka perlu peran farmasis untuk memantau penggunaan obat, masalah terkait obat dan memberi konseling.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF. 58/06 Suy s
Uncontrolled Keywords: HYPOTENSIDE AGENTS; HYPERTENSION
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Erene Nanda Lyswanti Suyono, 050112395UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHJ. SITI SJAMSIAH, Prof.,Dr.,AptUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 15 Aug 2006 12:00
Last Modified: 12 Jun 2017 17:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10951
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item