UJI AKTIVITAS KEMOPREVENTIF KANKER SENYAWA PINOSTROBIN DARI ISOLAT RIMPANG TEMU KUNCI (Kaempfena pandurata ROXB) TERHADAP KANKER FIBROSARKOMA MENCIT SECARA IN VIVO

DWI KESUMAWANTO SAHIYUS, 050112390 (2006) UJI AKTIVITAS KEMOPREVENTIF KANKER SENYAWA PINOSTROBIN DARI ISOLAT RIMPANG TEMU KUNCI (Kaempfena pandurata ROXB) TERHADAP KANKER FIBROSARKOMA MENCIT SECARA IN VIVO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-sahiyusdwi-4507-ff122_0-k.pdf

Download (436kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2007-sahiyusdwi-4507-ff122_07.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit kanker masih menjadi masalah kesehatan di dunia. Angka kematian karena penyakit ini dari tahun ke tahun terus bertambah. Diperkirakan oleh badan kesehatan dunia (WHO) bahwa setiap tahunnya akan terjadi lebih dari enam juta kasus baru (Albert et all ,1994). Laporan WHO pada tahun 1997, disebutkan bahwa dari 52 juta kematian yang terjadi di dunia 33% disebabkan oleh penyakit. Pada tahun 2003 tercatat kematian sebesar 450 ribu tiap tahun di Indonesia dan kanker merupakan penyebab kematian nomor tiga dibawah penyakit jantung dan kecelakaan yang terjadi di seluruh Indonesia pada sistem transportasi Indonesia. Laporan Departemen Kesehatan Republik Indonesia, terdapat 100 orang penderita kanker dalam 100 ribu penduduk Indonesia, sehingga di Indonesia saat ini terdapat 200 ribu penderita kanker, dan penyebab kematian yang terbesar adalah kanker payudara (Idris, 2003). Penggunaan kemoterapi pada penyakit kanker menunjukkan basil yang bagus, tetapi efek samping dan toksisitas yang cukup besar, mendorong banyak orang untuk terus melakukan penelitian terhadap pengobatan kanker terutama dari bahan alam. Penelitian yang pernah dilakukan terhadap tanaman temu kunci (Kaempferiapandurata Roxb) telah dilakukan oleh Sukardiman dkk (2000) secara invitro untuk menentukan mekanisme antikanker. Dari penelitian tersebut disimpulkan bahwa senyawa pinostrobin memiliki aktivitas inhibitor terhadap enzim DNA topoisomerase I . Enzim DNA topisomerase I adalah enzim yang mempunyai fungsi cukup penting dalam proses intraseluler dari sel kanker. Antara lain berperan dalam proses replikasi, transkripsi, rekombinasi DNA dalam proses proliferasi sel kanker (Hsiang, 1995; Pommier 1993). Dengan dihambatnya aktivitas enzim DNA topoisomerase oleh senyawa inhibitor, maka proses terjadinya ikatan antara enzim dan DNA sel kanker semakin lama. Sehingga akan terbentuk Protein Linked DNA Breaks (PLDB), akibatnya terjadi kerusakkan DNA sel kanker dan selanjutnya berpengaruh proses dalam sel khususnya proses replikasi, serta diakhiri oleh kematian sel kanker (Hsiang, 1989; Joseph,1989). Senyawa yang memiliki hambatan atau inhibisi terhadap aktivitas enzim DNA topoisomerase I sebagian besar menunjukkan adanya mekanisme kematian sel kanker dengan cara induksi apoptosis atau kematian sel secara terprogram, dimana sel kanker akan mati dengan memakan sesama sel kanker. Sehingga pada aplikasi kliniknya nanti diharapkan lebih selektif, dimana hanya membunuh sel kankernya saja tanpa membunuh sel normal. Dengan demikian senyawa inhibisi enzim DNA topoisomerase pada aplikasi kliniknya dapat sebagai obat kemopreventif kanker. Tujuan penelitian adalah Menentukan aktivitas kemoprevetif kanker senyawa kemopreventif kanker senyawa pinostrobin dari isolat rimpang temu kunci (Kaempferia pandurata Roxb) secara invivo terhadap kanker fibrosarkoma pada mencit yang diinduksi senyawa benzo(a)pirena_Dilakukan penelitian tentang aktivitas kemoprevetif kanker senyawa kemopreventif kanker senyawa pinostrobin dari isolat rimpang temu kunci (Kaempferia pandurata Roxb) secara invivo menggunakan hewan coba yaitu mencit betina yang diinduksi dengan larutan benzo(a)pirena 0,3% (b/v) dalam oleum olivarum secara subkutan untuk menghasilkan sel kanker. Sebelumnya diinjeksikan isolat senyawa pinostrobin secara intraperitonial dengan dosis 30 mg/kg BB pada dosis I, 60 mg/kg BB pada dosis II, dan 120 mg/kg BB pada dosis III. Pengamatan aktivitas kemopreventif ditentukan dengan dibuat kurva persentase hambatan kejadian kanker, berat jaringan yang terkena kanker, dan irisan histopatologi. Persentase kejadian timbulnya kanker pada mencit terjadi penurunan persentase timbulnya kejadian kanker pada mencit seperti dalam gambar 5.1 (kontrol negatif 100%, dosis 30 mg/kg BB 80%, dosis 60 mg/kg BB 40% dan dosis 120 mg/kg BB 20%). Selain mengamati secara visual gambaran makroskopik pertumbuhan volume kanker pada tengkuk mencit, diamati pula irisan histopatologi dari jaringan kanker yang kemudian dilakukan pewamaan Hematoxyllin Eosin terhadap jaringan yang terkena kanker tersebut (gambar 5.4). Pada gambaran tersebut, sel kanker ditunjukkan dengan gambaran sel yang membesar, hiperkromatis (warna yang lebih gelap dan menyerap warna biru keunguan yang kuat), letaknya yang tidak beraturan dan selularitas yang padat. Dari basil penelitian ini disarankan agar penelitian dilanjutkan penelitian tentang uji toksisitas (toksisitas umum dan khusus) senyawa pinostrobin dari isolat rimpang temu kunci (Kaempferia pandurata Roxb) pada hewan coba yang merupakan prasyarat formal keamanan untuk pemakaian pada manusia, kemudian dilakukan juga penelitian yang serupa pada hean coba yang tingkatannya lebih tinggi, dan perlu dilakukan usaha peningkatan kelarutan senyawa andrografolida dalam pelarut air dengan metode dispersi senyawa pinostrobin yang lebih balk untuk mencapai aktivitas kemopreventif secara optimal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF. 122/07 Sah u
Uncontrolled Keywords: PHARMACOGNOSY; PLANTS, MEDICINAL
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD1-999 Chemistry
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
S Agriculture > SF Animal culture > SF405.5-407 Laboratory animals
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
DWI KESUMAWANTO SAHIYUS, 050112390UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSukardiman, Drs.,Apt.,MSUNSPECIFIED
ContributorHani Plumeriastuti, drh.,M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 02 May 2007 12:00
Last Modified: 12 Jun 2017 18:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10968
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item