KARAKTERISASI DISPERSI PADAT INDOMETASIN - PEG 8000

QURROTUL A'YUNIR ROSYIDAH, 050312623 (2007) KARAKTERISASI DISPERSI PADAT INDOMETASIN - PEG 8000. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-rosyidahqu-9523-ff50_08-k.pdf

Download (407kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-rosyidahqu-8647-ff50_08.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indometasin merupakan salah satu golongan Non Steroid Anti Inflammatory Drugs (NSAIDs) derivat indol-asam asetat yang memiliki efek anti inflamasi dan analgesik-antipiretik. Hal ini bisa digunakan untuk terapi rheumatoid arthritis, ankylosing spondylitis, osteoartritis dan gout akut. Di sisi lain indometasin praktis tidak larut dalam air dan mudah diabsorpsi dalam saluran cerna sehingga laju disolusinya merupakan faktor penentu dari jumlah obat yang diabsorpsi. Dengan demikian bioavailabilitas bahan obat yang sukar larut ditentukan oleh laju disolusinya. Dalam meningkatkan laju disolusi indometasin pada penelitian ini, digunakan metode dispersi padat. Tujuan penelitian ini adalah menentukan karakteristik dispersi padat indometasin-PEG 8000 pada perbandingan (1:1, 1:3, 1:5) dengan difraktometer sinar-X, analisis termal DTA dan spektrofotometer inframerah. Dispersi padat indometasin-PEG 8000 pada penelitian ini dibuat dengan metode peleburan dengan perbandingan berat indometasin-PEG 8000 (1:1, 1:3, 1:5). Mula-mula PEG 8000 dipanaskan di atas waterbath hingga melebur, lalu indometasin dimasukkan, diaduk hingga indometasin larut, kemudian didinginkan dengan cepat pada penangas es kering. Dispersi padat yang terbentuk diserbuk dengan ayakan mesh 80. Hasil yang diperoleh disimpan dalam eksikator hampa. Selanjutnya, dilakukan karakteristk terhadap dispersi padat yang terbentuk dan hasil yang diperoleh dibandingkan dengan campuran fisik pada perbandingan yang sama serta indometasin dan PEG 8000. Sebelum dispersi padat indoemtasin-PEG 8000 dikarakterisasi, dilakukan uji kelarutan indometasin dalam air dan larutan PEG 8000. Dalam air, kelarutan jenuh indometasin dicapai pada jani ke-4 sebesar 31,71 mg/L. Uji kelarutan indometasin dalam berbagai kadar larutan PEG 8000 menunjukkan bahwa semakin meningkat kadar larutan PEG 8000, maka semakin meningkat pula kadar indometasin yang terlarut. Dengan demikian, peningkatan laju disolusi indometasin dalam dispersi padat dapat disebabkan oleh perbaikan sifat kelarutan indometasin dengan semakin meningkatnya kadar PEG 8000. Pada hasil karakteristk terlihat bahwa dispersi padat indometasin-PEG 8000 telah terbentuk. Hal ini terlihat pada difraktogram sinar X dispersi padat indometasin-PEG 8000 dimana pola difraksinya mempunyai intensitas yang lebih rendah jika dibandingkan dengan campuran fisiknya dan hampir menyerupai poia difransi PEG 8000 yang mudah larut. Pada difraktogram campuran fisik masih terlihat puncak-puncak difraksi yang intensitasnya tinggi meskipun tidak setajam pada indometasin murm. Pada analisis termal DTA menunjukkan bahwa puncak titik lebur indometasin menghilang pada dispersi padat dan campuran fisik indometasin-PEG 8000. Hal ini disebabkan pada waktu pemanasan/tempering pada pemanas DTA, PEG 8000 melebur menjadi cair dan bisa melarutkan kristal indometasin sehingga pada dispersi padat dan campuran fisik tidak terlihat puncak titik lebur indometasin. Pada spektrwn inframerah balk pada campuran fisik maupun dispersi padat indometasin-PEG 8000 pada perbandingan yang sama (1:1) menunjukkan tidak teriadinya interaksi gugus fungsi antara indometasin dan PEG 8000 meskipun ada sedikit pergeseran dari karbonil streching pada gugus karboksil, tetapi hat ini bukan berarti meniadakan tidak terjadin_ya interaksi gugus fungsi antara indometasin dan PEG 8000. Hasil karakterisasi yang dilakukan membuktikan bahwa dispersi padat indometasin dalam matriks PEG 8000 adalah dispersi partikel indometasin yang halus dalam matriks PEG 8000 kristatin yang mudah iarut dalam air. Sistem dispersi padat ini menggambarkan sistem pelepasan rnikrodifusi dan' partikel indometasin yang kontak dengan matriks PEG 8000, sehingga terbentuk suatu lapisan difusi dari partikel indometasin yang terselubungi matriks PEG 8000. Sesuai dengan persamaan disolusi, peningkatan disolusi indometasin dalam dispersi padat tersebut meningkat mengikuti pola pelarutan matriks PEG 8000 pada peimukaan partikel indometasin, disamping itu PEG 8000 juga meningkatkan kelarutan indometasin.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF. 50/08 Ros k
Uncontrolled Keywords: Indomethacin, Polyethylenglycol (PEG) 8000, solid dispersion, characterization.
Subjects: Q Science > QD Chemistry
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmastika
Creators:
CreatorsEmail
QURROTUL A'YUNIR ROSYIDAH, 050312623UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorACHMAD RADJARAM, Drs., Apt.UNSPECIFIED
ContributorBambang Widjaja, Drs.,Apt.,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 29 Jan 2009 12:00
Last Modified: 12 Aug 2016 01:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10983
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item