PENGARUH PROPILENGLIKOL TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA SEDIAAN DAN PENINGKATAN PENETRASI PIROKSIKAM DALAM SEDIAAN EMULGEL HPMC 4000

Dini Rahma Permata Putri, 050312610 (2007) PENGARUH PROPILENGLIKOL TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA SEDIAAN DAN PENINGKATAN PENETRASI PIROKSIKAM DALAM SEDIAAN EMULGEL HPMC 4000. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-putridinir-9119-ff172_0-k.pdf

Download (451kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-putridinir-8706-ff172_08-1.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan telah dikembangkan usaha untuk meningkatkan efektifitas bahan obat yang sangat sukar larut dalam air. Salah satu diantara bahan obat tersebut adalah piroksikam yang merupakan golongan obat anti inflamasi non steroid yang memiliki days iritasi yang cukup tinggi pada saluran cerna apabila diberikan secara per oral. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membuat sediaan topikal dalam bentuk emulgel dengan penambahan bahan tambahan yang dapat meningkatkan penetrasi yaitu propilenglikol. Dengan demikian diharapkan penetrasi piroksikam dari sediaan emulgel akan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa besar pengaruh penammahan propilenglikol dengan kadar 15%, 17,5%, dan 20% terhadap karakteristik flsikokimia sediaan dan peningkatan penetrasi piroksikam 0,5% b/b dalam sediaan emulgel HPMC 4000 serta menentukan kadar optimal propilenglikol sebagai enhancer. Evaluasi yang dilakukan meliputi pemeriksaan ukuran droplet, pemeriksaan homogenitas piroksikam dalam sediaan, pemeriksaan karakteristik fisikokimia sediaan (organoleptis, pH, dan daya sebar), dan penentuan parameter penetrasi (fluks dan permeabilitas). Kadar piroksikam yang digunakan adalah 0,5% b/b dan kadar propilenglikol yang digunakan adalah 0% (kontrol), 15% (formula I), 17,5% (formula 1I), dan 20% (formula III). Pada uji penetrasi digunakan sel difusi dilengkapi dengan membran Millipore 0,45 µm yang diimpregnasi dengan isopropil miristat. Sebagai media disolusi digunakan larutan dapar dengan pH 1,2 ± 0,05 pada suhu 37°C. Penetapan kadar piroksikam dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dengan pengamatan pads panjang gelombang maksimum piroksikam (336 nm). Keseluruhan data hasil penelitian, yang meliputi pH, daya sebar, fluks, dan permeabilitas diolah menggunakan uji statistik dengan metode ANAVA one way. Bila diperoleh nilai F hitung lebih besar dari F tabel, berarti ada perbedaan bermakna minimal satu pasang data. Untuk mengetahui data mana yang mengalami perbedaan bermakna, dilakukan uji Honestly Significant Difference (HSD). Hasil pemeriksaan droplet menunjukkan bahwa ukuran droplet dari sediaan emulgel piroksikam relatif homogen dan tersebar merata di seluruh bagian dari sediaan dengan rentang ukuran 5,125-17,938 µm. Berdasarkan hasil pemeriksaan homogenitas kadar piroksikam dalam sediaan emulgel berbagai formula didapatkan nilai Koefisien Variasi (KV) kadar rata-rata piroksikam antar cuplikan dalam satu sediaan dan antar replikasi sediaan kurang dari 6%, hal ini menunjukkan bahwa kadar piroksikam pada masing-masing formula homogen dan pembuatannya reprodusibel. Hasil pemeriksaan karakteristik fisikokimia sediaan menunjukkan bahwa peningkatan kadar propilenglikol menyebabkan konsistensi sediaan semakin kental dan warnanya menjadi semakin kuning. Hasil uji statistik pH sediaan berbagai formula menunjukkan F hitung lebih besar dari F tabel dan berdasarkan basil uji HSD diketahui bahwa formula yang berbeda bermakna adalah kontrol dengan formula I, 11, dan 111, dan formula I dengan formula II dan 111. Sedangkan untuk formula II dan III tidak terdapat perbedaan yang bermakna. Sehingga dapat disimpulkan penambahan propilenglikol dengan kadar 15%, 17,5%, dan 20% dapat meningkatkan pH sediaan dibandingkan kontrol. Akan tetapi peningkatan kadar propilenglikol dari 17,5% ke 20% tidak mempengaruhi pH sediaan. Berdasarkan hasil uji statistik kemampuan penyebaran berbagai formula didapatkan F hitung lebih kecil dari F tabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan propilenglikol tidak mempengaruhi kemampuan penyebaran sediaan.Hasil uji statistik kapasitas penyebaran berbagai formula didapatkan basil F hitung lebih besar dari F tabel. Berdasarkan basil uji HSD diketahui bahwa formula yang berbeda bermakna adalah kontrol dengan formula 11 dan III, dan antar formula. Stdan- an antara kontrol dengan formula I tidak terdapat perbedaan yang bermakna. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penambahan propilenglikol dengan kadar 17,5 dan 20% menyebabkan penurunan kapasitas penyebaran yang bermakna. Berdasarkan hasil penentuan parameter penetrasi pada masing-masing formula, meliputi harga fluks dan permeabilitas, didapatkan harga fluks rerata kontrol sebesar 0,5294 ± 0,09X 10-2 µg/cm2/menit, fluks rerata formula I sebesar 0,6003 1,17X 10"2 jig/cm /menit, fluks rerata formula II sebesar 0,7461±1,69X 10-2 µg/cm /menit, dan fluks rerata formula III sebesar 0,6406 ± 1,32X 10-2 µg/cm2/menit. Sedangkan untuk harga permeabilitas rerata kontrol sebesar 1,05X 10-3± 1,80X 10-5 cm/menit, permeabilitas rerata formula I sebesar 1,19X 10-3± 2,34X 10-5 cm/menit, permeabilitas rerata formula II adalah 1,48 X 10-3± 3,17X 10-5 cm/menit, dan permeabilitas rerata formula III sebesar 1,27X 10-3±2,62X 10-5 cm/menit. Hasil uji statistik harga fluks dan permeabilitas didapatkan F hitung lebih besar dari F tabel dan berdasarkan basil uji HSD diketahui bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara kontrol dengan ketiga formula dan juga antar formula. Berdasarkan asil pemeriksaan parameter penetrasi dapat dilihat bahwa adanya peningkatan kadar propilenglikol yaitu 15% 17,5%, dan 20%, dapat meningkatkan harga fluks dan permeabilitas sediaan emulgel dibandingkan kontrol. Penambahan propilenglikol dengan kadar 17,5% menunjukkan peningkatan tertinggi pada harga fluks dan permeabilitas, harga fluks dan permeabilitas meningkat berturut-turut sebesar 40,93% dan 40,95% dibandingkan kontrol. Sedangkan pada peningkatan kadar propilenglikol dari 17,5% ke 20% tedadi penurunan harga fluks dan permeabilitas tetapi masih di atas formula I.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF. 172/08 Put p
Uncontrolled Keywords: Piroxicam, Propyleneglycol, Emulgel, Penetration, Flux, Permeability, HPMC 4000
Subjects: Q Science > QC Physics > QC1-999 Physics
Q Science > QD Chemistry > QD1-999 Chemistry
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmastika
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Dini Rahma Permata Putri, 050312610UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorEsti Hendradi, Dra.,Hj.,M.Si.,PhD.,AptUNSPECIFIED
ContributorTutiek Purwanti, Dra.,M.Si.,AptUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 02 Feb 2009 12:00
Last Modified: 12 Jun 2017 19:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/11006
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item