PELAYANAN JASA FASILITAS BANDARA JUANDA OLEH PT ANGKASA PURA I ( STUDI KASUS PUTUSAN KPPU TERHADAP PERKARA PELAYANAN JASA FASILITAS COUNTER CHECK IN BANDARA JUANDA OLEH PT ANGKASA PURA I ( STUDI KASUS PUTUSAN KPPU TERHADAP PERKARA NO.65/KPPU-L/2008 )

DEVI SURYA PRATAMA, 030610201 (2011) PELAYANAN JASA FASILITAS BANDARA JUANDA OLEH PT ANGKASA PURA I ( STUDI KASUS PUTUSAN KPPU TERHADAP PERKARA PELAYANAN JASA FASILITAS COUNTER CHECK IN BANDARA JUANDA OLEH PT ANGKASA PURA I ( STUDI KASUS PUTUSAN KPPU TERHADAP PERKARA NO.65/KPPU-L/2008 ). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-pratamadev-16812-fh.130--k.pdf

Download (475kB)
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-pratamadev-14156-fh.130--p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (891kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Monopoli dalam Undang – Undang No 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat diatur secara Rule Of Reason sehingga keberadaanya tidaklah dilarang asalkan tidak menimbulkan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. PT Angkasa Pura I merasa semakin hari pertumbuhan penumpang pesawat terbang semakin pesat, oleh karena itu PT Angkasa Pura I merasa perlu untuk meningkatkan pelayanannya. Berdasarkan hal itu PT Angkasa Pura I menerapkan MUCS ( Multi User Check In System ) di counter check in Bandara Juanda. Para maskapai yang merupakan pengguna jasa fasilitas counter check in merasa kebijakan yang dilakukan oleh PT Angkasa Pura I tersebut merugikan mereka karena MUCS dirasakan tidak dapat terintegrasi secara maksimal dengan sistem yang selama ini digunakan oleh para maskapai penerbangan di Bandara Juanda. Atas dasar tersebut, sebenarnya para maskapai penerbangan merasa keberatan dengan penerapan MUCS tersebut, akan tetapi dengan kekuatan monopolinya PT Angkasa Pura I melakukan pemaksaan agar semua maskapai yang beroperasi di Bandara Juanda Surabaya menerapkan MUCS. Monopoli yang dimiliki oleh PT Angkasa Pura I tersebut merupakan pengecualian yang terdapat dalam pasal 50 huruf a dan pasal 51 Undang – Undang No 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat yang disebut dengan monopoly by law. Meskipun ada indikasi adanya penyalahgunaan kekuatan monopoli oleh PT Angkasa Pura I, tindakan PT Angkasa Pura I Tersebut tidak dapat dikatakan sebagai pelanggaran atas pasal 17 Undang – Undang No 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat karena dalam pelaksanaannya justru lebih menguntungkan penumpang pesawat sebagi konsumen akhir dan tidak menimbulkan persaingan usaha tidak sehat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 FH 131/10 Wul p
Uncontrolled Keywords: MONOPOLISTIC COMPETITION
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law > K1010-1014 The merchant. Business enterprises
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
DEVI SURYA PRATAMA, 030610201UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSINAR AYU WULANDARI, , S.H., M.H.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 22 Mar 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 19:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/11156
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item