KEDUDUKAN REKAM MEDIS SEBAGAI ALAT BUKTI YANG SAH DALAM PERSIDANGAN

Jessica Kezia Lontoh, 030610068 (2011) KEDUDUKAN REKAM MEDIS SEBAGAI ALAT BUKTI YANG SAH DALAM PERSIDANGAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Kedudukan Rekam Medis sebagai Alat Bukti Yang Sah Dalam Persidangan - gdlhub-gdl-s1-2011-lontohjess-15016-fh.114--k.pdf

Download (232kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-lontohjess-15016-fh.114--k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (671kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pelayanan kesehatan saat ini telah berkembang, perkembangan ini kemudian membawa pada suatu kemajuan tekhnologi. Namun dapat dikatakan bahwa perkembangan yang ada kemudian malah menambah kerumitan dalam pelayanan kesehatan. Dari kerumitan ini tak jarang jika kemudian terdapat kesalahan atau kelalaian dalam memberikan pelayanan kesehatan. Pada hakikatnya terhadap segala pelayanan kesehatan yang diberikan, terekam dalam sebuah berkas tentangnya. Berkas inilah yang disebut dengan rekam medis. Rekam medis adalah bentuk berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien (Penjelasan Pasal 46 ayat (1) UU Praktik Kedokteran dan Pasal 1 angka (1) PerMenKes Nomor 269/Menkes/Per/III/2008 tentang Rekam Medis). Kepentingan terhadap rekam medis ini tidaklah hanya penting di bidang kesehatan saja, namun juga di bidang hukum. Hal ini dikarenakan bahwa salah satu dari pemanfaatan rekam medis sebagaimana diatur dalam Pasal 13 PerMenKes Nomor 269/Menkes/Per/III/2008 tentang Rekam Medis adalah sebagai alat bukti. Berhubungan dengan kepentingan inilah lalu pihak-pihak yang terkait di dalamnya ingin memiliki rekam medis ini. Rekam medis pada dasarnya dimiliki oleh pihak pasien dan juga pihak tenaga medis, pihak-pihak yang berkepentingan ini memiliki hak atas kepemilikan rekam medis dalam jenis dan bentuknya masing-masing. Berdasarkan kepemilikannya, para pihak berhak untuk dapat menggunakan rekam medis tersebut sesuai dengan fungsinya, yang salah satunya adalah sebagai bukti hukum di persidangan. Rekam medis dapat dipergunakan sebagai alat bukti di dalam persidangan guna memenuhi syarat yang dicantumkan dalam sistem pembuktian yang dianut oleh KUHAP. Kedudukan rekam medis dalam hal ini adalah berkenaan sebagai alat bukti. Di Indonesia, hukum acara pidana telah berkembang sehingga pengaturan mengenai ketentuan-ketentuan yang menyangkut tentang tahapan-tahapan beracara tidaklha terfokus pada ketentuan umum saja (yang dalam hal ini adalah KUHAP). Kedudukan rekam medis sebagai alat bukti yang sah menurut hukum acara pidana yang ada di Indonesia akan ditinjau dari KUHAP, UU Praktik Kedokteran, dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik. Berkaitan dengan rekam medis sebagai alat bukti yang sah menurut ketentuan dalam KUHAP, maka rekam medis digolongkan sebagai alat bukti surat. Rekam medis ini juga dapat dijadikan untuk bahan untuk keterangan ahli. Ketentuan peraturan perundang-undangan lain yang juga mengatur mengenai rekam medis yakni UU Praktik Kedokteran (yang diperjelas lagi dalam Permenkes No. 269/Menkes/Per/III/2008 tentang Rekam Medis) dan UU Informasi dan Transaksi Elektonik juga mendukung dan menyatakan bahwa rekam medis memiliki kedudukan sebagai alat bukti yang sah menurut hukum acara pidana yang berlaku di Indonesia. Please purchase

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 FH. 114/10 Lon k
Uncontrolled Keywords: CRIMINAL LAW EVIDENCE, EXPERT
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K5000-5582 Criminal law and procedure > K5401-5570 Criminal procedure
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
Jessica Kezia Lontoh, 030610068UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDIDIK ENDRO PURWOLEKSONO, Prof. Dr. S.H., M.H.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 13 Apr 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 17:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/11199
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item