PENETAPAN UPAH MINIMUM UNTUK MENCAPAI HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG LAYAK BAGI PEKERJA

Yuly Restyva Arianawanti, 030710109 (2011) PENETAPAN UPAH MINIMUM UNTUK MENCAPAI HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG LAYAK BAGI PEKERJA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-arianawant-18920-fh.19-11-k.pdf

Download (366kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-arianawant-15724-fh.19-11-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (883kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam penulisan skripsi, penulis mencoba menulis mengenai penetapan upah minimum untuk mencapai hubungan industrial yang layak bagi pekerja. Dalam mengkaji masalah ini, penulis menggunakan pendekatan statute approach dan conceptual approach. Statute approach merupakan pendekatan berdasarkan peraturan perundang-undangan antara pendekatan yuridis dan normative, pendekatan normative dengan acuan bahan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sedangkan conceptual approach, menganalisa berbagai keterangan, informasi dan halhal yang ada dalam berbagai media cetak maupun media elektronik yang masih berkaitan dengan masalah penetapan upah minimum untuk mencapai hubungan industrial yang layak bagi pekerja. Upah memang menjadi tujuan pekerja dalam melakukan pekerjaan. Pengaturan tentang upah minimum ditujukan oleh pemerintah sebagai salah satu bentuk perlindungan bagi pekerja. Kenyataannya upah minimum sampai saat ini tidak menunjukkan kenyataan regulasi yang diinginkan pekerja dan pengusaha. Dan perwujudan sistem pengupahan yang wajar dapat diupayakan melalui pendayagunaan hubungan industrial yang kondusif. Mengingat kedudukan pekerja lebih rendah dari pengusaha atau pemberi kerja maka adanya campur tangan Pemerintah untuk memberikan perlindungan hukum, yaitu dengan dilakukannya perjanjian kerja dan memberlakukan ketentuan UMR. Masalah upah ini berkaitan dengan perselisihan hak karena upah minimum ini termasuk hak normatif pekerja, hak yang telah ditetapkan dalam perjanjian. Perselisihan ini timbul karena tidak dipenuhinya hak itu sendiri atau terjadi pelanggaran kesepakatan dalam perjanjian kerja. Proses penyelesaiannya yaitu melalui proses bipartite kemudian mediasi dan selanjutnya ke PHI. Kata Kunci : - Upah - pekerja

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 FH. 19/11 Ari p
Uncontrolled Keywords: UPAH MINIMUM
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1700-1973 Social legislation > K1701-1841 Labor law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
Yuly Restyva Arianawanti, 030710109UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLANNY RAMLI, Dr. S.H., M.Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 30 May 2011 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 17:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/11206
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item