PERJANJIAN JUAL BELI BATU BARA DI KABUPATEN TANAH BUMBU DAN KOTA BARU KALIMANTAN SELATAN

Dimas Bagus Agung K., 0302111474-U (2008) PERJANJIAN JUAL BELI BATU BARA DI KABUPATEN TANAH BUMBU DAN KOTA BARU KALIMANTAN SELATAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-dimasbagus-8053-abstrak.pdf

Download (335kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-dimasbagus-7838-fh89_08-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kontrak bentuk baku yang dibuat dalam bentuk perjanjian jual beli antara PT Artha Daya Coalindo dengan PT Baskhara Sinar Sakti, dibuat dalam dua perjanjian, yaitu perjanjian utama yang dibubuhi tanda tangan berisi identitas pihak-pihak dan perjanjian yang berisi klausula perjanjian baku dibuat secara tersendiri dan juga dibubuhi tanda tangan. Perjanjian jual beli batubara merupakan perwujudan dari asas buku III B.W., yang menganut asas terbuka dan menganut asas kebebasan berkontrak. Kontrak baku tersebut dibuat memenuhi persyaratan sahnya perjanjian yaitu dibuat tanpa ada paksaan, penipuan, kekhilafan, pihak-pihak cakap bertindak dalam hukum, ada obyek yang diperjanjikan, dan diperkenankan oleh undang-undang ketertiban umum maupun kesusilaan. Ditinjau dari perjanjian harus dibuat memenuhi syarat sahnya perjanjian sebagaimana pasal 1320 B.W., sehingga jika secara keseluruhan telah terpenuhi, sehingga perjanjian tersebut mengikat pihak-pihak sebagaimana mengikatnya perjanjian. Kontrak baku dalam perjanjian jual beli batubara antara PT Artha Daya Coalindo dengan PT Baskhara Sinar Sakti telah memenuhi syarat sahnya perjanjian sesuai dengan pasal 1320 B.W. Kontrak baku yang dibuat antara PT Artha Daya Coalindo telah disepakati PT Baskhara Sinar Sakti, padahal atas keterlambatan pembongkaran batubara, PT Baskhara Sinar Sakti menderita kerugian, meski demikian tidak ada klausula yang member perlindungan kepada PT Baskhara Sinar Sakti. Dalam kondisi demikian dimungkinkan dibuat addendum, merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan Surat Perjanjian sebelumnya. Dengan ketentuan bahwa pembuatan addendum harus dengan persetujuan kedua belah pihak atas dasar kontrak pertama secara sepihak merugikan PT Baskhara Sinar Sakti. Jika ditinjau dari asas Buku III sebagai pelengkap, maka kerugian tersebut dapat dimintakan atas dasar wanprestasi berupa biaya, rugi dan bunga sebagaimana pasal 1243 B.W.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB-KK2 FH 89/08 Dim p
Uncontrolled Keywords: COMMERCIAL LAW
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Dimas Bagus Agung K., 0302111474-UUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorLISMAN ISKANDAR, S.H., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 12 Nov 2008 12:00
Last Modified: 13 Jun 2017 19:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/11486
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item