PENERAPAN ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK PADA PERJANJIAN BAKU DALAM PROSES JUAL-BELI RUMAH (STUDI DI PT. MAHKOTA BERLIAN CEMERLANG)

AMIRTHA WINDOE BAGOES NUGRAHA, 030010897 (2006) PENERAPAN ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK PADA PERJANJIAN BAKU DALAM PROSES JUAL-BELI RUMAH (STUDI DI PT. MAHKOTA BERLIAN CEMERLANG). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-nugrahaami-2569-fh3310-k.pdf

Download (272kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-nugrahaami-2569-fh331_06.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penerapan asas kebebasan berkontrak pada perjanjian baku pada dasarnya tidak mempunyai sifat terbatas. Akan tetapi terbatas oleh tanggung jawab dari para pihak, sehingga kebebasan berkontrak sebagai suatu asas, merupakan asas kebebasan berkontrak yang bertanggung jawab. Penerapan asas kebebasan berkontrak yang bertanggung jawab dalam perjanjian jual-beli di PT. Mahkota Berlian Cemerlang pada dasarnya tidak berlaku mutlak melainkan masih dimungkinkan untuk perjanjian baru (perjanjian spesial) dimana perjanjian jual-beli yang sudah baku dikesampingkan. Dalam peranjian baku yang dibuat oleh PT. Mahkota Berlian Cemerlang banyak klausula yang memberatkan pembeli rumah selaku konsumen. Pihak pembeli rumah selaku konsumen dapat melakukan upaya hukum terhadap developer akibat pencantuman yang bersifat merugikan melalui gugatan perdata dengan dalih penyalahgunaan keadaan atau perbuatan melanggar hukum. Yang dapat ditempuh melalui jalur luar pengadilan dengan cara damai dan atau melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen dan jalur pengadilan. Pihak pembeli selaku konsumen sebaiknya sebelum menanatangani SPR melihat terlebih dahulu syarat-syarat yang diberlakukan apakah sesuai dengan kesepakatan dari kedua belah pihak atau tidak. Sedangkan pihak developer sebelumnya menerima pesanan rupiah menyarankan terlebih dahulu kepada pembeli selaku konsumen untuk melihat dahulu syarat-syarat yang diberlakukannya. Fenomena keberadaan perjanjian baku dalam dunia bisnis di Indonesia, ternyata berkembang sangat pesat. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjadi penyalahgunaan perjanjian baku tersebut dimana pihak pembeli rumah selaku konsumen berada dalam posisi lemah karena merasa membutuhkan, sedangkan posisi developer yang kuat merasa dibutuhkan, maka sebaiknya dibuat peraturan tersendiri/khusus untuk membatasi perjanjian baku.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH. 331/06 Nug p
Uncontrolled Keywords: TRADE IN HOUSING, LAW AND LEGISLATION
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K623-968 Civil law > K830-968 Obligations > K840-917 Contracts
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
AMIRTHA WINDOE BAGOES NUGRAHA, 030010897UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLISMAN ISKANDAR, S.H.M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 12 Oct 2006 12:00
Last Modified: 14 Oct 2016 07:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/11557
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item