PRAKTEK PEMBAYARAN KLAIM ASURANSI KEBAKARAN DI PT. ASURANSI PERMATA NIPPONKOA INDONESIA (PT. APNI )

MARIA DINAR ARSIAN MAYA, 030110972 (2006) PRAKTEK PEMBAYARAN KLAIM ASURANSI KEBAKARAN DI PT. ASURANSI PERMATA NIPPONKOA INDONESIA (PT. APNI ). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-mayamariad-3981-fh3800-k.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2007-mayamariad-3981-fh37906.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam praktek prinsip-prinsip asuransi kebakaran PT.APNI telah sesuai dengan prinsip-prinsip asuransi kebakaran dalam peraturan perundang¬-undangan yang berlaku di Indonesia yaitu KUHD. Prinsip-prinsi asuransi kebakaran adalah prinsip itikad baik, prinsip indentitas, prinsip kepentingan dan subrogasi. Asuransi kebakaran dalam PT.APNI mempunyai sifat konsensual yaitu perjanjian asuransi itu ada setelah adanya kesepakatan antara penanggung dan tertanggung. Walaupun asuransi kebakaran baru berjalan setelah adanya pembayaran premi, karena pembayaran premi merupakan unsur dari perjanjian asuransi seperti yang tercantum dalam Pasal 246 KUHD. Bukti adanya kesepakatan adalah tertanggung telah mengisi dan menandatangani surat permintaan asuransi kebakaran (SPAK). SPAK yang ditandatangani oleh tertanggung merupakan bagian yang todak terpisahkan dalam polis yang dibuat oleh penanggung. Dalam SPAK memuat data-data tertanggung seperti nama dan alamat tertanggung, letak resiko yang akan diasuransikan dan data-data obyek pertanggungan secara lengkap/akurat. Dengan data-data yang ada penanggung membuat polis yang menanggung resiko yang telah disepakati. Selain sifat konsensual terdapat sifat timbal balik antara penanggung dan tertanggung, yaitu timbulnya kewajiban yang hams dipenuhi oleh kedua belah pihak, tertanggung punya kewajiban untuk membayar premi sedangkan penanggung pada saat terjadi kerugian wajib memberi ganti kerugian. Sifat persetujuan tertentu yang mana adanya kesepakatan antara kedua belah pihak atau lebih dengan maksud untuk mencapai tujuan, dimana penanggung telah berjanji pada tertanggung begitupun sebaliknya. Praktek pembayaran klaim jika terjadi kebakaran, tertanggung harus mengisi formulir laporan klaim dan menyerahkan kepada penanggung beserta polis dan berita acara atau surat keterangan terjadinya peristiwa kebakaran. Kemudian penanggung mengirim surveyor untuk meneliti apakah tertanggung mengisi laporan klaim dengan benar dan sesuai kenyataan, kemudian surveyor menaksir harga kerugian. Penanggung akan membayar klaim 30 (tga puluh) hari sejak ada kepastian atau kesepakatan mengenai jumlah klaim yang akan dibayar, kemudian penanggung memberi bukti pembayaran Maim kepada tertanggung yang diberi materai dan ditandatangani oleh tertanggung.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH 379/06 May p
Uncontrolled Keywords: INSURANCE, LIVE - LAW AND LEGISLATION
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K7000-7720 Private international law. Conflict of laws > K7340-7512 Commercial law > K7470 Insurance
K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB1468-1550 Social laws and legislation. Welfare. Charities
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
MARIA DINAR ARSIAN MAYA, 030110972UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWURI ANDRIYANI, S.H, M.Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Deby Felnia
Date Deposited: 26 Mar 2007 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 18:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/11644
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item