ANALISIS PENGARUH BETA SAHAM PERUSAHAAN INDIVIDU KELOMPOK LQ45 BERDASARKAN IHSG DAN BENCHMARK JII TERHADAP PENDAPATAN SAHAM LQ45 DI BURSA EFEK JAKARTA PERIODE 2002-2003

JOKIK ARDIAN, 049912833 E (2005) ANALISIS PENGARUH BETA SAHAM PERUSAHAAN INDIVIDU KELOMPOK LQ45 BERDASARKAN IHSG DAN BENCHMARK JII TERHADAP PENDAPATAN SAHAM LQ45 DI BURSA EFEK JAKARTA PERIODE 2002-2003. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-ardianjoki-5963-b21105-k.pdf

Download (315kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-ardianjoki-5963-b21105.pdf

Download (3MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Capital Asset Pricing Model (CAPM) merupakan teori ekonomi yang menjabarkan hubungan antara risiko dan pengembalian yang diharapkan. CAPM menyatakan bahwa tingkat pengembalian yang diharapkan dari suatu portofolio atau sekuritas sama dengan suku bunga sekuritas bebas risiko ditambah premi risiko. Premi risiko pada CAPM merupakan hasil dari jumlah risiko dikali risiko harga pasar. Penelitian ini menggunakan CAPM dalam mengestimasi return saham LQ45 dimana beta saham perusahaan individu kelompok LQ45 berdasarkan IHSG dan benchmark JII. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beta saham perusahaan individu kelompok LQ45 berdasarkan IHSG dan benchmark JII terhadap pendapatan saham LQ45 di Bursa Efek Jakarta. Alat uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi Linier berganda. Setelah dilakukan pengujian, maka simpulan yang dapat diambil adalah secara parsial, variabel beta saham perusahaan individu kelompok LQ45 berdasarkan IHSG memiliki pengaruh signifikan terhadap pendapatan saham LQ45 di BEJ, sedangkan beta saham perusahaan individu kelompok LQ45 berdasarkan benchmark JII tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pendapatan saham LQ45 di BEJ. Secara simultan, beta saham perusahaan individu kelompok LQ45 berdasarkan IHSG dan benchmark JII memiliki pengaruh signifikan terhadap pendapatan saham LQ45 di BEJ. Nilai koefisien determinasi dari hasil perhitungan sebesar 0,193. Hal ini berarti 19,3% perubahan variabel tergantung (pendapatan saham LQ45) mampu dijelaskan oleh variabel-variabel bebas yang dimasukkan dalam model, yaitu beta saham perusahaan individu kelompok LQ45 berdasarkan IHSG, beta saham perusahaan individu kelompok LQ45 berdasarkan benchmark JII, secara bersama-sama, sedangkan sisanya 80,7% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model (faktor galat).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B 211/05 Ard a
Uncontrolled Keywords: CAPITAL ASSET PRICING MODEL
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG4501-6051 Investment, capital formation, speculation
H Social Sciences > HG Finance > HG4501-6051 Investment, capital formation, speculation > HG4551-4598 Stock exchanges
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
JOKIK ARDIAN, 049912833 EUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorImam Syafii, Drs.,Ec.,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 07 Feb 2008 12:00
Last Modified: 21 Jul 2016 00:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/1172
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item