ANAK PELAKU SCHOOL BULLYING

M. PRIANDHIKA ABADI N., 030516142 (2009) ANAK PELAKU SCHOOL BULLYING. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-mpriandhik-11303-fh8009-k.pdf

Download (302kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-mpriandhik-10547-fh8009.pdf
Restricted to Registered users only

Download (559kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pelaku school bullying adalah anak sesuai dengan kategori anak nakal dalam Undang-undang No. 3 Tabun 1997 tentang Pengadilan Anal( pasal pasal 1 ayat (2), maka untuk sanksi pidana berlaku ketentuan pasal 22 UUPA dimana terhadap anak nakal hanya dapat dijatuhkan pidana yang ditentukan dalam Undang-undang ini. Undang-undang Pengadilan Anak membedakan perlakuan hukum bagi anak pelaku tindak pidana dengan orang dewasa. Sanksi pidana yang dijatuhkan hams mengacu pada Undang-Undang Pengadilan Anak pasal 23, dimana untuk masing-masing sanksi pidana (penjara, kurungan, dan denda) maksimal dari maksimum ancaman pidana bagi orang dewasa. Putusan hakim akan mempengaruhi kehidupan selanjutnya dari anak yang bersangkutan, oleh sebab itu hakim hams yakin benar bahwa putusan yang diambil akan dapat menjadi salah satu dasar yang kuat untuk mengembalikan dan mengantar anak menuju rnasa depan yang baik. Dalam beberapa kasus bullying yang telah diputus oleh Pengadilan, sebagian besar dikenakan pasal 170 KUHP mengenai pengeroyokan atau pasal 351 mengenai penganiayaan. Bullying dapat dipersamakan dengan tindak pidana penganiayaan karena dapat mengakibatkan terlukanya. seseorang secara fisik, atau dapat pula dikatakan sebagai pengeroyokan apabila dilakukan oleh beberapa orang. Anak pelaku school bullying merupakan anak yang harus berhadapan dengan hukum sehingga merupakan salah satu kelompok anak yang hams mendapatkan perlindungan khusus, sebagaimana diatur dalam UU Perlindungan Anak d.aa merupakan kewajiban dan tanggung jawab orang tua, guru, pemerintah serta masyarakat. Dengan demikian, perilaku bullying yang dilakukan anak tidak menghilangkan hak-hak mereka sebagai seorang anak yang dilindungi oleh Undang-Undang Perlindungan Anak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH 80 / 09 MPr a
Uncontrolled Keywords: CHILD WELFARE ; CRIMINAL LAW
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K7000-7720 Private international law. Conflict of laws > K7120-7197 Persons > K7155-7197 Domestic relations. Family law > K7181-7197 Parent and child. Guardian and ward
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
M. PRIANDHIKA ABADI N., 030516142UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSarwirini, Dr. , S.H., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Tn Hatra Iswara
Date Deposited: 02 Mar 2010 12:00
Last Modified: 04 Sep 2016 15:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/11851
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item