ANALISIS PENGARUH LUAS LAHAN, JUMLAH BIBIT, JUMLAH PUPUK DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKSI KACANG HIJAU DI JAWA TIMUR 1988-2000

KURNIA MARDI TANAYA, 049815986 (2006) ANALISIS PENGARUH LUAS LAHAN, JUMLAH BIBIT, JUMLAH PUPUK DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKSI KACANG HIJAU DI JAWA TIMUR 1988-2000. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-tanayakurn-8714-c4607-k.pdf

Download (386kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-tanayakurn-8685-c4607.pdf

Download (3MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sesuai kebijakan dari suatu pembangunan nasional yaitu pembangunan dengan arah pertanian yang dilaksanakan melalui berbagai program terdiri dari program peningkatan produksi tanaman pangan, program peningkatan produksi peternakan, perkebunan, perikanan serta perhutanan. Palawija lebih dikenal sebagai tanaman secondary crop, hal ini tidak berarti penanganan terhadap tanaman palawija umumnya dan kacang hijau pada khususnya. Keadaan ini akan berubah sesuai dengan perubahan suatu pola konsumsi masyarakat terhadap perubahan situasi dan kondisi yang ada. Karena itu maka pemenuhan kebutuhan kacang hijau dari hasil olahan sendiri sangatlah penting. Upaya kegiatan tersebut disamping dalam rangka penganekaragaman makanan dan gizi, juga ditujukan untuk menunjang industri pengolahan didalam negeri serta komoditas ekspor non migas, sehingga produksi kacang hijau dituntut tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri saja tetapi kegiatan ekspor harus dilakukan guna menambah devisa negara. Propinsi jawa timur merupakan salah satu penghasil kacang hijau terbaik dan terbesar di Indonesia. Seiring dengan peningkatan pembangunan di Jawa Timur semakin pesat, sehingga terasa adanya kemajuan di luar sektor pertanian dari waktu ke waktu. Diantaranya adalah perubahan fungsi tanah yang semula untuk persawahan kemudian berubah fungsi menjadi areal perumahan, industri, pertokoan dan lain sebagainya. Sehubungan dengan adanya kondisi yang demikian, maka perlunya upaya-upaya yang lebih efektif dalam memproduksi kacang hijau di Jawa Timur. Usaha peningkatan suatu produksi kacang hijau di Jawa Timur dilakukan metalui program intensifikasi, ekstensifikasi serta diversifikasi dalam sistem usaha tani kacang hijau. Dalam penelitian ini untuk menguji kebenaran suatu hipotesis yang diajukan maka digunakan model analisis regresi linier berganda berdasarkan teori produksi Cobb-Douglas dan dipekerjakan baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan dari hasil penelitian maka diketahui bahwa variabel luas lahan, jumlah bibit, jumlah pupuk dan tenaga kerja secara simultan berpengaruh terhadap produksi kacang hijau di Jawa Timur. Dengan uji parsial maka diketahui variabel luas lahan, jumlah bibit, jumlah pupuk memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi kacang hijau di Jawa Timur, sedangkan variabel tenaga kerja tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi kacang hijau di Jawa Timur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C 46/07 Tan a
Uncontrolled Keywords: AGRICULTURE - ECONOMIC ASPECTS
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD101-1395.5 Land use Land tenure
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
KURNIA MARDI TANAYA, 049815986UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorHj. Pande Made Sriasih, Dra.,EcUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 30 Jan 2009 12:00
Last Modified: 15 Jul 2016 09:06
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/1203
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item